Leandro Paredes Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Argentina
Leandro Paredes mempertimbangkan masa depannya bersama Timnas Argentina setelah mendapat skorsing 10 pertandingan dari FIFA dan era Lionel Messi berakhir.
Raul Asencio/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Bek Real Madrid Raul Asencio harus menerima sanksi hukum setelah mengemudi di bawah pengaruh alkohol di Gran Canaria, Spanyol. Pemain berusia 23 tahun tersebut dijatuhi denda 14.400 euro atau sekitar Rp295 juta dan dilarang mengemudi selama delapan bulan.
Putusan itu dilaporkan Agencia EFE pada Rabu (2/9/2026). Asencio mengakui pelanggaran tersebut dalam sidang cepat dan menerima hukuman yang diajukan jaksa penuntut.
Kasus tersebut bermula ketika Asencio dihentikan dalam pemeriksaan lalu lintas di wilayah selatan Gran Canaria pada 16 Agustus 2026 sekitar pukul 06.30 waktu setempat.
Saat itu, Asencio sedang mengendarai Porsche Macan GTS di ruas jalan GC-1, San Bartolome de Tirajana. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan kadar alkohol menggunakan alat pengukur napas.
Hasilnya menunjukkan kadar alkohol 0,90 miligram per liter udara yang diembuskan pada pemeriksaan pertama. Pada tes kedua, angkanya masih mencapai 0,88 mg/l. Menurut EFE, angka tersebut lebih dari tiga kali lipat batas legal 0,25 mg/l di Spanyol.
Tiga hari setelah kejadian, Asencio menjalani sidang cepat di San Bartolome de Tirajana. Dalam persidangan yang berlangsung pada 19 Agustus tersebut, pemain Real Madrid itu mengakui perbuatannya, menerima tuntutan hukuman dari jaksa, dan menyatakan penyesalannya.
Pengadilan kemudian menjatuhkan denda sebesar 120 euro per hari selama empat bulan. Dengan perhitungan tersebut, total denda yang harus dibayarkan Asencio mencapai 14.400 euro.
Selain denda, hak Asencio untuk mengemudi juga dicabut selama delapan bulan. Sanksi tersebut menjadi konsekuensi hukum setelah ia terbukti melakukan pelanggaran terkait keselamatan lalu lintas.
Asencio Masih Pemulihan Cedera
Persoalan hukum tersebut terjadi ketika Asencio juga sedang menepi dari aktivitas pertandingan Real Madrid karena cedera.
Klub mengumumkan pada 30 Juli 2026 bahwa Asencio mengalami cedera otot pada otot rectus femoris di kaki kanan. Real Madrid menyatakan kondisinya masih dalam pemantauan selama proses pemulihan.
Pada hari pengumuman cedera tersebut, Asencio menjalani latihan secara terpisah di dalam fasilitas klub. Real Madrid menyebut sejumlah pemain lain juga masih menjalani proses pemulihan.
Sejumlah laporan media Spanyol sebelumnya menyebut Asencio berpeluang kembali memperkuat Real Madrid pada pertengahan September. Namun, jadwal tersebut tetap bergantung pada perkembangan kondisi fisiknya.
Hadapi Perkara Hukum Terpisah
Di tengah hukuman akibat kasus mengemudi, Asencio juga menghadapi perkara hukum lain yang berkaitan dengan video seksual yang diduga disebarkan tanpa persetujuan.
Sidang perkara tersebut dijadwalkan berlangsung di Las Palmas de Gran Canaria pada 3, 4, dan 7 September 2026. Asencio diproses bersama tiga mantan pemain akademi Real Madrid, yakni Ferrán Ruiz, Juan Rodríguez, dan Andrés García.
Perkara itu berawal dari peristiwa pada 15 Juni 2023 di sebuah klub pantai di Amadores, Gran Canaria. Tiga mantan pemain akademi Real Madrid tersebut dituduh merekam dan menyebarkan video hubungan seksual yang melibatkan dua perempuan, salah satunya masih berusia 16 tahun ketika kejadian berlangsung.
Posisi Asencio dalam perkara tersebut berbeda. Ia tidak dituduh ikut merekam video. Berdasarkan dokumen perkara yang diberitakan EFE, Asencio diproses karena diduga menunjukkan video tersebut kepada orang lain setelah menerima video itu melalui telepon selulernya.
Jaksa sebelumnya meminta hukuman dua tahun enam bulan penjara untuk Asencio atas dua dugaan pelanggaran terhadap privasi. Namun, perkembangan perkara tersebut membuka kemungkinan tuntutan terhadap Asencio dicabut apabila dua perempuan yang menjadi korban secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka telah memaafkannya dalam persidangan.
EFE juga melaporkan salah satu perempuan telah mencabut tuntutan terhadap Asencio setelah menerima permintaan maaf dan kompensasi dari sang pemain. Meski demikian, keputusan akhir mengenai perkara tersebut tetap berada dalam proses persidangan.
Dengan demikian, hukuman terkait mengemudi dalam kondisi mabuk merupakan perkara hukum yang sudah diputus, sedangkan perkara video seksual masih berada dalam proses persidangan dan belum dapat disebut sebagai vonis bersalah terhadap Asencio.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Leandro Paredes mempertimbangkan masa depannya bersama Timnas Argentina setelah mendapat skorsing 10 pertandingan dari FIFA dan era Lionel Messi berakhir.
Kisah Yasutomo Ihara, mantan stuntman serial Super Sentai yang dijuluki Spider-Man Thief setelah membobol 43 rumah dan dijatuhi hukuman penjara.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) memperkuat kolaborasi strategis dalam pengembangan konektivitas digital.
Survei Forbes Advisor mengungkap 13 penyebab perceraian. Kurangnya dukungan keluarga berada di posisi pertama dengan 43 persen.
Kawasaki menyegarkan Z650 S, Z900, Z900 70 kW dan Z900 SE untuk model 2027 dengan pilihan warna baru tanpa perubahan teknis utama.
Prasasti Mangulihi dan Arca Nandisawahanamurti di Museum Kailasa Dieng diusulkan naik peringkat menjadi cagar budaya nasional pada 2026.