KA Bandara YIA 27 September: Cek 24 Jadwal ke Jogja dan YIA
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Lazio/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA— Pukulan telak kembali menghantam Lazio di luar lapangan hijau. Hanya beberapa pekan sebelum Serie A 2026/2027 bergulir, klub ibu kota itu kembali kehilangan sponsor utama seragamnya. Lazio resmi memutus kontrak sponsor senilai 19 juta euro atau sekitar Rp360 miliar dengan Polymarket, platform prediksi berbasis kripto asal Amerika Serikat, setelah otoritas Italia menyatakan situs tersebut ilegal dan memblokir aksesnya dari seluruh wilayah Italia.
Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi Lazio yang baru saja keluar dari masa paceklik sponsor. Dilansir dari Football Italia, pada musim lalu, Aquile menjadi satu-satunya klub di Serie A yang tidak memiliki mitra komersial utama di seragamnya. Kini, setelah hanya beberapa bulan menikmati logo sponsor di dada, mereka kembali ke titik nol—dan kali ini dengan waktu yang jauh lebih sempit.
Kontrak yang Berakhir Singkat
Kesepakatan dengan Polymarket sebenarnya baru diteken pada April 2026. Kontraknya, seperti dilaporkan oleh Messaggero, dirancang berjalan selama dua musim, dengan opsi perpanjangan hingga kampanye 2028/2029. Namun, kemitraan yang diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masalah komersial Lazio itu hanya bertahan beberapa bulan.
Akar masalahnya terletak pada regulasi. Italia menerapkan aturan yang sangat ketat terkait iklan perjudian publik. Polymarket berargumen bahwa layanannya merupakan pasar prediksi berbasis pertukaran peluang antarpengguna, bukan judi. Namun, Badan Bea Cukai dan Monopoli Italia (ADM) menolak klaim tersebut. ADM menegaskan layanan Polymarket termasuk situs taruhan, dan banding yang diajukan pun gagal. Akses ke situs itu kemudian diblokir dari Italia.
Dengan status hukum seperti itu, mustahil bagi Lazio meneruskan kerja sama sponsor jersey.
Tetap Dibayar Penuh, Tapi...
Dalam pernyataan resmi di situs klub, Lazio mengumumkan pemutusan kontrak dilakukan secara konsensual.
"Kesepakatan pengakhiran dicapai dalam semangat kerja sama, memungkinkan penghentian dini kemitraan melalui solusi yang disepakati bersama dan menjaga kepentingan kedua pihak, mengingat langkah baru yang diambil otoritas berwenang telah mengubah kerangka regulasi yang berlaku," demikian bunyi pernyataan klub.
Poin terpenting bagi keuangan klub ada di bagian berikutnya: Polymarket tetap akan membayar penuh jumlah yang menjadi kewajiban kontraktual untuk musim 2026/2027. Artinya, meski kerja sama berakhir lebih cepat, Lazio tidak kehilangan pemasukan untuk musim ini.
Namun, itu hanya menyelesaikan masalah jangka pendek. Klub juga menegaskan kedua pihak tetap menjaga hubungan saling menghormati dan berniat melanjutkan dialog kelembagaan. Bila kerangka regulasi memungkinkan di masa depan, keduanya membuka peluang menjalin kemitraan baru.
Pekerjaan Rumah yang Kembali Terbuka
Di luar urusan hukum, kasus ini mengembalikan Lazio ke titik awal. Klub ibu kota itu kini kembali menghadapi persoalan yang sama seperti musim lalu: mencari sponsor utama untuk jerseynya. Dan kali ini waktunya sempit, karena Serie A sudah di depan mata.
Kasus ini juga menjadi pengingat bagi klub-klub sepak bola secara umum. Nilai sponsor yang besar tidak berarti banyak bila mitra komersialnya berada di wilayah abu-abu regulasi. Kepastian hukum, dalam kasus ini, ternyata lebih menentukan daripada angka di atas kertas.
Bagi Lazio, perburuan sponsor baru dimulai dari awal—di saat para pesaing sudah melesat jauh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Cas HP sampai 80 persen disebut bisa memperpanjang usia baterai. Namun, produsen HP punya penjelasan berbeda soal kesehatan baterai.
Dakota Johnson mengungkap pengalaman bekerja bersama Taylor Swift dalam video klip Patient Zero yang dirilis akhir September 2026.
Belanda menang 2-1 atas Serbia di UEFA Nations League 2026/2027. Mexx Meerdink mencetak dua gol dan membawa kemenangan pertama era Xavi Hernandez.
Jerman kalah 0-1 dari Yunani di UEFA Nations League. Gol Dimitrios Kourbelis membawa Yunani meraih kemenangan bersejarah.
Portugal menang 2-1 atas Norwegia di UEFA Nations League. João Félix dan Gonçalo Ramos mencetak gol, Cristiano Ronaldo dicadangkan.