BMW Cetak Sejarah Baru, Penjualan Mobil Listrik Tembus 2 Juta Unit
BMW Group mencetak sejarah dengan penjualan mobil listrik murni mencapai 2 juta unit global. BMW iX3 menjadi motor utama pertumbuhan kendaraan listrik terbaru.
Diego Forlan/Instagram: diegoforlancorazo
Harianjogja.com, JOGJA—Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF) menunjuk Diego Forlan sebagai pelatih kepala sementara tim nasional Uruguay. Penunjukan ini diumumkan pada Minggu, 12 Juli 2026, menyusul pengunduran diri Marcelo Bielsa setelah kegagalan tim di fase grup Piala Dunia 2026.
Forlan, yang kini berusia 47 tahun, diharapkan dapat membawa stabilitas dan membangun kembali kepercayaan diri skuad La Celeste yang baru saja menorehkan salah satu penampilan terburuknya di turnamen akbar tersebut. Uruguay tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah hanya mampu mengumpulkan dua poin di Grup H, menempatkan mereka di posisi ketiga. Mereka berada di bawah Spanyol yang memimpin grup dengan tujuh poin dan Tanjung Verde dengan tiga poin, namun unggul atas Arab Saudi yang juga mengoleksi dua poin.
Dalam perjalanannya, Uruguay gagal meraih satu pun kemenangan, bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi, 2-2 melawan Tanjung Verde, dan menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol. Kegagalan ini menjadikan Uruguay satu-satunya wakil dari Amerika Selatan yang tidak berhasil melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Menyikapi hasil mengecewakan ini, Marcelo Bielsa mengambil tanggung jawab penuh atas eliminasi tim dan mengumumkan pengunduran dirinya. Kontrak Bielsa dengan AUF memang dijadwalkan berakhir setelah turnamen tersebut, dan ia telah menyatakan bahwa pekerjaannya akan usai setelah Piala Dunia. Kepergian Bielsa menandai akhir dari era yang penuh harapan namun berakhir dengan kekecewaan mendalam bagi sepak bola Uruguay.
Penunjukan Diego Forlan sebagai pelatih sementara memiliki makna simbolis yang kuat, mengingat ia secara luas dihormati sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepak bola Uruguay. Misi utama yang diemban Forlan adalah memadukan pemain-pemain berpengalaman dengan generasi baru, sekaligus memulihkan semangat tim yang terpukul oleh penampilan mereka di Piala Dunia.
Forlan akan memimpin tim senior dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2030 yang dijadwalkan pada September, Oktober, dan November mendatang, serta serangkaian pertandingan persahabatan hingga Maret 2027.
Di bawah kepemimpinannya, diharapkan Uruguay dapat menemukan kembali identitas dan performa terbaiknya untuk menghadapi tantangan di masa depan. Forlan yang pernah meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2010 dan membawa Uruguay ke semifinal turnamen tersebut, memiliki reputasi dan pengalaman yang diharapkan bisa menginspirasi generasi baru pemain Uruguay.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BMW Group mencetak sejarah dengan penjualan mobil listrik murni mencapai 2 juta unit global. BMW iX3 menjadi motor utama pertumbuhan kendaraan listrik terbaru.
Bruno Fernandes mengaku bangga mencetak hattrick saat Manchester United menang 5-2 atas Ipswich Town di Liga Inggris 2026/2027.
Mau beli HP bekas untuk membuat konten? Simak tips memilih smartphone untuk video, editing, dan live streaming, mulai dari kamera hingga chipset.
Carlos Pena mewaspadai PSIM Jogja pada laga perdana Super League 2026/2027. Persita membawa ambisi setelah membenahi kelemahan musim lalu.
Marc Marquez mengaku sempat melakukan kesalahan besar sebelum akhirnya menjuarai MotoGP Aragon 2026. Simak pengakuan lengkap pebalap Ducati tersebut.
Sinopsis film Siti si Vampir yang dibintangi Satine Zaneta dan Ciccio Manassero. Film horor komedi ini tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026.