DPR Minta Polisi Usut Tuntas Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Jaksel
DPR meminta aparat mengusut tuntas temuan 995 senjata api, narkotika, dan VCD porno di sekolah swasta Jakarta Selatan, termasuk asal-usul barang bukti.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman. /Instagram-pssi.
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih Timnas Indonesia John Herdman berjanji melakukan pembenahan setelah Skuad Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
Indonesia tersingkir setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026).
Hasil tersebut membuat langkah Timnas Indonesia di turnamen regional itu terhenti. Herdman pun bertekad membawa perubahan agar skuad Garuda tampil dengan energi berbeda pada turnamen berikutnya.
"Kami akan membenahi semua itu dan kembali dengan semangat baru, benar-benar semangat yang baru," kata John Herdman dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Herdman mengakui hasil pertandingan melawan Singapura mengecewakan. Menurut pelatih asal Inggris tersebut, Timnas Indonesia sebenarnya mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang.
Namun, Singapura dinilai memiliki pertahanan yang terorganisasi sehingga membuat Indonesia kesulitan mencetak gol tambahan.
"Kami memiliki cukup peluang untuk memenangkan pertandingan itu. Kami memiliki cukup penguasaan bola, cukup kontrol, dan terkadang dewa sepak bola tidak akan memberi apa yang kami inginkan," katanya.
Herdman Tak Ingin Terjebak Bahas Wasit
Herdman juga menyinggung kepemimpinan wasit dalam pertandingan Indonesia melawan Singapura. Ia mengaku tidak puas dengan sejumlah keputusan yang terjadi sepanjang laga.
Meski demikian, Herdman memilih tidak memperpanjang pembahasan mengenai keputusan wasit. Menurutnya, terus membicarakan persoalan tersebut justru berpotensi menimbulkan persoalan baru.
Ia lebih memilih mengevaluasi performa tim dan mencari aspek permainan yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kompetisi berikutnya.
Bagi Herdman, kegagalan di Piala AFF 2026 harus menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemain. Salah satu pelajaran penting yang perlu dibawa dari turnamen tersebut adalah kemampuan mengendalikan emosi serta tetap fokus terhadap tugas di lapangan.
Menurut dia, sebagian besar pemain sudah menunjukkan sikap tersebut selama pertandingan. Namun, sejumlah kesalahan kecil masih memberikan dampak terhadap hasil akhir.
Tom Haye dan kawan-kawan, kata Herdman, telah berusaha maksimal untuk mendapatkan kemenangan. Hanya saja, Indonesia tidak mampu mencetak gol kedua yang dibutuhkan untuk memastikan hasil positif.
Herdman mengatakan para pemain juga menyadari kesalahan-kesalahan kecil yang dilakukan sepanjang pertandingan.
"Hal-hal (kesalahan kecil) itu tidak akan lagi kita lihat pada turnamen mendatang," katanya.
Bidik Trofi Pertama Bersama Timnas Indonesia
Setelah kegagalan di Piala AFF 2026, Herdman meminta semua pihak bersabar menunggu proses pembangunan Timnas Indonesia.
Pelatih tersebut masih memiliki kesempatan untuk membawa Skuad Garuda meraih trofi pada ajang berikutnya. Indonesia dijadwalkan melanjutkan persiapan menghadapi FIFA ASEAN Cup pada September hingga Oktober 2026.
Turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi Herdman untuk menguji sekaligus memperbaiki skuad setelah mendapatkan sejumlah pelajaran dari Piala AFF 2026.
FIFA ASEAN Cup merupakan turnamen baru yang dijadwalkan berlangsung pada periode jeda internasional September-Oktober 2026. Indonesia termasuk tim yang berada di kelompok utama berdasarkan rancangan pembagian peserta yang telah beredar.
Indonesia juga berpotensi kembali bertemu Singapura pada ajang tersebut. Kedua negara disebut berada di Grup A bersama Malaysia dan India dalam susunan turnamen yang menjadi bagian dari agenda baru sepak bola ASEAN. "Saya sudah tidak sabar untuk kembali menghadapi Singapura. Saat itu pasti akan tiba," kata Herdman.
Pertemuan kembali dengan Singapura menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan perkembangan setelah kegagalan di Piala AFF.
Herdman ingin pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan tim yang lebih matang. Evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap aspek teknis, tetapi juga kemampuan pemain menjaga konsentrasi dan mengelola tekanan ketika pertandingan berlangsung ketat.
Ia berharap pembenahan tersebut dapat menghasilkan perubahan nyata ketika Timnas Indonesia kembali tampil dalam kompetisi internasional.
Target tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Herdman untuk memberikan trofi pertama bagi Timnas Indonesia selama masa kepelatihannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPR meminta aparat mengusut tuntas temuan 995 senjata api, narkotika, dan VCD porno di sekolah swasta Jakarta Selatan, termasuk asal-usul barang bukti.
Pemkab Pekalongan membenahi birokrasi setelah OTT Bupati Fadia Arafiq. ASN akan ditempatkan berdasarkan kompetensi, kemampuan, dan profesionalisme.
Trackhouse belum memikirkan gelar MotoGP 2026 meski Ai Ogura berada di posisi kedua. Justin Marks memilih fokus pada setiap balapan.
Jorge Messi, ayah Lionel Messi, dikabarkan meninggal dunia di usia 68 tahun. Ia dikenal berperan penting dalam perjalanan karier Messi sejak kecil.
Kenaikan harga avtur menahan minat umrah. Namun, Travel Nur Ramadhan tetap memberangkatkan 167 pekerja Surya Grup dari YIA sebagai reward.
Eko Suwanto Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan itu, Sabtu (8/8/2026) menyerahkan alat penanggulangan bencana kepada 7 kalurahan di Jogja.