ONIC Tuntaskan Balas Dendam dan Akhiri MSC EWC 2026 di Posisi Ketiga

Newswire
Newswire Minggu, 02 Agustus 2026 10:07 WIB
ONIC Tuntaskan Balas Dendam dan Akhiri MSC EWC 2026 di Posisi Ketiga

E-sport./Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—ONIC menutup perjalanan di Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) 2026 dalam Esports World Cup (EWC) 2026 dengan meraih peringkat ketiga setelah menyapu bersih Team Falcons PH 3-0 pada laga perebutan tempat ketiga di Paris, Prancis, Sabtu.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi ajang balas dendam bagi wakil Indonesia itu setelah sebelumnya kalah dari Falcons PH pada fase grup. Hasil ini juga menjadi penutup manis bagi ONIC yang gagal melaju ke grand final usai dikalahkan Team Spirit pada babak semifinal.

"Alhamdulillah. Akhirnya pertandingan balas dendam berhasil juga. Saya senang. Penutupan MSC EWC kali ini dibawa dengan kemenangan karena MSC EWC kemarin itu kita kalah," kata pelatih ONIC Sanz seusai pertandingan, seperti disiarkan MPL Indonesia.

Sanz mengaku kemenangan tersebut memberikan kepuasan tersendiri karena timnya mampu bangkit setelah hasil mengecewakan di semifinal dan menutup turnamen dengan catatan positif.

"Lebih senang dan lebih lega saja karena penutupan kita dapat kemenangan," ujar Sanz.

ONIC langsung mengendalikan pertandingan sejak gim pertama melalui rotasi yang disiplin serta permainan agresif. Team Falcons PH kesulitan keluar dari tekanan sehingga ONIC mampu mengamankan gim pembuka tanpa memberi banyak ruang bagi lawannya untuk berkembang.

Dominasi itu berlanjut pada gim kedua. ONIC kembali menguasai jalannya pertandingan sejak awal dan menuntaskan gim dalam waktu sekitar 10 menit. Keunggulan dari sisi objektif dan ekonomi membuat Team Falcons PH tidak mampu mengejar ketertinggalan.

Memasuki gim ketiga, ONIC mempertahankan intensitas permainan. Sejumlah kemenangan dalam pertarungan tim membuka jalan bagi wakil Indonesia tersebut untuk mengakhiri pertandingan dengan skor telak 3-0 sekaligus memastikan finis di posisi ketiga.

Selain menyoroti kemenangan timnya, Sanz menilai persaingan Mobile Legends di level dunia kini semakin ketat. Menurut dia, tim-tim dari luar Asia Tenggara telah berkembang pesat dan mampu bersaing dengan kekuatan tradisional dari Indonesia maupun Filipina.

"Karena terlihat juga di EWC kali ini region-region lain benar-benar sudah ngejar banget. Grand finalnya pun enggak ada Indonesia, enggak ada PH. Sekarang ada Myanmar sama Team Spirit wakil Eropa Timur dan Asia Tengah," ujar Sanz.

Ia menambahkan perkembangan tersebut terlihat dari peningkatan kualitas permainan, mulai dari strategi, pemilihan hero, hingga eksekusi yang dinilai jauh lebih matang dibandingkan edisi sebelumnya.

"Gameplay mereka, hero pool, dan cara bermainnya benar-benar banyak berubah dibanding EWC yang tahun lalu," ujar Sanz.

Hasil tersebut memastikan ONIC menjadi wakil Indonesia dengan pencapaian terbaik di MSC 2026 setelah Team Vitality terhenti pada babak perempat final atau Knockout Stage.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online