2028, Apple Rilis Chip M7 Ultra dengan Spesifikasi AI Paling Ambisius

Jumali
Jumali Senin, 13 Juli 2026 10:47 WIB
2028, Apple Rilis Chip M7 Ultra dengan Spesifikasi AI Paling Ambisius

Logo Apple - ist/apple inc

Harianjogja.com, JOGJA—Apple dikabarkan tengah menyiapkan langkah ambisius dalam peta jalan teknologi silikonnya. Perusahaan teknologi asal Cupertino ini disebut sedang mengembangkan chip M7 Ultra, sebuah prosesor generasi masa depan yang dirancang dengan fokus utama pada peningkatan kemampuan kecerdasan buatan (AI).

MacRumors mengungkapkan, kehadiran chip ini, yang diperkirakan meluncur pada 2028, menandai pergeseran strategis Apple dalam memprioritaskan AI sebagai pilar utama desain perangkat kerasnya .

Berbeda dengan generasi sebelumnya yang berfokus pada keseimbangan performa CPU dan efisiensi daya, M7 Ultra dirancang untuk menangani beban kerja AI dalam skala masif. Kemampuannya diklaim akan mendekati akselerator khusus kelas industri seperti Nvidia Blackwell. Hal ini menunjukkan ambisi Apple untuk membawa kekuatan komputasi tingkat server ke dalam perangkat personal .

Lompatan Kapasitas Memori Terpadu

Salah satu daya tarik utama dari M7 Ultra adalah dukungan unified memory atau memori terpadu yang sangat besar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapasitas memori ini diproyeksikan mampu mencapai hingga 1,5TB. Angka ini jauh melampaui standar komputer konsumen saat ini dan dua kali lipat dari kapasitas yang direncanakan untuk M5 Ultra .

Kapasitas memori sebesar ini ditujukan khusus untuk menjalankan model bahasa besar (LLM) secara lokal. Dengan kapasitas memori sebesar itu, pengguna dapat memproses data AI yang kompleks langsung di perangkat tanpa harus bergantung pada koneksi cloud. Langkah ini memperkuat komitmen Apple terhadap privasi pengguna, karena data sensitif tidak perlu meninggalkan perangkat untuk diproses oleh server pihak ketiga .

Tantangan Produksi dan Infrastruktur

Meski spesifikasi ini terdengar revolusioner, realisasi konfigurasi maksimal 1,5TB sangat bergantung pada dinamika pasar memori global. Ketersediaan komponen berkapasitas tinggi serta fluktuasi harga di masa depan akan menjadi tantangan tersendiri bagi Apple dalam memproduksi perangkat ini secara massal dengan harga yang kompetitif. Laporan menyebutkan bahwa kelangkaan chip memori dapat mempengaruhi ketersediaan konfigurasi penuh .

Selain digunakan pada lini komputer Mac kelas atas, arsitektur M7 Ultra diproyeksikan menjadi tulang punggung infrastruktur server AI milik Apple. Chip ini akan mendukung ekosistem Apple Intelligence secara menyeluruh, baik untuk pemrosesan di sisi pengguna maupun layanan berbasis cloud yang lebih luas. Rencananya, server berbasis M5 Ultra akan hadir lebih dulu, diikuti oleh arsitektur bertenaga M7 Ultra pada sekitar tahun 2029 .

Perubahan Strategi Apple

Pengembangan M7 Ultra ini juga mencerminkan perubahan signifikan dalam strategi chip Apple. Dilaporkan bahwa Apple akan mempercepat siklus pengembangan chip dengan melewatkan generasi M6 Pro, Max, dan Ultra untuk segera beralih ke M7. Alasan utamanya adalah untuk memprioritaskan peningkatan kemampuan AI yang dianggap lebih penting . Apple disebut tidak lagi membangun chip yang mendukung AI, melainkan membangun chip di sekitar AI .

Secara keseluruhan, pengembangan M7 Ultra menegaskan bahwa Apple tidak lagi sekadar menyematkan fitur AI ke dalam produk yang sudah ada, melainkan membangun fondasi perangkat keras yang memang lahir untuk era kecerdasan buatan. Langkah ini menjadi sinyal kuat bagi para pesaing di industri semikonduktor bahwa Apple siap bertarung di barisan depan kompetisi chip AI global .

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online