Moto3 Jerman 2026, Inilah Rival Terberat Veda Ega di Sachsenring

Jumali
Jumali Kamis, 09 Juli 2026 19:17 WIB
Moto3 Jerman 2026, Inilah Rival Terberat Veda Ega di Sachsenring

Veda Ega Pratama /Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring pada 10-12 Juli menjadi kesempatan penting bagi Veda Ega Pratama untuk memperkuat posisinya di klasemen sementara. Pembalap muda Indonesia itu datang dengan modal pengalaman positif setelah meraih kemenangan di Sachsenring saat tampil dalam ajang Red Bull Rookies Cup 2025.

Meski memiliki catatan baik di lintasan sepanjang 3,67 kilometer tersebut, persaingan yang akan dihadapi Veda diperkirakan tidak mudah. Sejumlah pembalap yang saat ini berada di papan atas klasemen Moto3 2026 juga memiliki peluang besar untuk bersaing memperebutkan hasil terbaik.

Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Maximo Quiles. Pembalap asal Spanyol tersebut saat ini memimpin klasemen sementara Moto3 2026 berkat performa konsisten sepanjang musim.

Quiles telah mengoleksi enam kemenangan dan tiga podium tambahan dari sepuluh seri yang berlangsung. Catatan tersebut menjadikannya salah satu pembalap paling stabil musim ini. Meski rekornya di Sachsenring saat tampil di Red Bull Rookies Cup belum terlalu menonjol, performanya di Moto3 menunjukkan kapasitasnya sebagai kandidat kuat dalam perebutan gelar musim ini.

Persaingan juga datang dari Alvaro Carpe. Pembalap Red Bull KTM Ajo itu menempati posisi kedua klasemen sementara berkat konsistensinya mengumpulkan poin.

Carpe memang belum meraih kemenangan musim ini, tetapi empat kali naik podium dan kemampuan finis di barisan depan membuatnya tetap menjadi pesaing utama dalam setiap balapan.

Nama lain yang patut diperhatikan adalah David Almansa. Pembalap Spanyol tersebut sempat membuka musim dengan kemenangan pada seri pembuka di Thailand sebelum menghadapi sejumlah kendala yang memengaruhi performanya.

Dalam beberapa putaran terakhir, Almansa mulai kembali menunjukkan peningkatan performa. Tren positif tersebut berpotensi menjadi modal penting saat menghadapi balapan di Sachsenring.

Sementara itu, Brian Uriarte juga memiliki rekam jejak yang cukup baik di lintasan Jerman. Ia merupakan pemenang balapan pertama Red Bull Rookies Cup Sachsenring 2025 sebelum Veda meraih kemenangan pada balapan kedua.

Status sebagai juara Red Bull Rookies Cup 2025 menjadi salah satu modal yang membuat Uriarte tetap diperhitungkan meski baru mengoleksi satu kemenangan dan satu podium sepanjang Moto3 musim ini.

Persaingan semakin menarik dengan kehadiran Hakim Danish. Pembalap Malaysia tersebut merupakan rival lama Veda sejak berkompetisi di Asia Talent Cup hingga Red Bull Rookies Cup.

Hakim datang ke Sachsenring dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan pada seri sebelumnya di Republik Ceko. Hasil tersebut membuat persaingan keduanya kembali menjadi salah satu duel yang menarik untuk diikuti di kelas Moto3.

Di tengah ketatnya kompetisi, Veda saat ini berada di posisi keempat klasemen sementara Moto3 2026. Posisi tersebut masih membuka peluang baginya untuk terus mendekati kelompok terdepan apabila mampu meraih hasil positif di Sachsenring.

Pengalaman meraih kemenangan di sirkuit ini menjadi salah satu keuntungan yang dimiliki pembalap Honda Team Asia tersebut. Namun, hasil akhir tetap akan ditentukan oleh performa sepanjang sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama.

Moto3 dikenal sebagai kelas yang sangat kompetitif dengan selisih waktu yang tipis antarpembalap. Karena itu, kemampuan menjaga konsistensi dan memanfaatkan setiap peluang akan menjadi faktor penting bagi Veda dalam upaya meraih poin maksimal pada seri Jerman 2026.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online