Salam Tiga Jari di Demo BEM UI, Ini Arti dan Sejarahnya
Salam tiga jari yang digunakan dalam aksi BEM UI pada 28 Oktober 2026 memiliki sejarah sebagai simbol solidaritas dan perlawanan terhadap kekuasaan otoriter.
Didier Deschamps/ Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Didier Deschamps meninggalkan jabatan pelatih Timnas Prancis setelah Les Bleus gagal melaju ke final Piala Dunia 2026 akibat kalah 0-2 dari Spanyol pada semifinal. Kursi yang ditinggalkannya dikabarkan bakal ditempati legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane.
Kabar pergantian pelatih tersebut diungkap jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano melalui akun X miliknya. Dia memastikan perjalanan panjang Deschamps bersama Timnas Prancis telah mencapai garis akhir.
Romano menulis, "Siklus Didier Deschamps sebagai pelatih kepala Prancis telah berakhir. Sudah selesai." Kekalahan dari Spanyol di semifinal menjadi penutup perjalanan Prancis menuju perebutan gelar juara dunia.
Meski demikian, tugas Deschamps bersama Les Bleus belum sepenuhnya usai karena dia masih harus mendampingi tim dalam laga perebutan peringkat ketiga menghadapi Argentina atau Inggris. Romano kembali menegaskan momen perpisahan tersebut melalui unggahan berikutnya.
"Pertandingan terakhir untuk perebutan tempat ke-3 dan ke-4, lalu perpisahannya… dan dimulainya era Zinedine Zidane."
Deschamps mulai menangani Timnas Prancis pada 2012 dan menjelma sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola negaranya. Selama lebih dari satu dekade memimpin Les Bleus, dia menghadirkan sejumlah prestasi bergengsi di level internasional.
Puncak keberhasilannya datang saat membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018. Selain itu, Deschamps juga mempersembahkan trofi UEFA Nations League musim 2020/2021, sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai pelatih paling berpengaruh dalam era modern Timnas Prancis.
Warisan Deschamps tidak hanya berupa trofi, tetapi juga pembentukan generasi emas Prancis yang mampu bersaing di level tertinggi dunia. Sosok yang disebut bakal menggantikan Deschamps adalah Zinedine Zidane.
Hingga saat ini, Zidane memang belum pernah menangani tim nasional sehingga kesempatan bersama Prancis akan menjadi pengalaman pertamanya di level internasional. Meski belum memiliki rekam jejak sebagai pelatih tim nasional, prestasi Zidane di level klub sulit dipandang sebelah mata.
Bersama Real Madrid, dia mencatat sejarah dengan mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun. Tak hanya mendominasi Eropa, Zidane juga membawa Real Madrid meraih dua gelar La Liga, dua Piala Super Spanyol, dua Piala Super Eropa, serta dua trofi Piala Dunia Antarklub.
Rekam jejak tersebut membuat legenda berjuluk Zizou itu dipandang sebagai sosok yang layak membuka babak baru Timnas Prancis setelah berakhirnya era Didier Deschamps. Publik Prancis kini menantikan bagaimana Zidane akan membangun tim dan membawa Les Bleus kembali ke puncak dunia sepak bola. Dengan pengalaman dan aura yang dimilikinya, Zidane diharapkan dapat melanjutkan warisan Deschamps dan menciptakan prestasi baru bagi Prancis di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salam tiga jari yang digunakan dalam aksi BEM UI pada 28 Oktober 2026 memiliki sejarah sebagai simbol solidaritas dan perlawanan terhadap kekuasaan otoriter.
Noah Wyle meraih gelar Sexiest Man Alive 2026 dari People. Aktor serial ER itu mengaku terkejut dan berseloroh soal reaksi keluarganya.
DPRD Kota Jogja mendorong IKM beradaptasi saat daya beli melemah, sementara perbankan perlu berhati-hati menyalurkan kredit usaha.
Astra memberikan apresiasi kepada generasi muda inspiratif melalui 17th SATU Indonesia Awards 2026 dan meluncurkan tujuh inisiatif kontribusi sosial
Harga jagung pakan mencapai Rp8.000/kg dan DOC layer anjlok. Pinsar memperingatkan risiko kelangkaan telur saat Nataru dan Lebaran.
Didik Nini Thowok mengingatkan generasi muda untuk memegang filosofi napak lemah, menjaga jati diri budaya, dan tidak melupakan sejarah.