Manchester City Resmi Tunjuk Enzo Maresca Jadi Pengganti Guardiola
Manchester City resmi menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih kepala hingga 2029. Mantan asisten Pep Guardiola itu menghadapi tantangan besar menjaga dominasi The
Justin Kluivert/ Instagram: justinkluivert
Harianjogja.com, JOGJA—Dunia maya Indonesia kembali ramai membahas laga dramatis babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belanda dan Maroko. Sorotan publik tertuju pada Justin Kluivert setelah gagal mengeksekusi penalti yang membuat Belanda tersingkir lewat adu tos-tosan dengan skor 3-2, Selasa (30/6/2026) pagi WIB.
Kegagalan pemain yang merupakan putra dari mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, itu langsung menjadi bahan perbincangan luas di media sosial. Sebagian warganet Indonesia bahkan mengaitkan momen tersebut dengan pengalaman sang ayah yang dinilai belum memberikan hasil maksimal saat menangani Timnas Indonesia.
Pertandingan sendiri berlangsung ketat sejak awal. Belanda sempat unggul lebih dulu melalui gol Cody Gakpo pada menit ke-72. Namun, Maroko mampu menyamakan kedudukan lewat sundulan Issa Diop pada masa injury time menit 90+1, yang memaksa laga berlanjut hingga perpanjangan waktu.
Setelah tidak ada gol tambahan hingga 120 menit, pertandingan akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Pelatih Belanda Ronald Koeman kemudian memasukkan Justin Kluivert pada menit ke-113 untuk menggantikan Gakpo dengan pertimbangan kemampuan eksekusi penalti yang dimilikinya.
Sebelumnya, Kluivert tercatat memiliki catatan cukup baik dalam eksekusi penalti, yakni delapan kali sukses dari sembilan kesempatan. Namun pada momen krusial tersebut, tendangannya justru membentur tiang gawang, yang menjadi titik balik kekalahan Belanda sekaligus memastikan Maroko melaju ke babak 16 besar.
Reaksi Warganet Indonesia
Kegagalan tersebut langsung viral di berbagai platform media sosial. Sejumlah warganet Indonesia memberikan komentar bernada sindiran, sebagian di antaranya mengaitkan nama besar Patrick Kluivert dengan hasil yang diraih putranya di lapangan.
“Enggak bapak, enggak anak, sama-sama mengecewakan,” tulis salah satu akun di platform X.
Komentar lain juga ramai bermunculan dengan nada serupa yang menjadikan momen penalti tersebut sebagai bahan candaan di ruang digital.
Maroko Lanjut, Belanda Tersingkir
Kekalahan Belanda menjadi salah satu kejutan besar di turnamen ini. Skuad yang sebelumnya difavoritkan melaju jauh harus mengakhiri langkah lebih cepat setelah gagal di babak adu penalti.
Sementara itu, Maroko memastikan tiket ke babak 16 besar dan akan menghadapi Kanada pada laga berikutnya. Kemenangan ini menambah daftar kejutan yang terjadi di Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Utara.
Di sisi lain, Justin Kluivert kini menjadi salah satu nama yang paling banyak diperbincangkan pascalaga tersebut, baik di Eropa maupun di Indonesia, setelah kegagalan penalti yang menentukan hasil akhir pertandingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Manchester City resmi menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih kepala hingga 2029. Mantan asisten Pep Guardiola itu menghadapi tantangan besar menjaga dominasi The
Pengunjung kawasan pantai di Gunungkidul diminta untuk mewaspadai potensi serangan ubur-ubur. Diprediksi kemunculan hewan ini sampai pertengahan September 2026.
Kemkomdigi ungkap spam judi online naik 128 persen dan banyak menyasar akun influencer daerah di media sosial.
Embarkasi haji YIA Kulonprogo sukses menyelesaikan operasional perdana, Kemenhaj DIY siap tampung kuota tambahan jemaah.
Jerman dan Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026 lewat adu penalti, menegaskan bahwa dominasi bola tak menjamin kemenangan.
Pelepasan ini menandai dimulainya Program Beasiswa Internal Jenjang Magister Luar Negeri Batch IV Tahun 2026.