Bagayoko Absen 3-4 Pekan, PSS Sleman Siapkan Pengganti

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Rabu, 21 Oktober 2026 13:27 WIB
Bagayoko Absen 3-4 Pekan, PSS Sleman Siapkan Pengganti

Pesepak bola Persebaya Surabaya, Yuran Fernandes (kanan) berebut bola dengan pemain PSS Sleman, Lucas Gama (kiri), dalam pertandingan BRI Super League 2026â??2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026). Pertandingan berakhir imbang dengan skor 2-2./Antara-Rizal Hanafi/kye

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman dipastikan kehilangan gelandang Mousa Bagayoko selama tiga hingga empat pekan akibat cedera lutut. Kondisi tersebut membuat Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, harus menyiapkan pemain pengganti menjelang laga tandang melawan Persik Kediri pekan ini.

Kepastian absennya pemain asal Mali itu disampaikan Huistra setelah Bagayoko menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan cedera yang dialami sang gelandang tergolong ringan, tetapi tetap membuatnya harus menepi dari lapangan selama beberapa pekan.

"Bagayoko sudah ke rumah sakit, mereka memeriksanya dan dia mengalami cedera ringan. Jadi kami pikir mungkin dia akan absen selama 3-4 pekan," terang Huistra pada Selasa (20/10/2026).

Bagayoko sebelumnya tidak tampil ketika PSS Sleman menghadapi Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada akhir pekan lalu. Dengan perkiraan masa pemulihan tersebut, gelandang itu berpotensi kembali absen saat Super Elja bertandang ke markas Persik Kediri pada pekan ini.

Enam Opsi Pengganti Bagayoko di Lini Tengah PSS
Absennya Bagayoko membuka kesempatan bagi pemain lain untuk mengisi posisi gelandang. Huistra menyebut PSS memiliki sejumlah pilihan dan keputusan mengenai pemain yang akan diturunkan sepenuhnya berada di tangan tim pelatih.

Nama Markus Madjar turut mencuat sebagai salah satu kemungkinan pengganti. Huistra menilai perkembangan Markus cukup baik karena mulai beradaptasi dengan gaya permainan Super League, tetapi ia menegaskan masih ada pemain lain yang bisa mengisi posisi tersebut.

"Markus perkembangannya bagus, dia beradaptasi dengan gaya Super League, tetapi kami juga memiliki pemain lain," ujarnya.

Huistra kemudian menyebut Kim Kurniawan, Arda Alfareza, Dion, Melvyn Lorenzen, Dimas Drajad, dan Muhammad Isfandyar sebagai pemain yang dapat dipertimbangkan untuk mengisi posisi Bagayoko. Kehadiran sejumlah opsi tersebut memberi PSS alternatif untuk menjaga keseimbangan lini tengah saat menghadapi Persik.

"Kami punya Kim, Arda, Dion, Melvyn, Dimas, kami juga punya Dyar, pemain muda yang menjanjikan. Jadi kami punya beberapa pilihan. Sekarang terserah pelatih untuk menentukan pilihan terbaik melawan Kediri," tuturnya.

Dengan demikian, belum ada kepastian siapa yang akan menjadi pilihan utama untuk menggantikan Bagayoko. Huistra masih memiliki sejumlah nama yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan tim saat menghadapi Persik Kediri.

Cedera Berawal dari Benturan Saat Melawan PSM
Cedera lutut yang dialami Bagayoko bukan kali pertama disinggung Huistra. Sebelumnya, pelatih PSS Sleman tersebut mengungkapkan bahwa gelandangnya mengalami cedera setelah menerima benturan saat pertandingan melawan PSM di Stadion Maguwoharjo, Minggu (11/10/2026).

Dalam pertandingan tersebut, Bagayoko terkena tendangan di bagian lutut sehingga harus ditarik keluar. Saat itu, ia mengalami memar cukup besar disertai pembengkakan, meski tingkat keparahan cederanya belum dapat dipastikan.

"Moussa terkena tendangan di bagian lututnya. Itulah sebabnya kami harus menariknya keluar saat melawan PSM. Ada memar yang cukup besar dan pembengkakan, tapi kita lihat saja nanti. Semoga tidak terlalu parah," jelas Huistra.

Setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit, cedera Bagayoko dinyatakan ringan dengan perkiraan masa absen tiga hingga empat pekan. Sementara itu, PSS Sleman memiliki sejumlah alterna

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online