Gempa M4,9 Sukabumi, KAI Pastikan Jalur Daop 2 Bandung Aman
KAI memastikan seluruh perjalanan kereta di Daop 2 Bandung tetap aman usai gempa M4,9 Sukabumi. KA Siliwangi sempat terlambat 19 menit.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni memastikan timnya menjalani persiapan normal jelang final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih tim nasional Argentina Lionel Scaloni menegaskan tidak ada persiapan khusus yang dilakukan timnya menjelang final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Menurutnya, laga puncak yang akan berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB tetap diperlakukan layaknya pertandingan lainnya agar para pemain tidak kehilangan fokus.
Scaloni menilai terlalu memikirkan status pertandingan sebagai final Piala Dunia justru berpotensi mengganggu konsentrasi tim saat berada di lapangan.
"Kami mempersiapkan pertandingan ini seperti pertandingan lainnya," kata Scaloni, dikutip dari laman resmi FIFA, Minggu.
"Meski ini adalah final Piala Dunia, pada akhirnya tetap saja sebuah pertandingan sepak bola. Kami harus tampil sebaik mungkin jika ingin menang. Kami tidak ingin terlalu memikirkan fakta bahwa ini adalah final Piala Dunia karena hal itu justru bisa mengganggu fokus," tambah dia.
Argentina Datang dengan Modal Mental Juara
Scaloni mengatakan skuad La Albiceleste berada dalam kondisi yang baik untuk menghadapi partai final setelah mampu melewati fase gugur dengan mentalitas yang kuat.
Salah satu bukti ketangguhan tersebut terlihat saat Argentina menyingkirkan Inggris pada semifinal. Sempat tertinggal hingga menit ke-84, Argentina mampu membalikkan keadaan dan menang 2-1 pada waktu normal.
Meski puas dengan perkembangan timnya, Scaloni mengakui masih ada aspek yang perlu ditingkatkan sebelum menghadapi Spanyol.
"Kami berada dalam kondisi yang bagus, meski tentu masih ada ruang untuk berkembang. Kami menghadapi lawan yang sangat kuat, dan Spanyol juga pasti sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi kami," ucap Scaloni.
Ia juga menilai gaya bermain Argentina sudah sangat dikenal lawan, sehingga setiap kemenangan yang diraih timnya memiliki nilai tersendiri.
"Lagi pula, cara bermain Argentina bukan lagi rahasia. Semua orang tahu bagaimana kami bermain. Justru karena itu, pencapaian tim ini terasa semakin luar biasa," tambah dia.
Scaloni Minta Semua Nikmati Momen Bersama Messi
Usai kemenangan dramatis atas Inggris di semifinal, perhatian publik tertuju pada pelukan panjang antara Scaloni dan Lionel Messi.
Dalam momen tersebut, Messi terlihat mengucapkan kalimat "pure history" kepada sang pelatih. Namun, ketika diminta menjelaskan makna ucapan itu, Scaloni memilih mengalihkan sorotan kepada kapten Argentina tersebut.
Menurutnya, keberhasilan Messi membawa Argentina kembali ke final Piala Dunia pada usia 39 tahun merupakan pencapaian yang luar biasa.
"Bisa mencapai final Piala Dunia pada usia 39 tahun adalah pencapaian yang luar biasa. Karena itulah saya selalu mengatakan bahwa kita harus menikmati setiap momennya," ujar Scaloni.
Scaloni juga mengingatkan pentingnya menghargai kehadiran Messi selama masih membela tim nasional Argentina.
"Kami sangat merasakan kehilangan Diego Maradona setelah ia pensiun. Sekarang Messi masih bersama kami, dan kita harus menghargai setiap hal yang masih ia lakukan," tambah dia.
Messi Masih Berpeluang Rebut Top Skor
Performa Lionel Messi sepanjang Piala Dunia 2026 masih menjadi salah satu kekuatan utama Argentina.
Saat menghadapi Inggris di semifinal, kapten La Albiceleste itu menyumbangkan dua assist yang mengantarkan Argentina menang 2-1. Tambahan tersebut membuat Messi kini mengoleksi 12 assist dan menjadi pencetak assist terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Selain piawai menciptakan peluang, Messi juga telah mencetak delapan gol sepanjang turnamen. Torehan itu membuatnya masih memiliki peluang merebut gelar top skor Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, koleksi 21 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia kini menempatkannya di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen setelah baru saja dilewati Kylian Mbappe yang telah mengoleksi 22 gol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KAI memastikan seluruh perjalanan kereta di Daop 2 Bandung tetap aman usai gempa M4,9 Sukabumi. KA Siliwangi sempat terlambat 19 menit.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 20 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
LPPOM mengingatkan Kolesom Jumbo dengan kandungan alkohol 19,7% tergolong khamr jika informasi tersebut benar dan tidak memenuhi ketentuan halal.
Harga oli kendaraan naik pada Juli 2026. Simak daftar terbaru Pertamina Fastron, Enduro, Shell Helix, dan Shell Advance beserta penyebabnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 20 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Industri mobil China meluncurkan sekitar 650 model baru dalam enam bulan pertama 2026. Persaingan makin ketat hingga BYD menyebut kondisinya "benar-benar gila".