Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Kapanewon Sleman sukses merebut gelar juara usai mengalahkan Kapanewon kalasan di partai final ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) di Stadion Tridadi, Jumat (26/6/2026). Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN— Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP Sleman 2026 dimanfaatkan sebagai ajang pencarian bibit pesepak bola muda berbakat yang akan dipersiapkan memperkuat kontingen Kabupaten Sleman pada GSI tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Melalui kompetisi ini, proses regenerasi atlet sepak bola usia dini diharapkan berjalan berkelanjutan sekaligus meningkatkan prestasi Sleman di level provinsi.
Proses seleksi pemain dalam GSI SMP Sleman 2026 dilakukan secara ketat dengan melibatkan tim pemantau bakat yang memiliki pengalaman di bidang pembinaan sepak bola. Dua sosok yang dipercaya melakukan scouting ialah Seto Nurdiyantoro dan Lafran Pribadi untuk mengidentifikasi pemain-pemain potensial sejak usia sekolah.
Wakil Ketua Umum Askab PSSI Sleman, Andi Jatmiko, mengatakan pihaknya tidak hanya melakukan seleksi pemain, tetapi juga siap memberikan dukungan dari sisi kepelatihan maupun program pembinaan agar kualitas tim terus meningkat.
"Kami siap mendukung dari sisi kepelatihan maupun program lainnya agar target menjadi juara di tingkat provinsi bisa tercapai," kata Andi di sela partai final GSI yang digelar di Stadion Tridadi, Jumat (26/6/2026).
Menurut Andi, GSI SMP Sleman 2026 menjadi momentum penting untuk menemukan talenta-talenta muda yang layak dibina secara berkesinambungan. Para pemain terbaik hasil seleksi nantinya akan dipersiapkan memperkuat kontingen Sleman pada ajang GSI tingkat DIY.
Persaingan pada GSI SMP Sleman 2026 juga menghadirkan perubahan peta kekuatan sepak bola pelajar. Kapanewon Sleman berhasil merebut gelar juara setelah mengalahkan para pesaingnya pada babak final. Tim Kapanewon Sleman yang diperkuat siswa SMP Negeri 3 Sleman sukses menundukkan Kapanewon Kalasan, yang merupakan juara bertahan edisi 2025. Sementara itu, Kapanewon Tempel menempati peringkat ketiga dan Kapanewon Ngaglik finis di posisi keempat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Heru Saptono, mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, pergantian juara menunjukkan pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Sleman berlangsung kompetitif dan terus berkembang.
"Kami mengapresiasi keterlibatan seluruh peserta. Bagi yang belum berhasil menjadi juara masih banyak kesempatan untuk terus meningkatkan prestasi, sedangkan yang sudah juara harus mampu mempertahankan dan terus meningkatkan kualitasnya," ujarnya.
Heru berharap pembinaan pesepak bola muda di Sleman terus berkembang sehingga mampu mendongkrak prestasi sepak bola daerah pada berbagai jenjang kompetisi. Selain itu, meningkatnya kualitas pembinaan juga diharapkan mampu menciptakan atmosfer sepak bola yang semakin kompetitif di Kabupaten Sleman.
Ia menegaskan target berikutnya adalah membawa wakil Sleman meraih gelar juara pada GSI tingkat DIY. Persiapan tim hasil seleksi akan terus dimatangkan melalui pembinaan berkelanjutan agar mampu bersaing dengan kabupaten dan kota lain di DIY.
"Target kami bisa menjadi juara satu di tingkat provinsi. Semoga wakil Sleman mampu menjadi yang terbaik di DIY," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest