Sisa Roket SpaceX Hantam Bulan, Ilmuwan Cari Kawah Baru
Sisa roket Falcon 9 milik SpaceX menghantam Bulan dekat Kawah Einstein. NASA dan ilmuwan dunia kini memburu kawah baru yang terbentuk untuk kepentingan peneliti
Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi gagal mengunci gelar Macau Open 2026 setelah wakil Korea Selatan, Jin Yong/Lee Jong-min, bangkit dan membalikkan keadaan pada partai final yang berlangsung di Macao East Asian Games Dome, Minggu (21/6/2026).
Pasangan muda Indonesia tersebut harus puas menempati posisi runner-up setelah kalah dalam pertarungan tiga gim dengan skor 21-18, 19-21, dan 10-21. Hasil ini sekaligus menggagalkan peluang mereka meraih gelar pertama di level BWF Super 300.
Kekalahan terasa menyakitkan karena Faathir/Devin sempat berada dalam posisi menguntungkan. Mereka sukses merebut gim pertama dan bahkan hampir mengamankan kemenangan pada gim kedua sebelum lawan berhasil membalikkan momentum pertandingan.
Sempat Mengendalikan Pertandingan
Sejak awal laga, Faathir/Devin tampil agresif dan percaya diri. Permainan cepat yang diperagakan pasangan Indonesia membuat Jin Yong/Lee Jong-min kesulitan mengembangkan permainan.
Keunggulan 9-4 berhasil diraih pada awal gim pertama. Setelah itu, Faathir/Devin terus menjaga jarak poin dan sempat unggul 17-13.
Meski lawan mampu mendekat hingga 19-18, pasangan Indonesia tetap tenang dan menutup gim pembuka dengan kemenangan 21-18.
Momentum Berubah di Gim Kedua
Kepercayaan diri Faathir/Devin berlanjut pada gim kedua. Mereka kembali mengontrol jalannya pertandingan dan unggul 11-6 saat interval.
Situasi semakin menguntungkan ketika pasangan Indonesia memimpin 16-11. Namun, keunggulan tersebut perlahan menghilang setelah wakil Korea Selatan menemukan ritme permainan terbaiknya.
Jin Yong/Lee Jong-min mulai menekan melalui permainan cepat di depan net dan memaksa Faathir/Devin melakukan sejumlah kesalahan.
Momentum yang berubah itu akhirnya menjadi titik balik pertandingan. Pasangan Korea Selatan sukses membalikkan keadaan dan merebut gim kedua dengan skor 21-19.
Gim Ketiga Jadi Milik Korea Selatan
Kekalahan pada gim kedua berdampak besar terhadap permainan Faathir/Devin pada gim penentuan.
Mereka langsung tertinggal jauh 4-11 saat interval setelah lawan mencetak rentetan poin tanpa mampu dibendung.
Tekanan yang terus diberikan Jin Yong/Lee Jong-min membuat pasangan Indonesia kesulitan keluar dari situasi sulit. Beberapa kesalahan sendiri yang muncul pada momen penting semakin memperlebar jarak angka.
Setelah interval, dominasi pasangan Korea Selatan semakin terlihat. Faathir/Devin gagal menemukan kembali permainan terbaiknya hingga akhirnya menyerah 10-21.
Penakluk Wakil Indonesia
Jin Yong/Lee Jong-min memang datang ke final dengan modal kepercayaan diri tinggi. Sebelum menghadapi Faathir/Devin, pasangan Korea Selatan tersebut lebih dulu menyingkirkan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin pada babak 16 besar.
Performa konsisten sepanjang turnamen membuat mereka mampu mempertahankan level permainan hingga laga puncak.
Sinyal Positif Regenerasi Ganda Putra
Meski gagal menjadi juara, pencapaian Faathir/Devin tetap menjadi catatan positif bagi bulu tangkis Indonesia.
Final Macau Open 2026 merupakan salah satu pencapaian terbesar pasangan muda tersebut sejak naik ke level senior. Perjalanan hingga partai puncak menunjukkan potensi besar yang dimiliki keduanya untuk bersaing di turnamen internasional pada masa mendatang.
Hasil ini juga memberi harapan bagi regenerasi sektor ganda putra Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir terus mencari pasangan muda potensial untuk melanjutkan tradisi prestasi di level dunia. Pengalaman menghadapi tekanan di final turnamen BWF Super 300 dapat menjadi bekal penting bagi Faathir/Devin saat menghadapi kompetisi berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sisa roket Falcon 9 milik SpaceX menghantam Bulan dekat Kawah Einstein. NASA dan ilmuwan dunia kini memburu kawah baru yang terbentuk untuk kepentingan peneliti
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
FK-KMK UGM menggelar PIONIR Morfogenesis 2026 dengan pendekatan humanis, tanpa perploncoan, untuk menyambut 553 mahasiswa baru.
Ceuta meminta pemerintah Spanyol memindahkan 1.100 anak migran tanpa pendamping setelah gelombang 72.000 migran membuat penampungan penuh.
Riset metabolit psoriasis kulit kepala dimulai di Jogja. Paragon dan Corpora Science menargetkan terapi yang lebih efektif bagi pasien Indonesia.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan perekaman SPG GIIAS tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan berpotensi melanggar sejumlah undang-undang.