BKD DIY: Hanya 1 Guru PPPK Paruh Waktu, Bisa Jadi Penuh Waktu
BKD DIY mencatat hanya satu guru PPPK paruh waktu. Statusnya berpeluang berubah menjadi penuh waktu mulai 2027
Ketua PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir saat ditemui di Stadion Mandala Krida, Jogja, pada Rabu (8/7/2026) sore. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Ketua PSSI yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, mengungkapkan rencana besar pembangunan pusat pembinaan tim nasional usia dini untuk kelompok U-13 dan U-15 dalam satu hingga dua tahun ke depan.
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) disebut menjadi salah satu kandidat lokasi, meski realisasinya sangat bergantung pada kesiapan pemerintah daerah serta dukungan para pemangku kepentingan di wilayah tersebut.
Erick menegaskan, pembinaan usia dini menjadi kunci agar Indonesia tidak tertinggal dari negara lain yang telah lebih dulu serius berinvestasi pada pengembangan pemain muda. Apalagi, FIFA juga tengah menyiapkan agenda Piala Dunia U-15 yang akan semakin meningkatkan persaingan global.
“Kalau semua negara sudah berinvestasi di kelompok umur yang lebih muda, kita terus fokus di senior, kita bisa tertinggal,” ujarnya saat menghadiri semifinal Liga 4 di Stadion Mandala Krida, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, program pembinaan ini dirancang sebagai proyek jangka panjang selama sekitar 10 tahun. Target utamanya adalah melahirkan lebih banyak pemain Indonesia yang mampu menembus kompetisi Eropa, meniru keberhasilan Jepang dalam membangun ekosistem sepak bola usia dini.
Selain itu, PSSI juga mulai membangun kesinambungan antarkelompok umur dalam tim nasional. Hal ini dilakukan bersama pelatih Timnas Senior, John Herdman, yang diharapkan mampu menyinergikan pembinaan dari level U-20 dan U-23 hingga ke tim utama.
Sejumlah indikasi sudah mulai terlihat, salah satunya dengan dipanggilnya pemain muda ke level yang lebih tinggi. Erick mencontohkan nama Dony Tri Pamungkas hingga pemain U-17 yang mulai mendapat kesempatan naik level.
“Ini bagian dari komitmen pelatih untuk membangun kesinambungan antargenerasi di tim nasional,” katanya.
Sementara itu, Erick juga meminta publik memberi waktu kepada pelatih Timnas U-17, David Nascimento. Ia menilai terlalu dini untuk memberikan penilaian karena pelatih tersebut baru memulai tugasnya.
Terkait peluang DIY menjadi pusat pembinaan, Erick menegaskan kesempatan tersebut terbuka lebar. Namun, keputusan akhir akan ditentukan oleh kesiapan infrastruktur serta komitmen pemerintah daerah dan stakeholder sepak bola di Yogyakarta.
“Peluang itu ada, tapi sangat tergantung pada komitmen dan kesiapan semua pihak di daerah,” ujarnya.
Dengan rencana besar ini, PSSI berharap dapat membangun fondasi kuat bagi masa depan sepak bola Indonesia melalui pembinaan usia dini yang terstruktur dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BKD DIY mencatat hanya satu guru PPPK paruh waktu. Statusnya berpeluang berubah menjadi penuh waktu mulai 2027
Tottenham resmi mendatangkan Savinho dari Manchester City. Winger Brasil itu dikabarkan ditebus 85 juta pound sterling atau sekitar Rp2 triliun.
Prabowo menargetkan Indonesia berhenti impor minyak dan LPG dalam tiga tahun dengan pembangunan PLTS 100 GWp dan penguatan energi nasional.
Kekeringan Sukoharjo meluas. Sebanyak 3.300 jiwa dan tiga sekolah di sembilan desa terdampak krisis air bersih.
Prabowo menegaskan pemerintah harus memberantas korupsi hingga akar-akarnya dan menghentikan kebocoran keuangan negara demi kepentingan rakyat.
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.