Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026

Jumali
Jumali Senin, 07 September 2026 21:07 WIB
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026

Foto ilustrasi voli. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA— Timnas Voli Putri Indonesia hanya memiliki dua pertandingan pada fase awal Asian Games 2026. Berada di Grup A bersama tuan rumah Jepang dan Nepal, skuad Merah Putih akan menjalani laga perdana melawan Nepal pada Kamis (17/9/2026), sebelum menghadapi Jepang sehari berselang.

Kedua pertandingan tersebut berlangsung di Park Arena Komaki, Aichi, Jepang. Berdasarkan jadwal pertandingan yang dirilis untuk Asian Games 2026, Indonesia menghadapi Nepal pada 17 September dan Jepang pada 18 September.

Dua pertandingan itu menjadi sangat penting karena Indonesia berada di grup yang hanya dihuni tiga tim. Hasil yang diraih saat menghadapi Nepal dan Jepang akan menentukan posisi Indonesia untuk melangkah ke fase berikutnya.

Jadwal Indonesia di Grup A

Indonesia memulai perjuangannya dengan menghadapi Nepal pada Kamis (17/9/2026). Pertandingan dijadwalkan berlangsung pukul 13.00 waktu Jepang atau 11.00 WIB di Park Arena Komaki.

Sehari kemudian, Jumat (18/9/2026), Indonesia kembali bertanding di arena yang sama. Kali ini lawan yang dihadapi adalah Jepang, dengan pertandingan juga dijadwalkan mulai pukul 13.00 waktu Jepang atau 11.00 WIB.

Berikut jadwal Timnas Voli Putri Indonesia:

  • Kamis, 17 September 2026

  • Indonesia vs Nepal

  • 13.00 waktu Jepang / 11.00 WIB

  • Park Arena Komaki

  • Jumat, 18 September 2026

  • Indonesia vs Jepang

  • 13.00 waktu Jepang / 11.00 WIB

  • Park Arena Komaki

Jadwal tersebut sekaligus meluruskan informasi yang mencantumkan waktu pertandingan Indonesia pada pukul 17.00 WIB. Dengan selisih waktu dua jam antara Jepang dan WIB, pertandingan pukul 13.00 di Jepang berlangsung pada pukul 11.00 WIB.

Indonesia Satu Grup dengan Jepang dan Nepal

Hasil undian menempatkan Indonesia di Pool A bersama Jepang dan Nepal. Jepang berstatus tuan rumah, sedangkan Nepal melengkapi grup yang hanya berisi tiga negara tersebut.

Sementara itu, Pool B dihuni Tiongkok, Kazakhstan, dan Filipina. Pool C terdiri atas Thailand, Chinese Taipei, Kirgistan, dan Mongolia. Pool D dihuni Vietnam, Korea Selatan, Hong Kong, dan Qatar.

Dengan hanya dua pertandingan pada fase awal, setiap hasil menjadi penting bagi posisi akhir Indonesia. Karena itu, laga melawan Nepal menjadi kesempatan bagi skuad Merah Putih untuk mengawali kompetisi dengan hasil positif sebelum menghadapi Jepang.

Namun, satu kemenangan belum tepat disebut otomatis memastikan Indonesia lolos. Posisi akhir grup tetap harus dilihat berdasarkan hasil keseluruhan fase pertama dan regulasi kompetisi.

Fase perempat final dijadwalkan berlangsung pada Minggu (20/9/2026). Pertandingan putri Asian Games 2026 sendiri digelar pada 16-22 September di dua venue, yakni Park Arena Komaki dan Okazaki Chuo Sogo Park Gymnasium.

Jepang Jadi Ujian Terberat

Jepang menjadi tantangan terbesar bagi Indonesia di Grup A. Selain memiliki tradisi kuat dalam bola voli putri Asia, Jepang juga bermain di hadapan pendukung sendiri.

Duel tersebut dijadwalkan menjadi pertandingan kedua Indonesia. Hasil dari laga pembuka melawan Nepal akan memberikan gambaran mengenai posisi Indonesia sebelum menghadapi tuan rumah.

Pelatih Marcos Sugiyama menjadi sosok penting dalam persiapan tim Indonesia. PBVSI menunjuk Marcos sebagai pelatih untuk menangani tim putri menuju Asian Games 2026. Ia dibantu Pedro Bartholomeus Lilipaly sebagai asisten pelatih.

Skuad yang dipersiapkan PBVSI berisi 12 pemain. Komposisinya terdiri atas dua setter, dua opposite, tiga middle blocker, empat outside hitter, dan satu libero.

Maradanti Namira Tegariani Jadi Salah Satu Andalan

Salah satu pemain yang masuk dalam daftar tim adalah Maradanti Namira Tegariani. Pemain asal DI Yogyakarta tersebut berposisi sebagai middle blocker.

PBVSI juga memanggil Chelsa Berliana Nurtomo dan Geofanny Eka Cahyaningtyas untuk mengisi posisi yang sama. Ketiganya dipersiapkan sebagai bagian dari kekuatan Indonesia di area depan net.

Di sektor outside hitter, terdapat Mediol Stiovanny Yoku, Ersandrina Devega Salsabila, Putri Nur Hidayanti Agustin, dan Tina Syifa Sabila Salim. Sementara Indah Guretno Dwi Margiani menjadi satu-satunya libero dalam daftar tersebut.

Kehadiran para pemain tersebut diharapkan membantu Indonesia menghadapi dua pertandingan penting di Grup A.

Modal dari Kejuaraan Asia

Asian Games 2026 menjadi agenda penting setelah Indonesia sebelumnya menjalani persaingan di AVC Women's Continental Championship 2026 di Tianjin, Tiongkok.

Pengalaman menghadapi tim-tim kuat Asia dalam turnamen tersebut dapat menjadi bekal bagi Indonesia menjelang Asian Games. Namun, kondisi kompetisi di Aichi berbeda karena Indonesia hanya memiliki dua pertandingan pada fase grup.

Indonesia harus segera beradaptasi dengan atmosfer pertandingan dan memaksimalkan peluang sejak laga pertama melawan Nepal.

Setelah itu, fokus beralih kepada Jepang. Pertandingan melawan tuan rumah berpotensi menjadi laga yang menentukan posisi Indonesia di Grup A.

Target Indonesia di Asian Games 2026

Target Indonesia bukan sekadar tampil dalam dua pertandingan fase grup. Skuad Merah Putih memiliki kesempatan untuk melangkah ke perempat final apabila mampu mengamankan posisi yang dibutuhkan berdasarkan hasil pertandingan Grup A.

Pertandingan pertama melawan Nepal menjadi momentum penting untuk mengawali perjalanan tersebut. Kemenangan akan memberikan modal positif sebelum Indonesia menghadapi Jepang.

Di sisi lain, Jepang tidak hanya menjadi lawan terakhir Indonesia di fase grup, tetapi juga tim yang bermain di hadapan publik sendiri. Karena itu, konsentrasi dan konsistensi permainan akan menjadi faktor penting.

Asian Games 2026 akan menjadi panggung bagi para pemain Indonesia untuk menguji kemampuan mereka menghadapi persaingan bola voli putri Asia. Dengan dua pertandingan fase awal yang berlangsung beruntun, kesalahan kecil dapat berpengaruh terhadap posisi akhir di grup.

Bagi pencinta voli Indonesia, duel kontra Nepal dan Jepang menjadi dua pertandingan yang layak ditunggu. Laga tersebut akan menentukan langkah berikutnya Timnas Voli Putri Indonesia dalam perburuan tiket menuju perempat final Asian Games 2026.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online