IMI Hentikan Semua Event Drag Race di Lintasan Non-Permanen

Sunartono
Sunartono Sabtu, 15 Agustus 2026 09:37 WIB
IMI Hentikan Semua Event Drag Race di Lintasan Non-Permanen

Foto ilustrasi dibuat dengan artificial intelligence.

Harianjogja.com, JAKARTA— Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) menghentikan sementara seluruh kegiatan olahraga otomotif drag race yang menggunakan lintasan non-permanen di seluruh Indonesia. Penghentian tersebut mencakup ajang yang memakai jalan raya umum maupun area kompleks perumahan dan berlaku sejak surat resmi IMI dikeluarkan hingga terdapat ketentuan lebih lanjut.

Kebijakan itu tertuang dalam surat edaran resmi nomor 506/IMI/A/VIII/2026 tertanggal 13 Agustus 2026. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum IMI Pusat, Moreno Soeprapto, setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan olahraga otomotif.

Langkah tersebut diarahkan untuk mengutamakan keselamatan, keamanan, sekaligus memperkuat pembinaan olahraga otomotif secara nasional.

"Kebijakan ini diambil sebagai wujud komitmen tegas IMI dalam mengevaluasi serta memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP) dan regulasi keselamatan pada setiap gelaran otomotif di Indonesia," bunyi pernyataan resmi PP IMI, Sabtu (15/8/2026).

Drag Race di Sirkuit Permanen Masih Diizinkan

Penghentian sementara tidak berlaku untuk seluruh kegiatan drag race. IMI masih mengizinkan ajang yang berlangsung di sirkuit permanen maupun landasan udara (lanud), tetapi penyelenggaraannya harus mengikuti pengetatan aturan keselamatan.

Sementara itu, drag race yang menggunakan lintasan non-permanen, termasuk jalan raya umum dan kawasan kompleks perumahan, dihentikan sampai ada ketentuan lebih lanjut dari IMI Pusat.

Dalam surat tersebut, Moreno juga menegaskan tanggung jawab Pengprov IMI terhadap seluruh kegiatan olahraga otomotif yang berlangsung di daerah.

"Seluruh kegiatan olahraga otomotif yang diselenggarakan di wilayah hukum Provinsi menjadi tanggungjawab KETUA IMI Provinsi, serta memastikan bahwa setiap kegiatan olahraga otomotif yang memperoleh rekomendasi telah memenuhi persyaratan administratif, teknis, keselamatan, perizinan dan asuransi sesuai ketentuan organisasi dan peraturan yang berlaku," tegas Moreno Soeprapto dalam surat edaran tersebut.

Dengan ketentuan itu, Pengprov IMI tidak hanya bertugas menerbitkan rekomendasi, tetapi juga memastikan setiap kegiatan memenuhi persyaratan administratif, teknis, perizinan, hingga asuransi sebelum dilaksanakan.

Safety Inspection Jadi Syarat Penting

IMI Pusat juga menetapkan mekanisme pemeriksaan keselamatan untuk sejumlah kegiatan otomotif. Untuk drag race di sirkuit permanen dan lanud, serta balap mobil dan drag bike di arena non-permanen, Pengprov IMI diwajibkan melakukan Safety Inspection (SI).

Pemeriksaan tersebut harus dilakukan sebelum rekomendasi diterbitkan atau ajang digelar. Hasil Safety Inspection selanjutnya wajib diserahkan kepada IMI Pusat untuk mendapatkan persetujuan atau approval.

Ketentuan ini menjadi bagian dari pengetatan prosedur keselamatan yang diterapkan IMI dalam penyelenggaraan olahraga otomotif.

Pengprov IMI Diminta Bertanggung Jawab

Selain mewajibkan pemeriksaan keselamatan, IMI Pusat mengingatkan seluruh Pengprov IMI untuk mematuhi petunjuk pelaksanaan inspeksi keselamatan.

Tanggung jawab daerah juga ditegaskan apabila ditemukan pelanggaran maupun ketidaksesuaian dalam laporan hasil inspeksi. Pengprov IMI yang bersangkutan harus menanggung seluruh konsekuensi dan risiko yang muncul akibat pelanggaran atau ketidaksesuaian tersebut.

Kebijakan PP IMI ini sekaligus menempatkan aspek keselamatan sebagai bagian penting dalam proses pemberian rekomendasi penyelenggaraan kegiatan olahraga otomotif. Penghentian sementara drag race di lintasan non-permanen berlaku sejak surat edaran nomor 506/IMI/A/VIII/2026 dikeluarkan pada 13 Agustus 2026 sampai adanya ketentuan lebih lanjut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online