8 Fakta Penting Brasil Vs Norwegia: Penalti Gagal hingga Sejarah Kelam

Jumali
Jumali Senin, 06 Juli 2026 08:57 WIB
8 Fakta Penting Brasil Vs Norwegia: Penalti Gagal hingga Sejarah Kelam

Brasil vs Norwegia/Instagram: herrelandslaget

Harianjogja.com, JOGJA—Norwegia mengukir kemenangan dramatis atas Brasil dengan skor 2-1 dalam sebuah laga yang berlangsung penuh ketegangan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini menjadi catatan kelam bagi Brasil, tim yang menyandang status juara dunia lima kali, sekaligus menegaskan bahwa gelar juara dunia bukan jaminan mudah meraih hasil positif di lapangan. Laga yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, pada Senin (6/7/2026) dini hari WIB ini diwarnai sejumlah momen krusial sejak menit-menit awal, mulai dari gol yang dianulir wasit hingga kegagalan eksekusi penalti yang mencoreng catatan sejarah Brasil.

Kedua tim sempat tampil imbang pada babak pertama, dengan Norwegia mendominasi penguasaan bola tetapi kesulitan menembus pertahanan Brasil yang bermain lebih pragmatis lewat serangan balik. Namun segalanya berubah di babak kedua, ketika Erling Haaland tampil sebagai bintang lapangan dengan mencetak dua gol yang membungkam publik. Meski Brasil sempat memperkecil ketertinggalan lewat penalti Neymar pada masa injury time, upaya comeback tersebut datang terlambat dan tak mampu mengubah hasil akhir. Berikut 7 fakta penting dari laga tersebut:

1. Gol Norwegia Dianulir di Menit Awal

Momen krusial pertama terjadi hanya tiga menit sejak kickoff. Patrick Berg sempat menjebol gawang Brasil, tetapi wasit menganulir gol tersebut setelah tinjauan VAR memastikan posisi Berg berada dalam keadaan offside. Norwegia nyaris unggul lebih cepat andai gol itu disahkan.

2. Penalti Brasil Gagal pada Menit ke-15

Selang beberapa menit, Brasil mendapat hadiah penalti setelah Matheus Cunha dijatuhkan Kristoffer Ajer di kotak terlarang. Bruno Guimaraes maju sebagai algojo, tetapi eksekusinya dengan awalan stutter step gagal mengelabui kiper Norwegia, Orjan Nyland, yang berhasil menepis bola. Kegagalan ini mencatatkan nama Guimaraes sebagai pemain Brasil pertama yang gagal mengeksekusi penalti di Piala Dunia sejak 1986, sebuah catatan memalukan bagi tim Samba.

3. Alisson Selamatkan Brasil Jelang Turun Minum

Menjelang akhir babak pertama, Norwegia nyaris unggul lewat Martin Odegaard yang mendapat ruang tembak di kotak penalti usai Haaland menciptakan kepanikan di lini belakang Brasil. Namun, kiper Alisson tampil sigap dengan penyelamatan gemilang, mempertahankan skor imbang 0-0 hingga jeda. Babak pertama pun ditutup tanpa gol, meski Norwegia mendominasi penguasaan bola.

4. Haaland Pecah Kebuntuan pada Menit ke-79

Setelah babak kedua berjalan monoton, Erling Haaland akhirnya memecah kebuntuan. Menyambut umpan silang dari Andreas Schjelderup, Haaland melompat dan menanduk bola dengan keras, tak terkejar oleh Alisson. Norwegia unggul 1-0.

5. Gol Kedua Haaland Pastikan Dominasi

Sepuluh menit berselang, tepatnya menit ke-89, Haaland kembali menjadi momok bagi pertahanan Brasil. Schjelderup—lagi-lagi menjadi pengumpan—mengirim bola ke kaki Haaland yang tak terkawal di tepi kotak penalti. Tanpa ampun, Haaland menyepak bola ke pojok gawang dan berbuah gol kedua pada laga ini, sekaligus gol ketujuhnya di Piala Dunia tahun ini. Haaland kini sejajar dengan Lionel Messi dan Kylian Mbappe dalam urusan mencetak gol.

6. Penalti Kontroversial dan Gol Hiburan Neymar

Di masa injury time menit ke-90+10, drama belum usai. Casemiro dilanggar keras oleh Leo Ostigard di kotak penalti dalam insiden yang disebut sebagai keputusan penalti yang cukup lunak (soft penalty). Neymar, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, maju sebagai eksekutor dan sukses mengubah skor menjadi 1-2. Namun, waktu tersisa tak cukup bagi Brasil untuk mengejar ketertinggalan.

7. Kekalahan yang Menyisakan Tanya

Peluit panjang wasit pun mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1 untuk Norwegia. Performa Brasil yang pasif sepanjang laga, yang sempat memicu kekecewaan suporter di tribun, menjadi sorotan. Sementara itu, Norwegia membuktikan bahwa efisiensi di depan gawang, lewat kelas seorang Erling Haaland, sudah cukup untuk menumbangkan sang juara dunia lima kali.

8. Sejarah Kelam Brasil di Babak 16 Besar

Kekalahan ini mencatatkan sejarah kelam bagi Brasil. Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1990 di Italia, Brasil tersingkir pada babak 16 besar. Saat itu, langkah mereka dihentikan Argentina. Setelah edisi tersebut, Brasil selalu mampu melewati fase 16 besar di setiap penampilannya di Piala Dunia. Meski begitu, sejak terakhir kali menjadi juara Piala Dunia pada 2002, capaian terbaik Brasil di ajang ini hanya menjadi semifinalis pada edisi 2014, saat mereka berstatus tuan rumah. Di kesempatan lain, Brasil lebih sering terhenti pada babak perempat final, yakni pada edisi 2006, 2010, 2018, dan 2022. Rekor itu pecah pada 2026 usai tersingkir di babak 16 besar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online