Kasus Ebola di Kongo Tembus 1.000, 254 Orang Meninggal
Kasus Ebola di Kongo tembus 1.000 dengan 254 kematian. Otoritas waspadai potensi wabah lebih besar di Afrika.
Lionel Messi/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Lionel Messi kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa. Kapten Argentina itu resmi menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia setelah mencetak dua gol saat membawa timnya mengalahkan Austria 2-0 pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Dallas, Selasa (23/6/2026) dini hari WIB.
Dua gol tersebut membuat koleksi gol Messi di ajang Piala Dunia mencapai 18 gol. Catatan itu melampaui rekor sebelumnya yang dipegang legenda Jerman, Miroslav Klose, dengan 16 gol.
Kemenangan atas Austria sekaligus memastikan langkah Argentina ke babak gugur setelah mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.
“Sejujurnya saya sangat senang dengan kemenangan ini karena pertandingan berjalan sulit dan kami harus bekerja keras untuk mendapatkannya. Hasil ini memberi kami ketenangan untuk menghadapi pertandingan berikutnya,” ujar Messi seperti dikutip dari FIFA.
Menurutnya, setiap pertandingan di Piala Dunia selalu berlangsung ketat dan penuh tekanan sehingga keberhasilan mengamankan tiket ke fase berikutnya menjadi pencapaian penting bagi timnya.
“Ini adalah Piala Dunia. Semua pertandingan berjalan seimbang dan sangat intens. Kami senang bisa mengumpulkan enam poin dan memastikan lolos,” katanya.
Pertandingan sebenarnya tidak langsung berjalan mudah bagi Argentina. Pada menit kesembilan, Albiceleste mendapatkan hadiah penalti setelah tinjauan VAR menyatakan Lautaro Martinez dilanggar di kotak terlarang.
Namun peluang emas itu gagal dimanfaatkan Messi setelah tendangannya melenceng tipis dari sasaran.
Kegagalan tersebut tidak membuat Argentina kehilangan kendali permainan. Tim asuhan Lionel Scaloni terus menekan pertahanan Austria hingga akhirnya memecah kebuntuan menjelang akhir babak pertama.
Gol bersejarah itu lahir pada menit ke-38. Berawal dari rangkaian serangan yang dibangun Thiago Almada dan Facundo Medina, bola silang yang mengarah ke kotak penalti langsung disambar Messi dengan sepakan kaki kiri mendatar yang tak mampu dihentikan kiper Austria, Alexander Schlager.
Gol tersebut menjadi titik balik penting. Selain membawa Argentina unggul 1-0, torehan itu juga mengantar Messi melewati rekor Klose dan berdiri sendiri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Austria berusaha bangkit pada babak kedua, tetapi pertahanan Argentina tampil disiplin. Saat lawan mulai membuka ruang untuk mengejar ketertinggalan, Argentina justru menambah gol pada penghujung pertandingan.
Pada menit 90+5, Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan bola liar hasil sepakan Julian Alvarez yang sempat diblok, pemain berusia 38 tahun itu melepaskan penyelesaian akurat untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Gol kedua tersebut mengukuhkan koleksi gol Messi menjadi 18 gol di Piala Dunia sekaligus membawa dirinya memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2026 dengan lima gol.
Tidak hanya memecahkan rekor gol, laga melawan Austria juga menghadirkan sejumlah catatan bersejarah lain bagi Messi.
Pertandingan itu menjadi penampilan ke-28 Messi di Piala Dunia, terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Ia juga mencatat kemenangan ke-18 di Piala Dunia, melampaui rekor kemenangan milik Miroslav Klose.
Menariknya, dari total 18 gol yang dicetak di ajang Piala Dunia, sebanyak 12 gol lahir setelah Messi berusia 35 tahun. Catatan tersebut menunjukkan konsistensi luar biasa sang kapten Argentina meski sudah memasuki usia yang jarang ditemui dalam level kompetisi tertinggi sepak bola dunia.
Perjalanan Messi di Piala Dunia dimulai pada edisi 2006 di Jerman saat mencetak gol pertamanya ke gawang Serbia dan Montenegro. Dua dekade kemudian, ia masih menjadi tokoh utama dan terus menambah catatan bersejarah bersama Argentina.
Dengan tiket babak gugur yang sudah diamankan dan performa yang masih tajam, peluang Messi untuk menambah koleksi gol sekaligus memperlebar rekor masih terbuka lebar pada Piala Dunia 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Ebola di Kongo tembus 1.000 dengan 254 kematian. Otoritas waspadai potensi wabah lebih besar di Afrika.
Badai petir menghentikan laga Prancis vs Irak di Philadelphia. Mbappe sudah membawa Les Bleus unggul 1-0 sebelum pertandingan ditunda.
Gunungkidul genjot budidaya kelapa dengan 21.000 bibit untuk dukung wisata pantai dan pasokan kelapa muda bagi wisatawan.
Kylian Mbappe mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti pada menit ke-14 untuk membawa Prancis unggul 1-0 atas Irak di Grup I Piala Dunia 2026.
PMI Sleman membuka pendaftaran khitan massal gratis hingga 28 Juni 2026. Peserta mendapat layanan sunat, obat, dan goodie bag.
Lionel Messi mencetak dua gol saat Argentina mengalahkan Austria 2-0 dan resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 18 gol.