Messi Didenda MLS Usai Tampar Leher Pemain Philadelphia Union
Lionel Messi didenda MLS setelah menampar bagian belakang leher Quinn Sullivan dalam laga Inter Miami vs Philadelphia Union.
Lionel Messi/Instagram: Reuterssports
Harianjogja.com, JOGJA—Kapten Argentina Lionel Messi membantah anggapan bahwa kemenangan timnya atas Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 diwarnai keputusan kontroversial yang menguntungkan Albiceleste.
Menurut Messi, sejumlah insiden yang menjadi perdebatan telah ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR) sehingga keputusan yang diambil wasit tetap berada dalam koridor aturan pertandingan.
Argentina memastikan tiket ke perempat final setelah menang dramatis 3-2 atas Mesir dalam laga yang berlangsung di Stadion Atlanta, Selasa (7/7/2026) waktu setempat atau Rabu (8/7/2026) dini hari WIB.
Pertandingan tersebut berlangsung penuh tensi. Argentina sempat tertinggal dua gol sebelum mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga mengamankan kemenangan pada menit-menit akhir pertandingan.
Sejumlah keputusan wasit asal Prancis, Francois Letexier, kemudian menjadi sorotan publik. Perdebatan muncul setelah Argentina mendapatkan penalti dan satu gol Mesir dianulir sepanjang pertandingan.
Namun, titik kontroversi terbesar justru muncul menjelang gol kemenangan Argentina yang dicetak Enzo Fernandez pada masa injury time. Sebelum gol tercipta, Mohamed Salah sempat terjatuh di area pertahanan Argentina dalam situasi yang memicu protes dari kubu Mesir.
Sebagian pihak menilai insiden tersebut memiliki kemiripan dengan pelanggaran terhadap Lisandro Martinez yang sebelumnya menjadi dasar keputusan wasit dalam momen lain di pertandingan tersebut.
Menanggapi berbagai kritik yang muncul setelah laga, Messi mengaku tidak memahami alasan kemenangan Argentina dipersoalkan.
"Jujur saja, saya tidak mengerti perdebatan ini [kemenangan kontroversial]. Jika Anda berpikir itu bukan pelanggaran, mungkin sepak bola bukan untuk Anda," kata Messi, dikutip dari Tribuna.
Peraih banyak gelar bersama Argentina itu menilai keputusan wasit telah sesuai karena didukung pemeriksaan teknologi VAR yang memang dirancang untuk membantu pengambilan keputusan dalam momen-momen krusial.
"Pemain mereka jelas-jelas menginjak Martinez sebelum bola dimainkan. Situasi seperti inilah alasan kita memiliki VAR, untuk membantu wasit membuat keputusan yang tepat," ujar Messi.
Kontroversi pertandingan tidak berhenti di lapangan. Setelah gol penentu kemenangan Argentina tercipta, ketegangan juga terlihat di area teknis.
Messi dilaporkan sempat terlibat adu argumen dengan pelatih Mesir, Hossam Hassan. Situasi tersebut membuat wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Hassan, sementara salah satu asisten pelatih Mesir menerima kartu merah.
Insiden tersebut semakin menambah kekecewaan kubu Mesir yang merasa sejumlah keputusan pertandingan tidak berjalan sesuai harapan mereka.
Meski demikian, hasil akhir tetap memastikan Argentina melangkah ke babak berikutnya. Sementara itu, perdebatan mengenai sejumlah keputusan wasit dalam pertandingan tersebut masih menjadi bahan diskusi di kalangan penggemar sepak bola dan pengamat Piala Dunia 2026.
Bagi Messi, kemenangan Argentina tetap merupakan hasil yang sah dan diperoleh melalui proses pertandingan yang telah diawasi secara ketat, termasuk melalui penggunaan teknologi VAR pada momen-momen penting.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lionel Messi didenda MLS setelah menampar bagian belakang leher Quinn Sullivan dalam laga Inter Miami vs Philadelphia Union.
Anak usaha UGM, SWAP, bersiap IPO dengan harga Rp130-Rp140 per saham dan target dana Rp45,22 miliar pada September 2026.
Kebakaran di Menteng Dalam, Tebet, menewaskan empat orang. Gulkarmat Jaksel menduga api dipicu fenomena listrik dari ruang mesin fotokopi.
Harga emas Pegadaian Senin 24 Agustus 2026 bervariasi. Antam 1 gram Rp2,782 juta, Galeri 24 Rp2,71 juta, UBS Rp2,774 juta.
Bank Mandiri meminta maaf atas pemblokiran rekening warga Pati yang berisi sekitar Rp80,9 juta dan menjelaskan alasan pemblokiran.
IHSG berpeluang menguat menuju 6.716 didukung dana asing dan rupiah. Simak rekomendasi saham TOWR, BBNI, BRPT, dan TCPI.