Jelang Lawan Persik, PSS Sleman Siapkan Organisasi Permainan
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mewaspadai kolektivitas dan pertahanan Persik Kediri yang baru kebobolan tiga gol dalam lima laga.
Tiket laga kandang PSS Sleman vs Madura ludes terjual. Nduwarugira menyebut dukungan suporter menjadi motivasi ekstra di Maguwoharjo. /Instagram.
Harianjogja.com, SLEMAN—Stadion Maguwoharjo bakal menjadi panggung pertama PSS Sleman di kandang pada musim 2026/2027 ini dengan dukungan penuh suporter. Tiket laga menghadapi Madura hari ini Sabtu (12/9/2026) yang sudah ludes terjual membuat Christophe Nduwarugira melihat pertandingan tersebut sebagai momentum untuk mendapatkan motivasi ekstra.
Bek PSS Sleman asal Burundi itu menilai status sebagai tuan rumah membawa tanggung jawab tersendiri bagi skuad Super Elang Jawa. Bermain di markas sendiri, menurutnya, harus membuat PSS tampil lebih kuat.
"Ya, saya pikir untuk pertandingan pertama di kandang, ini menjadi motivasi ekstra yang kami [pemain] miliki sekarang," terang Nduwarugira dalam Pre Match Press Conference pada Jumat (11/9/2026).
Nduwarugira bahkan menggambarkan laga kandang sebagai kesempatan bagi PSS untuk menunjukkan bahwa mereka merupakan pihak yang memiliki kendali di rumah sendiri. Stadion Maguwoharjo sebagai markas Super Elja harus menjadi kekuatan tambahan bagi tim.
"Kami bermain di rumah sendiri dan di kandang kami harus kuat, karena di rumah, kitalah bosnya," tegasnya.
Tiket Ludes, Belasan Ribu Suporter Siap Hadir
Semangat Nduwarugira semakin bertambah setelah mengetahui tiket pertandingan kandang pertama PSS Sleman telah terjual habis. Kondisi itu berarti belasan ribu penonton akan memenuhi Stadion Maguwoharjo untuk memberikan dukungan ketika PSS menghadapi Madura.
Bagi Nduwarugira, antusiasme tersebut bukan sekadar gambaran ramainya stadion. Dukungan suporter justru harus diubah menjadi energi tambahan bagi para pemain ketika pertandingan berlangsung.
"Menurut saya motivasi ini makin terasa karena tiket pertandingan sekarang sudah terjual habis (sold out)," tandasnya.
Meski demikian, Nduwarugira menyadari atmosfer menjelang pertandingan kandang pertama bisa dirasakan secara berbeda oleh setiap pemain. Khusus bagi pemain PSS Sleman, besarnya dukungan yang diberikan suporter dinilai menjadi faktor yang dapat membedakan penampilan tim.
"Ini adalah sesuatu yang berbeda bagi setiap pemain, khususnya pemain Sleman. Kami harus menjadikan ini sebagai motivasi karena kami mendapat dukungan yang sangat besar untuk Sleman. Ini akan menjadi pembeda bagi kami," pungkasnya.
Dengan tiket yang telah sold out, PSS Sleman akan menjalani laga kandang perdana musim ini dalam atmosfer yang diharapkan mampu mengangkat mental bertanding skuad Super Elang Jawa. Bagi Nduwarugira, dukungan dari tribun menjadi salah satu modal penting untuk membuat PSS tampil kuat di rumah sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mewaspadai kolektivitas dan pertahanan Persik Kediri yang baru kebobolan tiga gol dalam lima laga.
Kemarau panjang membuat sungai-sungai kecil di Kulonprogo mengering. BBWS Serayu-Opak menyebut sungai besar masih memiliki debit air.
Simak jadwal, prediksi susunan pemain, kondisi tim, dan analisis laga Fleetwood Town vs Arsenal di Piala Liga Inggris 2026.
Pakar UI Muhamad Syauqillah mengingatkan bahaya propaganda konflik global yang dimanfaatkan kelompok ekstremis untuk memicu perpecahan di Indonesia.
Simak syarat dan cara mengakses data STNK melalui aplikasi SIGNAL serta hal yang perlu diketahui soal dokumen kendaraan saat razia.
Dua restoran di Bali, Boy'N'Cow dan Dava Steak & Seafood, masuk daftar 25 restoran terbaik dunia Tripadvisor Travelers’ Choice Awards 2026.