Gempa M6,2 Guncang Sulteng, BNPB Catat Satu Korban Meninggal
Gempa M6,2 mengguncang Sulawesi Tengah pada Sabtu malam. BNPB mencatat satu orang meninggal dan dua gedung kantor rusak.
Hiromu Tanaka. /Instagram.
Harianjogja.com, SLEMAN— PSS Sleman menghadirkan pemain asal Jepang, Hiromu Tanaka, sebagai salah satu wajah baru untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Pemain kelahiran Gunma, Jepang, 15 April 1999, tersebut menjadi salah satu rekrutan baru Super Elang Jawa setelah sebelumnya menjalani karier di kompetisi Jepang.
Hiromu Tanaka memiliki tinggi badan 1,74 meter dan berposisi sebagai gelandang atau pemain sayap. Data J.League mencatat pemain bernomor punggung 30 tersebut lahir di Gunma pada 15 April 1999.
Kedatangan Hiromu ke PSS menjadi pengalaman pertamanya berkarier di luar Jepang. Sebelumnya, ia memperkuat Hokkaido Consadole Sapporo dan sempat menjalani masa peminjaman bersama Fujieda MYFC.
Perjalanan sepak bola Hiromu dimulai dari level usia muda. Ia pernah memperkuat FC Ojima dan Maebashi FC sebelum melanjutkan pendidikan sepak bola di Kiryu Daiichi High School pada 2015–2017.
Setelah itu, Hiromu bergabung dengan Rissho University pada 2018 hingga 2021. Dari level universitas, ia kemudian mendapatkan kesempatan untuk menembus sepak bola profesional bersama Hokkaido Consadole Sapporo.
Catatan karier menunjukkan Hiromu terlebih dahulu menjadi pemain khusus atau special designated player Consadole Sapporo pada 2021 sebelum bergabung secara profesional pada 2022.
Bersama Consadole Sapporo, ia mengenakan nomor punggung 30 dan bermain sebagai gelandang. Dalam kariernya di Jepang, Hiromu tampil di sejumlah kompetisi, termasuk J1 League, Emperor's Cup, dan J.League Cup.
Pada 2023, ia sempat dipinjamkan ke Fujieda MYFC untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak. Masa peminjaman tersebut berlangsung mulai Juli 2023.
Pengalaman baru Hiromu di Indonesia mulai terasa ketika PSS Sleman menjalani pertandingan persahabatan melawan Kendal Tornado FC di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (8/8/2026).
Pertandingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peluncuran tim PSS Sleman untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Dalam pertandingan itu, Hiromu mendapat kesempatan bermain selama 45 menit dan menempati sektor sayap kiri.
Pemain asal Jepang tersebut mengaku mendapat pengalaman berbeda dari atmosfer sepak bola yang sebelumnya ia rasakan di Jepang. Dukungan suporter PSS menjadi salah satu hal yang menarik perhatiannya.
"Saya benar-benar merasakan dukungan dari para suporter. Jika dibandingkan dengan Jepang pun, mereka benar-benar tidak kalah luar biasa," kata Hiromu seusai pertandingan.
Menurut Hiromu, dukungan tersebut menunjukkan besarnya basis suporter yang dimiliki PSS Sleman.
"Saya merasa tim ini didukung oleh basis suporter yang sangat besar," ujarnya.
Pada laga melawan Kendal Tornado FC, Hiromu ditempatkan di sektor sayap kiri. Selama 45 menit berada di lapangan, ia beberapa kali mencoba membangun serangan dari sisi lapangan.
Kemampuan membawa bola menjadi salah satu aspek yang terlihat dari permainan Hiromu. Ia juga mencoba menentukan momen untuk melakukan penetrasi maupun mengalirkan bola kepada rekan setim.
Kesempatan tersebut menjadi bagian dari proses adaptasinya bersama PSS. Selain harus memahami karakter permainan dan membangun koneksi dengan pemain lain, Hiromu juga menghadapi tantangan berbeda berupa kondisi cuaca di Sleman.
Sebelumnya, ia bermain untuk klub yang bermarkas di wilayah dengan kondisi cuaca lebih dingin. Perbedaan temperatur membuatnya membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri ketika pertama kali tiba di Indonesia.
"Jika dibandingkan dengan Jepang, terutama karena tim saya sebelumnya berada di daerah yang sangat dingin, pada minggu pertama saya cukup kesulitan beradaptasi dengan udaranya yang panas. Tapi untuk saat ini, saya rasa saya sudah terbiasa," tegasnya.
Hiromu merupakan satu dari 10 pemain baru yang didatangkan PSS Sleman untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Kehadirannya menambah pilihan di sektor sayap PSS. Pengalaman bermain di kompetisi Jepang menjadi modal bagi pemain berusia 27 tahun tersebut untuk menjalani tantangan baru di sepak bola Indonesia.
Bagi Hiromu, proses adaptasi tidak hanya berkaitan dengan permainan di lapangan. Ia juga mulai mengenal karakter sepak bola Indonesia melalui atmosfer pertandingan dan dukungan suporter PSS.
Laga melawan Kendal Tornado FC menjadi salah satu langkah awalnya sebelum menghadapi persaingan di kompetisi resmi bersama Super Elang Jawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M6,2 mengguncang Sulawesi Tengah pada Sabtu malam. BNPB mencatat satu orang meninggal dan dua gedung kantor rusak.
Citilink membuka lima rute dari Bandung ke Medan, Bali, Surabaya, Palembang, dan Balikpapan. Simak jadwal dan kisaran tiketnya.
Atlet Sleman pernah tak tercover BPJS saat Porda 2025. Kini iuran dipangkas dari Rp18.000 menjadi Rp8.500 untuk memperluas perlindungan.
RSUD Wonosari menggelar Forum Komunikasi Publik bertajuk Nyawiji Roso Nhupadi Waras Bareng, Selasa (18/8/2026), dengan tujuan untuk perbaikan kualitas pelayanan
Brigade Komando Sakera mengerahkan lebih dari 2.500 personel dalam HUT ke-81 RI di JEC sekaligus memperkuat konsolidasi warga Madura.
Gempa Nias Selatan M6,1 dipicu aktivitas subduksi. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada gempa susulan.