Di Balik Gelar Dunia Spanyol Ada Filosofi yang Tak Biasa
Luis de la Fuente sukses membawa Spanyol juara Piala Dunia 2026. Filosofi kebersamaan dan kekuatan tim menjadi kunci keberhasilan La Roja.
Voli - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas bola voli putra Indonesia langsung dihadapkan pada laga penuh gengsi saat membuka putaran kedua SEA V Cup 2026. Bermain di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta, Rabu (22/7/2026) pukul 19.00 WIB, skuad Merah Putih akan kembali menghadapi Kamboja dalam duel yang sarat misi balas dendam.
Pertemuan ini menjadi sorotan karena Kamboja baru saja menggagalkan ambisi Indonesia meraih gelar pada putaran pertama SEA V Cup 2026 di Candon, Filipina. Dalam pertandingan final yang berlangsung ketat, Indonesia harus mengakui keunggulan Kamboja dengan skor 2-3 (23-25, 26-28, 25-23, 25-22, 11-15).
Bermain di kandang sendiri memberikan keuntungan tersendiri bagi tim asuhan pelatih Indonesia. Dukungan langsung suporter di Jakarta diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri para pemain yang masih menyimpan kekecewaan atas hasil di Filipina.
Berdasarkan jadwal yang dirilis PBVSI, Indonesia tergabung di Grup A bersama Kamboja dan Filipina. Sementara Grup B dihuni Thailand, Vietnam, dan Myanmar yang juga menjadi pesaing kuat dalam perebutan tiket menuju babak semifinal.
Setelah menghadapi Kamboja, Indonesia akan menjalani jeda satu hari sebelum kembali bertanding melawan Filipina pada Jumat (24/7/2026) pukul 19.00 WIB. Dua pertandingan tersebut menjadi penentu langkah Indonesia menuju fase gugur.
Sistem kompetisi mengharuskan juara Grup A berhadapan dengan peringkat kedua Grup B di semifinal. Sebaliknya, tim yang finis sebagai runner-up Grup A akan menghadapi juara Grup B dalam perebutan tiket menuju partai puncak.
Jadwal Putaran Kedua SEA V Cup 2026
Rabu, 22 Juli 2026
Kamis, 23 Juli 2026
Jumat, 24 Juli 2026
Sabtu, 25 Juli 2026
Minggu, 26 Juli 2026
Bagi pecinta voli nasional, putaran kedua ini menjadi kesempatan melihat respons Indonesia setelah kegagalan di Filipina. Evaluasi yang dilakukan tim pelatih terhadap kelemahan pada sektor penerimaan bola pertama, efektivitas serangan, dan pertahanan blok akan diuji langsung saat menghadapi Kamboja.
Indonesia memiliki modal positif ketika tampil di Jakarta. Pada SEA V League 2025, tim Merah Putih berhasil menjadi juara putaran Jakarta tanpa menelan kekalahan setelah mengatasi Filipina, Vietnam, Kamboja, dan Thailand. Catatan tersebut menjadi bukti bahwa Velodrome kerap menghadirkan energi tambahan bagi skuad Garuda.
Dengan target meraih gelar di hadapan publik sendiri, pertandingan melawan Kamboja diperkirakan menjadi salah satu laga paling menentukan. Hasil positif pada laga pembuka tidak hanya membuka jalan menuju semifinal, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan Indonesia untuk kembali bersaing memperebutkan gelar SEA V Cup 2026 hingga partai final yang akan berlangsung pada Minggu (26/7/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Luis de la Fuente sukses membawa Spanyol juara Piala Dunia 2026. Filosofi kebersamaan dan kekuatan tim menjadi kunci keberhasilan La Roja.
KPK memeriksa delapan orang terkait OTT Bupati Lombok Barat, termasuk kepala daerah, Dirut Perseroda, pejabat PUPR, dan pihak swasta.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menilai PSIM dan suporternya menjadi pihak paling dirugikan karena Mandala Krida belum bisa dipakai.
PGN menurunkan tim darurat usai dugaan ledakan gas pipa tanam merobohkan rumah di Medan yang menewaskan satu orang dan dua korban masih hilang.
Nama resmi Jalan Ipda Tut Harsono sudah berlaku, tetapi warga Jogja tetap akrab menyebutnya Jalan Timoho. Ini alasan di balik fenomenanya.
Komdigi Republik Indonesia bekerja sama dengan TVRI menggelar Nobar Bola Gembira Final Piala Dunia di halaman Monumen Pers Nasional Solo