3.000 Atlet Ramaikan Taekwondo Championship di UNY, 5 Negara Ikut

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jum'at, 19 Juni 2026 14:47 WIB
3.000 Atlet Ramaikan Taekwondo Championship di UNY, 5 Negara Ikut

Suasana Gelora Taekwondo Indonesia Championship II Tahun 2026 resmi dibuka di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Jumat (19/6/2026). Ist

Harianjogja.com, JOGJA — Gelora Taekwondo Indonesia Championship II Tahun 2026 resmi dibuka di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Jumat (19/6/2026). Ajang ini menjadi salah satu kejuaraan terbesar dalam kalender pembinaan atlet taekwondo nasional yang sekaligus menghadirkan peserta dari berbagai negara.

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI), Richard T.H. Tampubolon, menegaskan bahwa kejuaraan berjenjang seperti ini merupakan fondasi penting dalam sistem pembinaan atlet nasional. Menurutnya, kompetisi yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi kunci dalam melahirkan atlet muda yang mampu bersaing di level internasional.

Ia menekankan bahwa taekwondo bukan hanya soal teknik bertanding, tetapi juga pembentukan karakter. Nilai-nilai seperti sportivitas, disiplin, rasa hormat, persaudaraan, dan semangat pantang menyerah menjadi bagian penting yang harus melekat pada setiap atlet.

“Nilai-nilai ini tidak hanya diterapkan di arena pertandingan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Richard.

Selain itu, para pelatih dan ofisial juga diminta untuk memperkuat kualitas pembinaan. Tidak hanya fokus pada teknik dan fisik, tetapi juga pada pembentukan mental juara agar atlet memiliki kesiapan menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Ongko Leksono menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti lebih dari 3.000 atlet taekwondo. Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia serta lima negara, yakni Indonesia, Malaysia, Australia, Timor Leste, dan Brunei Darussalam.

Sebanyak 188 dojang turut ambil bagian dalam ajang ini dengan mengirimkan atlet di berbagai kategori pertandingan. Nomor yang dipertandingkan meliputi Kyorugi (tarung) dan Poomsae (jurus), dengan pembagian kelas usia serta kelas berat badan yang beragam.

Ongko menjelaskan bahwa event ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan dan pengembangan atlet muda. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antarnegara melalui olahraga taekwondo.

“Kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus memperkuat sportivitas dan persahabatan antarnegara,” ujarnya.

Dengan skala peserta yang besar serta partisipasi internasional, Gelora Taekwondo Indonesia Championship II 2026 di UNY menjadi salah satu event penting dalam pengembangan olahraga taekwondo tahun ini. Ajang ini diharapkan mampu mempercepat regenerasi atlet sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online