WNI Bisa Dapat Visa Saat Tiba, Cek 25 Negara Tujuan Favorit Ini
Pemegang paspor Indonesia bisa menikmati fasilitas Visa on Arrival di puluhan negara. Berikut daftar negara VoA untuk WNI berdasarkan Passport Index 2026.
Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA— Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang masih bertahan di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Pasangan unggulan keempat itu memastikan tiket semifinal sekaligus mengamankan medali perunggu usai menaklukkan wakil Chinese Taipei, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, pada babak perempat final, Jumat (21/8/2026).
Bertanding di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Amri/Nita menang dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-9 dalam durasi pertandingan sekitar 35 menit.
Hasil tersebut tidak hanya memastikan langkah mereka ke empat besar, tetapi juga menjadi medali pertama Indonesia pada Kejuaraan Dunia BWF 2026. Capaian ini terasa semakin istimewa karena menjadi debut Amri/Nita di ajang Kejuaraan Dunia sekaligus langsung menembus semifinal.
Bangkit Setelah Tertinggal
Perjalanan Amri/Nita menuju kemenangan tidak berjalan mudah. Mereka sempat berada dalam tekanan setelah tertinggal cukup jauh pada awal gim pertama.
Pasangan Chinese Taipei tampil agresif dan mampu memimpin permainan hingga interval. Namun, Amri/Nita perlahan menemukan ritme terbaiknya dan berhasil membalikkan keadaan.
Kunci kebangkitan pasangan Indonesia itu terletak pada komunikasi dan kepercayaan satu sama lain di lapangan.
"Komunikasi menjadi kunci keberhasilan kami hari ini, saling percaya satu sama lain, ada yang buat salah tapi tidak saling menyalahkan, kami mencari solusinya bareng-bareng di lapangan," ujar Amri dalam keterangan resmi PBSI.
Sementara itu, Nita mengakui lawan memiliki kecepatan permainan yang tinggi. Karena itu, ia berusaha memaksimalkan penguasaan area depan net untuk meredam tekanan pasangan Taiwan tersebut.
Strategi tersebut terbukti efektif. Setelah merebut gim pertama, Amri/Nita tampil jauh lebih dominan pada gim kedua dan hanya memberi kesempatan lawan mengumpulkan sembilan poin sebelum menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan.
Belum Puas dengan Medali Perunggu
Meski target medali telah tercapai, Amri/Nita menegaskan belum ingin berhenti sampai di semifinal.
Pasangan Indonesia itu masih membidik tiket final dan berupaya mengubah warna medali yang sudah berada dalam genggaman.
"Alhamdulillah lega dan bersyukur, target yang diberikan kepada kami bisa tercapai tapi belum selesai. Kami masih belum puas, akan kasih yang terbaik buat besok biar bisa lebih lagi warna medalinya," kata Amri.
Semangat tersebut menjadi modal penting karena lawan yang menanti di semifinal bukanlah pasangan sembarangan.
Tantangan Berat Lawan Peringkat Satu Dunia
Pada semifinal yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (22/8/2026), Amri/Nita akan menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok sekaligus pasangan nomor satu dunia, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.
Laga ini menjadi tantangan besar bagi wakil Indonesia. Berdasarkan catatan pertemuan sebelumnya, Amri/Nita belum pernah meraih kemenangan atas pasangan Tiongkok tersebut.
Dalam empat pertemuan terakhir, Amri/Nita selalu kalah, termasuk saat berjumpa pada Kejuaraan Asia 2026.
Meski demikian, pasangan Indonesia memilih fokus pada persiapan dan tampil tanpa beban.
Amri menegaskan bahwa perjalanan menuju Kejuaraan Dunia tahun ini penuh tantangan. Karena itu, mereka ingin memaksimalkan kesempatan yang ada untuk memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.
Empat Wakil Indonesia Gugur
Keberhasilan Amri/Nita menjadi semakin penting karena empat wakil Indonesia lainnya harus menghentikan langkah di babak perempat final.
Tunggal putra Alwi Farhan tersingkir setelah kalah dua gim langsung dari wakil Chinese Taipei, Chou Tien Chen, dengan skor 15-21 dan 15-21.
Sementara itu, pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga gagal melangkah lebih jauh.
Nasib serupa dialami dua pasangan ganda putri Indonesia, yakni Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari serta Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, yang harus mengakui keunggulan lawan masing-masing di perempat final.
Dengan hasil tersebut, seluruh harapan Indonesia untuk meraih gelar juara dunia kini berada di pundak Amri/Nita.
Jadwal Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026
Berikut jadwal semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang berlangsung Sabtu (22/8/2026):
Dengan status sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah kini memikul harapan besar untuk menghadirkan prestasi terbaik bagi Merah Putih di Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemegang paspor Indonesia bisa menikmati fasilitas Visa on Arrival di puluhan negara. Berikut daftar negara VoA untuk WNI berdasarkan Passport Index 2026.
Cristiano Ronaldo mencetak gol saat Al Nassr menang 4-0 atas Al Riyadh dan tinggal satu gol untuk menjadi top skor tunggal klub.
FIFA menjatuhkan sanksi kepada Argentina usai keributan final Piala Dunia 2026, termasuk larangan bermain dan denda Rp5,7 miliar.
nstagram memastikan video yang diedit memakai aplikasi lain tidak otomatis kena penalti, tetapi watermark dapat membuat peringkat konten turun.
Johann Zarco berpeluang comeback di MotoGP Aragon 2026 setelah pemulihan cedera lutut menunjukkan perkembangan positif.
Emil Audero masuk skuad Como 1907 untuk Liga Italia 2026/2027 dan akan mengenakan nomor punggung 12.