DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem Korban Virgo Transport 8
DVI Polda Jatim menerima 76 data ante mortem dan mengumpulkan 42 sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8.
Kapten tim nasional sepak bola Indonesia Rizky Ridho (kanan) bersama pelatih John Herdman memberikan keterangan pers seusai pertandaingan melawan Vietnam pada Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). (ANTARA/Aloysius Lewokeda)\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA— Kapten Timnas Indonesia Rizky Ridho mengakui penampilannya belum maksimal saat skuad Garuda menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (4/8/2026) malam. Bek Persija Jakarta itu menyebut sejumlah kesalahan yang dilakukannya berujung pada gol untuk tim lawan dan menjadi evaluasi penting menjelang pertandingan berikutnya.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Rizky Ridho secara terbuka mengakui kesalahan yang dibuatnya selama laga berlangsung. Menurutnya, kekeliruan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia gagal membendung serangan Vietnam.
"Saya sadar juga di hari ini saya melakukan banyak kesalahan yang berujung kebobolan," kata Rizky Ridho dalam konferensi pers usai laga.
Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Timnas Indonesia di fase Grup A Piala AFF 2026. Sebelumnya, tim besutan pelatih John Herdman tampil meyakinkan dengan meraih dua kemenangan beruntun, yakni mengalahkan Kamboja dengan skor 5-1 dan menundukkan Singapura 3-0.
Vietnam Tampil Lebih Baik
Rizky Ridho menilai Vietnam memang mampu memperlihatkan permainan yang lebih efektif sepanjang pertandingan. Ia mengakui dirinya bersama para pemain lain belum mampu menjalankan instruksi pelatih secara optimal.
Bek berusia tersebut juga menyadari kesalahan yang dibuat saat mengawal lini pertahanan berdampak besar karena langsung dimanfaatkan Vietnam untuk mencetak gol.
Evaluasi Jelang Laga Penentuan
Rizky Ridho menegaskan seluruh kesalahan yang terjadi akan dijadikan bahan evaluasi agar tidak kembali terulang pada pertandingan berikutnya.
"(Kesalahan seperti) itu harus saya evaluasi lagi dan pelajari lagi agar ke depannya tidak boleh terjadi di pertandingan seperti ini," katanya.
Ia berharap pengalaman pahit menghadapi Vietnam dapat menjadi pelajaran berharga bagi dirinya maupun tim untuk tampil lebih baik pada laga selanjutnya.
Selain menyoroti jalannya pertandingan, Rizky Ridho juga mengajak seluruh elemen tim, termasuk para pendukung Timnas Indonesia, tetap memberikan dukungan setelah hasil buruk tersebut.
Menurutnya, kebersamaan tidak seharusnya hanya hadir ketika tim meraih kemenangan, tetapi juga ketika harus menghadapi kekalahan.
"Kita punya satu pertandingan di Singapura, mari doakan kami dan kita akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan tiga poin," katanya.
Laga Kontra Singapura Jadi Penentu
Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani pertandingan terakhir fase grup dengan bertandang ke markas Singapura pada 7 Agustus 2026.
Pertandingan tersebut menjadi duel yang sangat penting bagi tim asuhan John Herdman untuk memastikan tiket menuju babak semifinal Piala AFF 2026 setelah kekalahan dari Vietnam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DVI Polda Jatim menerima 76 data ante mortem dan mengumpulkan 42 sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.