Franco Morbidelli Kena Long Lap Penalty di MotoGP San Marino

Jumali
Jumali Sabtu, 12 September 2026 20:57 WIB
Franco Morbidelli Kena Long Lap Penalty di MotoGP San Marino

Franco Morbidell/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA— Franco Morbidelli mendapat hukuman long lap penalty untuk balapan utama MotoGP San Marino 2026 setelah dinilai melakukan dangerous slow riding yang mengganggu Enea Bastianini pada sesi practice di Sirkuit Misano, Jumat (11/9).

Penalti tersebut diberikan Stewards MotoGP setelah Morbidelli dianggap berkendara terlalu lambat di jalur balap hingga mengganggu Bastianini di Tikungan 13. Hukuman itu menjadi tambahan pekerjaan bagi Morbidelli yang sebenarnya mengawali akhir pekan dengan hasil positif.

Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team tersebut menempati posisi kelima pada sesi practice. Hasil itu membuat Morbidelli langsung mengamankan tempat di sesi kualifikasi kedua (Q2), tetapi pencapaiannya kemudian dibayangi keputusan Stewards.

Stewards menyebut tindakan Morbidelli masuk kategori pelanggaran MGP-SR3 atau dangerous slow riding during any session. Hukuman long lap penalty dijatuhkan setelah mempertimbangkan adanya beberapa pelanggaran yang dilakukan Morbidelli sepanjang musim.

Balapan Utama Jadi Penentu

Morbidelli akan menjalani hukuman tersebut pada balapan utama MotoGP San Marino, Minggu (13/9). Penalti ini tidak mengubah hasil practice maupun haknya untuk langsung berlaga di Q2, tetapi akan menjadi konsekuensi yang harus diperhitungkan saat lomba berlangsung.

Hukuman itu datang ketika Morbidelli tengah membutuhkan hasil bagus di Misano. MotoGP San Marino 2026 merupakan balapan kandang terakhirnya di kelas utama, sehingga performanya di hadapan publik Italia menjadi salah satu perhatian pada akhir pekan ini.

Morbidelli Tatap Balapan Kandang Terakhir

Sebelum hukuman diumumkan, Morbidelli mengaku memiliki perasaan positif ketika mengendarai motornya di Misano. Pengalaman panjangnya di sirkuit tersebut juga membuatnya merasa memiliki keuntungan tersendiri.

"Sensasi saya saat mengendarai motor terasa seperti biasanya," ujar murid Valentino Rossi itu dikutip dari Crash.

Morbidelli kemudian menegaskan kedekatannya dengan lintasan Misano yang membuatnya ingin memberikan performa lebih baik dalam balapan kandang.

"Ini adalah sirkuit kandang, jadi saya sangat mengenal Misano dengan baik; karena itu, saya berusaha memberikan usaha lebih," tegasnya.

Posisi kelima pada practice menjadi modal Morbidelli untuk menghadapi rangkaian kualifikasi dan balapan. Namun, penalti long lap membuat perjuangannya pada balapan utama menjadi lebih berat dibandingkan jika ia dapat memulai lomba tanpa hukuman.

Masa Depan Morbidelli Masih Jadi Sorotan

MotoGP San Marino juga menjadi momen penting bagi Morbidelli karena masa depannya untuk musim 2027 masih menjadi pembahasan. Sejumlah laporan mengaitkannya dengan kemungkinan pindah ke World Superbike, tetapi perpindahan tersebut belum diumumkan secara resmi.

Yang sudah dikonfirmasi adalah Nicolò Bulega akan meninggalkan WorldSBK dan bergabung dengan Pertamina Enduro VR46 Racing Team untuk MotoGP 2027. Bulega akan menjadi rekan setim Fermín Aldeguer di tim tersebut.

WorldSBK juga masih menyebut Morbidelli sebagai salah satu pembalap MotoGP yang dikaitkan dengan kemungkinan perpindahan ke ajang tersebut pada 2027. Karena itu, penyebutan Morbidelli sudah pasti pindah ke WorldSBK sebaiknya dihindari hingga ada pengumuman resmi.

Dengan hukuman long lap penalty di tangan dan masa depan yang masih menjadi sorotan, Morbidelli kini harus mempersiapkan balapan utama di Misano. Ia tetap akan mengawali hari Minggu dengan keuntungan dari performa practice, tetapi penalti akan menjadi faktor tambahan yang harus dihadapi saat balapan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online