Kemantren Pakualaman Masuk 10 Besar Kinerja Perangkat Pemkot Jogja
Kemantren Pakualaman masuk 10 besar kinerja perangkat daerah Kota Jogja dengan peringkat kesembilan dan terbaik di antara 14 kemantren.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel saat ditemui usai sesi latihan di Mandala Krida, Senin (16/3/2026) sore. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA— PSIM Jogja harus menghadapi kalender kompetisi Super League 2026/2027 yang dinilai tidak merata. Pelatih Jean-Paul Van Gastel menyoroti pertandingan yang menumpuk pada November dan Desember, sementara Januari justru tanpa laga liga.
Menurut Van Gastel, perubahan ritme pertandingan menjadi tantangan tersendiri bagi PSIM. Laskar Mataram tidak hanya menjalani Super League, tetapi juga harus mengikuti League Cup yang fase grupnya digelar di tengah pekan.
Pelatih asal Belanda itu memahami adanya penundaan kompetisi akibat agenda tim nasional. Namun, penundaan tersebut membuat pertandingan harus dipadatkan pada periode berikutnya.
“Gila! (Awal musim) Ada Piala AFF, lalu liga ditunda, hal yang wajar. Januari ada Piala Asia, liga ditunda lagi, dan itu normal,” kata Van Gastel, Rabu (19/8/2026).
November dan Desember Jadi Periode Terpadat
Van Gastel menilai masalah utama bukan terletak pada penundaan kompetisi karena agenda internasional, melainkan dampaknya terhadap kalender pertandingan setelah kompetisi kembali berjalan.
“Dampaknya, jadwal pertandingan menjadi sangat padat di periode tertentu, ditambah lagi adanya League Cup. Kalau melihat jadwal bulan November dan Desember, itu gila,” ujarnya.
Pada November, PSIM dijadwalkan memainkan empat pertandingan Super League. Laskar Mataram juga harus menjalani dua laga fase grup League Cup yang masing-masing berlangsung pada 3–5 November dan 24–26 November.
Beban pertandingan semakin meningkat pada Desember. PSIM memiliki enam pertandingan Super League dan masih harus menjalani matchday ketiga League Cup pada 1–3 Desember.
Kondisi tersebut membuat tim harus memiliki kedalaman skuad yang memadai. Rotasi pemain juga berpotensi menjadi faktor penting agar PSIM mampu menjaga performa ketika pertandingan berlangsung dalam jarak waktu berdekatan.
Januari Justru Tanpa Laga Liga
Ketika November dan Desember dipenuhi pertandingan, kalender PSIM justru lebih longgar pada awal tahun.
Januari tidak memiliki pertandingan liga karena kompetisi dijeda untuk agenda Piala Asia 2027. Sementara itu, pada Maret, PSIM hanya dijadwalkan memainkan dua pertandingan.
“Januari tidak ada main, Maret hanya dua kali main. Ini situasi yang sangat aneh. Saya tidak tahu apakah sebelumnya pernah seperti ini, tapi bagi saya ini cukup gila,” kata Van Gastel.
Perbedaan ritme tersebut membuat tim pelatih harus menyusun program latihan secara berbeda. Persiapan tidak hanya ditujukan untuk menghadapi pertandingan, tetapi juga menjaga kondisi pemain ketika kompetisi memasuki periode jeda panjang.
Chemistry Pemain Jadi Perhatian
Menghadapi jadwal yang berubah-ubah, Van Gastel mengatakan persiapan pramusim menjadi kesempatan untuk mengenali seluruh pemain yang dimilikinya.
Ia tidak hanya fokus membangun pola permainan dan taktik, tetapi juga membentuk chemistry di antara para pemain. Hal itu diperlukan agar setiap pemain memahami perannya ketika dipercaya tampil.
“Saya harus melihat kemampuan mereka semua dan memberi kesempatan agar mereka bisa menunjukkan performa terbaiknya, sehingga saya bisa mengambil keputusan yang adil dalam menentukan 11 pemain utama,” tandasnya.
Persiapan fisik juga menjadi perhatian utama. Padatnya pertandingan dalam periode tertentu berpotensi meningkatkan beban pemain dan risiko kelelahan maupun cedera.
Persaingan Super League Makin Berat
Selain kalender kompetisi, Van Gastel juga memperkirakan persaingan musim 2026/2027 akan berlangsung ketat.
Kehadiran tim-tim promosi dengan dukungan anggaran besar membuat PSIM harus mempersiapkan diri menghadapi lawan dengan kekuatan yang beragam.
“Musim ini akan sangat berat dan kompetitif. Terutama juga karena ada League Cup, sehingga ada banyak pertandingan dalam periode waktu yang singkat. Itu akan sangat menantang,” katanya.
PSIM akan mengawali perjalanan di Super League 2026/2027 dengan menjamu Persita Tangerang pada Sabtu (5/9/2026).
Setelah pertandingan pembuka tersebut, Laskar Mataram harus bersiap menghadapi kalender kompetisi yang semakin padat menjelang akhir tahun. Kemampuan menjaga kebugaran, melakukan rotasi, dan mempertahankan konsistensi permainan akan menjadi tantangan penting bagi skuad Van Gastel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemantren Pakualaman masuk 10 besar kinerja perangkat daerah Kota Jogja dengan peringkat kesembilan dan terbaik di antara 14 kemantren.
Sekda DIY Ni Made Dwipanti menyebut data desil kemiskinan masih bisa disesuaikan melalui verifikasi dengan kondisi riil masyarakat.
Paul Pogba resmi berpisah dengan AS Monaco setelah kontraknya diputus melalui kesepakatan bersama. Pogba hanya tampil enam kali.
Pemkab Bantul menyiapkan kajian investasi di sekitar Kelok 23. Status lahan dan tata ruang akan dipetakan sebelum ditawarkan kepada investor.
OJK mengangkat Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner BMKS untuk memperkuat pengaturan dan pengawasan bursa mineral dan komoditas strategis.
PSS Sleman akan kembali menjalani laga uji coba pekan ini. PSM Makassar disinyalir menjadi calon lawan setelah berlatih di Sleman.