PSIM Jogja Pertahankan Empat Pilar Asing
PSIM Jogja memastikan mempertahankan empat pemain asing andalan untuk menghadapi Super League 2026/2027. Ze Valente, Pulga Vidal, Yusaku Yamadera, dan Jop van.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum saat bertanding/Instagram: Badminton.Ina
Harianjogja.com, JOGJA—Kabar menggembirakan datang dari sektor ganda putri Indonesia di ajang China Open 2026. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan pasangan unggulan kedua asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, pada babak pertama turnamen yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Rabu (22/7/2026).
Dalam pertandingan berdurasi 37 menit tersebut, Rachel/Febi tampil impresif dan mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 24-22, 21-17. Hasil ini sekaligus membuka jalan bagi pasangan Indonesia untuk melaju ke babak 16 besar.
Kemenangan tersebut terasa istimewa karena diraih atas pasangan unggulan yang bermain di kandang sendiri. Rachel/Febi juga menunjukkan mental bertanding yang kuat saat menghadapi tekanan sepanjang pertandingan.
Pada gim pertama, pasangan Indonesia sempat menghadapi situasi sulit. Rachel/Febi tertinggal 7-11 saat interval setelah Jia/Zhang tampil lebih agresif di awal laga.
Namun selepas jeda, permainan Rachel/Febi berubah drastis. Mereka mampu mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan menjadi 11-11. Pertarungan kemudian berlangsung ketat dengan kedua pasangan saling bergantian meraih poin.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika skor imbang 22-22. Dalam momen krusial tersebut, Rachel/Febi tampil lebih tenang dan berhasil merebut dua poin beruntun untuk menutup gim pertama dengan kemenangan 24-22.
Keberhasilan memenangkan gim pembuka memberikan kepercayaan diri tambahan bagi wakil Indonesia pada gim kedua.
Rachel/Febi tampil lebih percaya diri sejak awal. Setelah kedudukan sempat imbang 5-5, mereka mulai mengambil alih kendali pertandingan dengan menciptakan keunggulan 8-5.
Dominasi tersebut berlanjut hingga interval gim kedua dengan skor 11-7 untuk keunggulan pasangan Indonesia.
Selepas jeda, Rachel/Febi mampu menjaga ritme permainan. Mereka terus memimpin perolehan angka dan memperlebar jarak menjadi 16-12.
Meski pasangan China sempat mencoba bangkit dan memangkas ketertinggalan menjadi 17-20, Rachel/Febi tidak kehilangan fokus. Mereka akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 21-17 dan memastikan tiket ke babak kedua.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Rachel/Febi untuk melanjutkan perjalanan di turnamen level elite tersebut. Tantangan berikutnya datang dari pasangan Amerika Serikat, Lauren Lam/Allison Quynh Lee.
Lauren/Lee memastikan tempat di babak 16 besar setelah menyingkirkan wakil Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 41 menit, pasangan Amerika Serikat itu menang dengan skor 21-16, 7-21, 21-8.
Pertemuan melawan Lauren/Lee akan menjadi kesempatan bagi Rachel/Febi untuk menjaga momentum positif sekaligus memperpanjang langkah Indonesia di China Open 2026. Jika mampu mempertahankan performa seperti saat mengalahkan unggulan kedua, peluang mereka untuk kembali menciptakan kejutan terbuka lebar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja memastikan mempertahankan empat pemain asing andalan untuk menghadapi Super League 2026/2027. Ze Valente, Pulga Vidal, Yusaku Yamadera, dan Jop van.
Kalurahan Pendowoharjo mengajukan usulan pemecatan Dukuh Banyon kepada Bupati Bantul terkait dugaan penggelapan sertifikat tanah warga dan pungli program PTSL.
Nvidia memperkenalkan AI synthetic video detector yang mampu mendeteksi video deepfake hanya dalam 22 milidetik dengan akurasi hingga 92 persen.
Doomscrolling adalah kebiasaan membaca berita negatif secara berlebihan di media sosial yang dapat memicu stres, kecemasan, insomnia hingga gangguan kesehatan j
PSIM Jogja menyiapkan 6-7 laga uji coba sepanjang Agustus 2026 untuk mematangkan tim menghadapi Super League 2026/2027. Seluruh laga direncanakan digelar di Jog
Sudaryono yang dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional tercatat memiliki aset Rp69,33 miliar dan utang Rp60,47 miliar. Berikut rincian lengkap harta kekayaannya.