Inggris Singkirkan Meksiko dalam Laga Dramatis, Bellingham Bersinar

Jumali
Jumali Senin, 06 Juli 2026 10:14 WIB
Inggris Singkirkan Meksiko dalam Laga Dramatis, Bellingham Bersinar

Instagram:England

Harianjogja.com, JOGJA— Timnas Inggris berhasil mengamankan tempat di babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan tuan rumah Meksiko dengan skor 3-2 dalam pertandingan menegangkan di Stadion Azteca, Mexico City, Senin (6/7/2026) WIB. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan tak terkalahkan Three Lions menjadi tujuh pertandingan sepanjang turnamen.

Laga berlangsung dalam atmosfer luar biasa di hadapan puluhan ribu pendukung Meksiko. Pertandingan bahkan sempat mengalami penundaan selama satu jam akibat cuaca buruk sebelum akhirnya dapat dimainkan.

Meksiko langsung memberikan ancaman sejak awal pertandingan. Penyerang veteran Raúl Jiménez hampir membawa tuan rumah unggul melalui sundulan jarak dekat. Namun, kiper Inggris Jordan Pickford tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting yang menjaga gawangnya tetap aman.

Inggris baru mampu menemukan ritme permainan setelah pertengahan babak pertama. Peluang demi peluang mulai tercipta hingga akhirnya Jude Bellingham membuka keunggulan pada menit ke-36.

Memanfaatkan umpan silang akurat dari Bukayo Saka, gelandang muda tersebut sukses menanduk bola ke gawang yang dijaga Raúl Rangel. Gol itu langsung mengubah jalannya pertandingan.

Hanya dua menit berselang, Bellingham kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini ia menerima umpan matang dari Harry Kane sebelum melepaskan penyelesaian tenang yang membuat Inggris unggul 2-0.

Gol kedua tersebut menjadi gol keempat Bellingham di Piala Dunia 2026 dan semakin menegaskan perannya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh bagi Inggris sepanjang turnamen.

Meksiko tidak tinggal diam. Dukungan penuh publik Azteca membakar semangat para pemain untuk bangkit. Menjelang turun minum, Julián Quiñones berhasil memperkecil ketertinggalan lewat tembakan keras yang gagal dihentikan Pickford.

Gol tersebut menghidupkan kembali harapan tuan rumah. Bahkan sebelum jeda, Jiménez kembali mendapatkan peluang emas, tetapi Pickford lagi-lagi menjadi penyelamat Inggris dengan refleks cepatnya.

Memasuki babak kedua, pertandingan semakin panas. Inggris sempat mengancam melalui Nico O'Reilly yang tendangannya membentur tiang gawang.

Situasi kemudian berubah ketika Jarell Quansah menerima kartu merah langsung setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR). Inggris pun harus bermain dengan 10 orang untuk sisa pertandingan.

Meski kalah jumlah pemain, Inggris justru mampu menambah keunggulan. Pada menit ke-60, Harry Kane sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti setelah Anthony Gordon dilanggar di dalam kotak terlarang.

Gol tersebut membuat Inggris menjauh dengan skor 3-1 dan berada di posisi yang lebih nyaman.

Namun, Meksiko kembali mendapatkan momentum. Wasit menunjuk titik putih setelah meninjau VAR terkait pelanggaran yang melibatkan Kane di area penalti. Raúl Jiménez yang maju sebagai algojo berhasil menaklukkan Pickford dan memperkecil skor menjadi 2-3.

Gol tersebut membuat laga kembali hidup. Meksiko terus menggempur pertahanan Inggris sepanjang sisa pertandingan. Tekanan demi tekanan dilancarkan demi mencari gol penyama kedudukan.

Akan tetapi, disiplin lini belakang Inggris serta sejumlah penyelamatan krusial dari Pickford membuat upaya tuan rumah selalu menemui jalan buntu.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan Inggris.

Hasil ini mengantarkan Inggris ke babak perempat final untuk menghadapi Norwegia yang sebelumnya secara mengejutkan menyingkirkan Brasil. Pertemuan kedua tim dijadwalkan berlangsung di Miami akhir pekan ini.

Bagi Inggris, kemenangan tersebut menjaga asa mengakhiri puasa gelar juara dunia yang telah berlangsung selama enam dekade. Sementara bagi Meksiko, kekalahan ini mengakhiri perjalanan mereka di depan pendukung sendiri sekaligus memperpanjang penantian untuk kembali tampil di babak perempat final sejak terakhir kali mencapainya saat menjadi tuan rumah pada 1986.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online