Demi Tiket Semifinal, Indonesia Wajib Taklukkan Timor Leste
Timnas Indonesia siap hadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Jumat (31/7). Siaran langsung RCTI & iNews. Poin krusial demi tiket semifinal Piala AFF 2026.
Lamine Yamal/Instagram: 6pmseason
Harianjogja.com, JOGJA—Popularitas Lamine Yamal kembali membuktikan kekuatannya di luar lapangan. Kali ini, bukan gol atau dribel memukau yang menjadi sorotan, melainkan sebuah momen spontan saat final Piala Dunia 2026 yang justru mengerek penjualan produk fashion secara signifikan.
Sebuah merek celana dalam asal Jerman, 6PM, menikmati lonjakan permintaan setelah sang pemain tanpa sengaja memperlihatkan bagian pinggang celana dalamnya di hadapan sekitar satu miliar penonton di seluruh dunia.
Momen tak terduga itu terjadi pada laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina di New Jersey, 19 Juli 2026. Dalam pertandingan yang menegangkan tersebut, Yamal beberapa kali membetulkan posisi jerseinya, sehingga bagian atas celana dalam berwarna hitam dengan logo 6PM terlihat jelas oleh kamera. Apa yang awalnya tampak sepele ternyata berubah menjadi fenomena global yang menguntungkan bagi produsen pakaian dalam asal Jerman tersebut.
Fenomena ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh seorang atlet top dunia terhadap tren konsumsi masyarakat. Bagi para penggemar sepak bola di Indonesia, momen seperti ini tentu bukan hal asing. Kita sering melihat bagaimana gaya berpakaian atau aksesori yang dikenakan bintang sepak bola favorit tiba-tiba menjadi incaran banyak orang. Kali ini, giliran Lamine Yamal yang tanpa disengaja menjadi duta merek dadakan bagi 6PM.
Strategi Cerdas Sang Pendiri Merek
Achraf Ait Bouzalim, pendiri 6PM, dengan cepat menangkap peluang emas ini. Ia segera mengunggah ulang tangkapan layar momen tersebut melalui akun Instagram pribadinya, memanfaatkan momen viral untuk mendongkrak popularitas mereknya.
Langkah ini terbukti ampuh. Media Spanyol, Marca, melaporkan bahwa permintaan terhadap produk celana dalam 6PM langsung melonjak seusai pertandingan. Beberapa model bahkan dilaporkan habis terjual dalam waktu singkat, sebuah bukti nyata kekuatan endorsement tak terduga dari seorang bintang sepak bola.
Model yang dikenakan Yamal merupakan desain hitam polos yang dijual dalam paket berisi dua celana dengan harga €30 atau sekitar US$34,18. Harga yang relatif terjangkau ini membuat produk tersebut semakin diminati oleh penggemar yang ingin memiliki "potongan" dari gaya sang bintang. Meskipun 6PM belum mengungkapkan angka penjualan resmi, lonjakan permintaan ini menjadi indikator kuat bahwa strategi pemasaran viral mereka berjalan dengan sangat baik.
6PM: Merek dengan Basis Penggemar Kuat
Didirikan di Frankfurt pada tahun 2016, 6PM bukanlah merek baru yang muncul tiba-tiba. Merek ini telah memiliki basis penggemar yang kuat di kalangan komunitas hip-hop dan dikenal dengan strategi peluncuran produk edisi terbatas yang sering kali habis dalam waktu singkat. Kolaborasi dengan musisi-musisi ternama seperti Reezy, Stickle, dan Luciano juga turut memperkuat posisi merek ini di pasar fashion urban.
Strategi pemasaran 6PM bertumpu pada media sosial dan peluncuran produk dalam jumlah terbatas untuk membangun antusiasme pasar. Pendekatan ini menciptakan rasa urgensi di kalangan konsumen, di mana mereka merasa harus segera membeli sebelum produk habis. Menjelang final Piala Dunia 2026, 6PM juga sempat menggelar kompetisi prediksi Piala Dunia melalui situs resminya, sebuah langkah cerdas untuk meningkatkan engagement dengan penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Gaya Berbusana Yamal yang Selalu Menjadi Sorotan
Gaya berpakaian Lamine Yamal di dalam maupun luar lapangan memang kerap menjadi perhatian publik. Pemain Barcelona itu dikenal gemar mengenakan celana longgar dengan posisi rendah di pinggang, sebuah gaya yang identik dengan budaya streetwear. Saat parade kemenangan tim nasional Spanyol di Madrid seusai menjuarai Piala Dunia, Yamal kembali tampil dengan gaya serupa ketika merayakan gelar bersama rekan-rekannya.
Penampilannya menuai beragam tanggapan. Sebagian penggemar menganggap gaya tersebut mencerminkan budaya streetwear yang keren dan kekinian, sementara sebagian lainnya menilai kurang pantas untuk acara resmi. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa gaya busana Yamal telah menjadi bagian dari identitasnya sebagai seorang atlet muda yang percaya diri dan berani mengekspresikan diri.
Harian La Vanguardia menyebut gaya fesyen Yamal identik dengan busana streetwear yang santai dan nyaman. Ia lebih sering mengenakan pakaian longgar bernuansa netral atau monokrom yang dipadukan dengan berbagai aksesori. Untuk acara resmi, Yamal kerap mengenakan setelan jas yang dipadukan dengan aksesori bergaya kasual, menunjukkan fleksibilitasnya dalam berbusana. Koleksi pakaiannya juga banyak berasal dari merek fesyen premium, seperti Ami Paris, Stussy, dan Louis Vuitton.
Prestasi Gemilang di Usia Muda
Di usia 19 tahun, Lamine Yamal telah menorehkan sejarah sebagai pemain termuda yang berhasil menjuarai Piala Eropa dan Piala Dunia. Ia juga membawa Barcelona meraih gelar La Liga musim 2025/2026 serta terpilih sebagai pemain terbaik turnamen Piala Dunia 2026. Penampilan impresif tersebut membuatnya menjadi salah satu kandidat terkuat peraih Ballon d'Or 2026.
Seusai Piala Dunia 2026, nilai pasar Yamal bersama Erling Haaland menjadi yang tertinggi di dunia menurut Transfermarkt, masing-masing mencapai US$251 juta. Angka ini menunjukkan betapa berharganya Yamal di mata klub-klub besar dunia. Dengan segala prestasi dan pengaruhnya, baik di dalam maupun di luar lapangan, Lamine Yamal telah membuktikan bahwa ia adalah salah satu bintang paling bersinar di generasinya. Fenomena lonjakan penjualan celana dalam 6PM hanyalah salah satu contoh kecil dari dampak besar yang mampu ia ciptakan di dunia fashion dan budaya populer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas Indonesia siap hadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Jumat (31/7). Siaran langsung RCTI & iNews. Poin krusial demi tiket semifinal Piala AFF 2026.
UBS Global Wealth Report 2026 mencatat kekayaan dunia tumbuh 10,8 persen pada 2025. Swiss masih menjadi negara dengan rata-rata kekayaan tertinggi.
Meta gelontorkan Rp2.617 triliun untuk bangun infrastruktur AI. Laba turun, saham sempat merosot. Visi personal superintelligence Zuckerberg harus dibayar mahal
Lansia berusia 70 tahun ditemukan meninggal di hotel kawasan Parangtritis, Bantul. Polisi menyebut tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Daftar laptop baterai paling awet versi CNET: HP OmniBook 3 16 rekor 34 jam! Persaingan ketat antara Qualcomm, Intel, dan Apple. Simak selengkapnya di sini.
Perdebatan mengenai sponsor ARTJOG ramai bergulir di media sosial menjelang pembukaan pameran pada 19 Juni 2026 lalu. Warganet menyebut lebaran seni ini mulai k