Jadwal Kereta Bandara YIA, Paling Awal 04.20 WIB dari Tugu
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Lionel Messi/Instagram: Leomessi
Harianjogja.com, JOGJA— Persaingan mencetak gol di lima liga top Eropa selalu menjadi ukuran utama kualitas seorang penyerang. Hanya sedikit pemain yang mampu menjaga produktivitas selama bertahun-tahun di level tertinggi sepak bola dunia, sehingga mampu menorehkan ratusan gol sepanjang karier mereka.
Dalam catatan sejarah kompetisi elite Eropa, Lionel Messi masih memegang status sebagai pencetak gol terbanyak dengan koleksi 496 gol. Bintang asal Argentina itu hanya unggul satu gol dari rival abadinya, Cristiano Ronaldo, yang berada tepat di bawahnya dengan 495 gol.
Dominasi dua megabintang tersebut menjadi salah satu rivalitas terbesar dalam sejarah sepak bola modern. Namun, daftar pencetak gol terbanyak liga top Eropa tidak hanya diisi Messi dan Ronaldo. Sejumlah legenda lain seperti Robert Lewandowski, Gerd Muller, hingga Jimmy Greaves juga mencatatkan rekor luar biasa selama berkarier.
Lionel Messi Puncaki Daftar dengan 496 Gol
Sebagian besar gol Lionel Messi lahir saat membela Barcelona di kompetisi La Liga.
Selama berseragam klub asal Catalunya tersebut, Messi mencetak 474 gol dari 520 pertandingan liga dan menjadi top skor sepanjang masa La Liga.
Ketika melanjutkan karier bersama Paris Saint-Germain, ia menambah 22 gol di Ligue 1 sebelum akhirnya meninggalkan Eropa dan bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS) pada usia 36 tahun.
Total 496 gol membuat Messi menjadi pemain tersubur dalam sejarah lima liga top Eropa.
Selain jumlah gol yang fantastis, konsistensi Messi selama lebih dari satu dekade membuat rekornya menjadi salah satu pencapaian paling sulit dikejar pemain generasi saat ini.
Meski nama seperti Kylian Mbappe dan Erling Haaland masih aktif bermain dan memiliki peluang memperkecil jarak, catatan Messi tetap berada di level yang sangat tinggi.
Cristiano Ronaldo Hanya Terpaut Satu Gol
Di posisi kedua terdapat Cristiano Ronaldo dengan total 495 gol di lima liga top Eropa.
Perjalanan Ronaldo dimulai di Sporting Lisbon sebelum berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia bersama Manchester United.
Puncak ketajamannya terjadi saat memperkuat Real Madrid.
Dalam sembilan musim di La Liga, Ronaldo mencetak 311 gol, atau rata-rata lebih dari satu gol per pertandingan.
Setelah meninggalkan Spanyol, ia melanjutkan karier ke Serie A bersama Juventus dan menambah 81 gol dari 98 pertandingan.
Jika tiga gol Ronaldo di Liga Portugal turut dihitung dalam seluruh kompetisi liga papan atas Eropa, jumlah golnya bahkan melampaui catatan Messi.
Namun dalam perhitungan lima liga top Eropa, Ronaldo tetap berada di posisi kedua dengan selisih satu gol.
Robert Lewandowski Jadi Penantang Terdekat
Robert Lewandowski berada di peringkat ketiga dengan koleksi 395 gol.
Sebelum bersinar di Bundesliga, striker Polandia tersebut lebih dulu mencetak 32 gol bersama Lech Poznan di kompetisi domestik Polandia.
Kariernya mulai melejit setelah bergabung dengan Borussia Dortmund pada 2010 di bawah arahan Jurgen Klopp.
Ketajaman Lewandowski kemudian mencapai level berbeda ketika membela Bayern Munich.
Dalam kurun 13 tahun terakhir, ia hanya dua kali gagal mencetak setidaknya 20 gol liga dalam satu musim.
Salah satu musim terbaiknya terjadi pada 2020-2021 ketika mencetak 41 gol Bundesliga dan memecahkan rekor milik Gerd Muller untuk jumlah gol terbanyak dalam satu musim Bundesliga.
Setelah bergabung dengan Barcelona, Lewandowski langsung membantu klub tersebut meraih gelar La Liga musim 2022-2023 lewat kontribusi 23 gol.
Gerd Muller, Mesin Gol Bayern Munich
Posisi berikutnya ditempati legenda Bayern Munich, Gerd Muller, dengan torehan 365 gol Bundesliga.
Julukan Der Bomber melekat pada Muller karena kemampuannya mencetak gol secara konsisten sepanjang karier.
Dari total 398 gol liga yang dicetak bersama Bayern Munich, sebanyak 365 gol lahir di Bundesliga dalam rentang 14 musim.
Ketajamannya juga tercermin saat membela tim nasional Jerman Barat dengan catatan 68 gol dari 62 pertandingan.
Besarnya pengaruh Muller terhadap perkembangan Bayern Munich bahkan pernah digambarkan oleh legenda Jerman, Franz Beckenbauer.
"Tanpa dia, kita mungkin masih berganti pakaian di kabin kayu," ujar Franz Beckenbauer dikutip dari Eufa.
Pernyataan tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran Muller dalam perjalanan Bayern Munich menjadi salah satu klub terbesar di dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Produksi salak Sleman Semester I 2026 turun 4,81% menjadi 200.531,77 kuintal. Lahan berkurang dan tanaman tua jadi penyebab utama.
Peraih Fields Medal 2026 Jacob Tsimerman bergabung dengan OpenAI untuk fokus mengembangkan keamanan AI dan mengurangi risiko teknologi masa depan.
Phil Collins mengaku hampir meninggal pada 2024 akibat komplikasi kesehatan karena alkohol. Musisi Genesis itu sempat dirawat di ICU.
FA Inggris dikabarkan mengikuti Wales mencabut dukungan untuk Gianni Infantino setelah gagalnya proyek komersial FIFA senilai US$4,2 miliar.
Main HP di ruangan gelap bisa memicu mata lelah, mata kering, hingga gangguan tidur. Simak 11 dampak yang perlu diwaspadai.