Start 22 Finis 20 di Moto3 Aragon, Veda Ega Pratama: Akhir Pekan Sulit!

Jumali
Jumali Selasa, 01 September 2026 14:17 WIB
Start 22 Finis 20 di Moto3 Aragon, Veda Ega Pratama: Akhir Pekan Sulit!

Veda Ega Pratama /Instagram

Harianjogja.com, JOGJA— Veda Ega Pratama gagal membawa pulang poin dari Moto3 Aragon 2026 meski sempat tampil menjanjikan pada awal balapan. Pembalap asal Gunungkidul itu mampu memangkas tujuh posisi dari titik start, tetapi kemudian kembali terlempar ke papan belakang dan finis di urutan ke-20.

Veda mengawali balapan dari posisi ke-22. Hasil tersebut membuat pembalap Indonesia itu harus bekerja keras sejak lap pertama jika ingin memperbaiki posisinya.

Peluang tersebut sempat terbuka.

Pada tiga lap awal, Veda berhasil naik ke posisi ke-17. Ia kemudian terus memperbaiki posisi hingga menempati urutan ke-15 ketika balapan memasuki lap keenam.

Posisi ke-15 menjadi pencapaian terbaik Veda sepanjang balapan di Sirkuit MotorLand Aragon.

Namun, performanya tidak mampu dipertahankan hingga akhir.

Memasuki fase akhir balapan, posisi Veda perlahan kembali turun. Lima lap sebelum finis, ia bahkan sudah berada di posisi ke-22.

Veda kemudian berusaha mengejar pembalap di depannya pada lap-lap terakhir. Upaya tersebut membuahkan hasil karena ia mampu memperbaiki posisi dan akhirnya melewati garis finis di urutan ke-20. Meski berhasil finis, posisi tersebut belum cukup untuk membawanya masuk zona poin.

Veda Akui Bukan Akhir Pekan yang Ideal

Setelah balapan, Veda memberikan respons melalui akun Instagram pribadinya, @veda_54. “Bukan akhir pekan kami. Tapi kami belajar, tetap berusaha dan kembali lebih kuat,” tulis Veda.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa hasil di Aragon tidak dianggap sebagai akhir dari perjuangannya pada musim 2026. Kegagalan mendapatkan poin justru menjadi bahan evaluasi bagi Veda dan tim sebelum menghadapi seri berikutnya.

Bagi Veda, konsistensi menjadi pekerjaan penting pada sisa musim. Ia sudah menunjukkan kemampuan untuk bersaing di posisi yang lebih baik setelah mampu naik dari P22 ke P15 dalam beberapa lap pertama. Tantangannya adalah mempertahankan performa tersebut hingga bendera finis dikibarkan.

Posisi Veda di Klasemen Turun

Hasil tanpa poin di Aragon turut memengaruhi posisi Veda dalam klasemen sementara Moto3 2026.

Sebelum seri Aragon, Veda berada di posisi keenam dengan koleksi 97 poin. Setelah balapan di MotorLand Aragon, ia turun satu peringkat ke posisi ketujuh.

Valentin Perrone mengambil alih posisi keenam setelah koleksi poinnya mencapai 103. Veda juga harus mewaspadai persaingan dari pembalap di belakangnya. Hakim Danish berada di posisi kedelapan dengan selisih tujuh poin dari Veda.

Situasi tersebut membuat persaingan di papan tengah semakin ketat. Satu hasil buruk saja dapat membuat posisi Veda kembali bergeser, terutama dengan sejumlah seri yang masih tersisa.

Karena itu, tambahan poin pada balapan-balapan berikutnya akan menjadi sangat penting bagi pembalap asal Gunungkidul tersebut.

Quiles Menang di Aragon

Sementara itu, kemenangan Moto3 Aragon 2026 menjadi milik Maximo Quiles. David Almansa finis di posisi kedua, sedangkan Marco Morelli melengkapi podium dengan menempati posisi ketiga. Kemenangan tersebut semakin memperkuat posisi Quiles di puncak klasemen. Ia kini mengoleksi 256 poin, unggul jauh dari Alvaro Carpe yang berada di posisi kedua dengan 159 poin. David Almansa menempati posisi ketiga dengan 154 poin setelah 13 seri.

Perbedaan poin di papan atas memang cukup lebar, tetapi persaingan di posisi tengah justru masih sangat terbuka. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi Veda untuk kembali memperbaiki peringkatnya apabila mampu tampil konsisten pada seri berikutnya.

Hasil Aragon memang membuat Veda kehilangan momentum. Namun, performanya pada awal balapan menunjukkan bahwa pembalap Indonesia tersebut masih memiliki kecepatan untuk bersaing di barisan tengah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online