Fardhan Rainanda Joe Gagal Juara BAJC 2026

Jumali
Jumali Minggu, 05 Juli 2026 14:27 WIB
Fardhan Rainanda Joe Gagal Juara BAJC 2026

Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI/StockCake

Harianjogja.com, JOGJA—Harapan Indonesia untuk meraih gelar juara pada Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia (BAJC) 2026 akhirnya belum terwujud. Tunggal putra andalan Merah Putih, Fardhan Rainanda Joe, harus puas menempati posisi runner up setelah kalah dari wakil Tiongkok, Hong Tian Yue, pada partai final yang berlangsung di Yatsushiro City General Gymnasium, Jepang, Minggu (5/7/2026) pagi WIB.

Dalam pertandingan berdurasi 45 menit tersebut, Fardhan menyerah dalam dua gim langsung dengan skor 18-21 dan 19-21. Hasil itu sekaligus memastikan gelar tunggal putra BAJC 2026 menjadi milik Tiongkok.

Kekalahan di partai puncak memang menyisakan kekecewaan bagi kubu Indonesia. Namun, pencapaian Fardhan hingga menembus final tetap menjadi catatan positif bagi regenerasi bulu tangkis nasional, terutama di sektor tunggal putra yang selama ini menjadi salah satu fokus pembinaan.

Sejak awal pertandingan, duel berlangsung ketat. Kedua pemain tampil agresif dan saling menekan untuk menguasai jalannya laga. Fardhan sempat menunjukkan permainan terbaiknya dengan unggul tipis 7-6 pada fase awal gim pertama.

Namun, Hong mampu merespons tekanan tersebut dengan cepat. Pebulu tangkis muda asal Tiongkok itu meningkatkan intensitas serangan dan lebih konsisten dalam menjaga reli panjang. Perlahan, ia berhasil mengambil alih kendali permainan dan membalikkan keadaan.

Fardhan berusaha mempertahankan ritme permainan agar tetap bersaing, tetapi Hong tampil lebih tenang pada poin-poin krusial. Gim pertama akhirnya ditutup Hong dengan kemenangan 21-18.

Memasuki gim kedua, Fardhan mencoba bangkit. Ia tampil lebih berani dalam melakukan serangan dan mampu mengimbangi permainan lawannya. Upaya tersebut sempat membuahkan hasil setelah Fardhan memimpin tipis 11-10 saat interval.

Keunggulan itu sempat memunculkan harapan Indonesia untuk memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan. Akan tetapi, Hong kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain muda terbaik Asia saat ini.

Selepas interval, Hong tampil semakin solid. Ia mampu memanfaatkan beberapa kesalahan sendiri yang dilakukan Fardhan dan berbalik unggul 17-16. Momentum tersebut menjadi titik penting yang menentukan jalannya pertandingan.

Pada fase akhir laga, Fardhan berusaha mengejar ketertinggalan. Meski sempat memberikan perlawanan sengit, Hong tetap mampu menjaga keunggulan hingga menutup gim kedua dengan skor 21-19.

Hasil tersebut memastikan Hong Tian Yue keluar sebagai juara BAJC 2026, sementara Fardhan harus puas berada di posisi kedua.

Meski gagal membawa pulang gelar, perjalanan Fardhan sepanjang turnamen tetap layak mendapat apresiasi. Ia mampu menembus final di tengah persaingan ketat para pemain muda terbaik Asia dan menunjukkan potensi besar untuk menjadi salah satu tulang punggung bulu tangkis Indonesia pada masa mendatang.

Pencapaian runner up ini juga menjadi modal penting bagi Fardhan untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya. Pengalaman tampil di partai final level Asia diyakini akan menjadi bekal berharga dalam proses perkembangan kariernya menuju level senior.

Di sisi lain, hasil BAJC 2026 kembali menegaskan kuatnya pembinaan bulu tangkis usia muda di Tiongkok. Negara tersebut terus menunjukkan konsistensi dalam melahirkan pemain-pemain potensial yang mampu bersaing dan meraih gelar di level internasional sejak usia junior.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online