Lintasan Stadion Satria Masih Tanah, Banyumas Siapkan Perbaikan 2027
Banyumas mengusulkan Rp7 miliar untuk memperbaiki lintasan Stadion Satria dengan material tartan demi mendukung pembinaan atlet.
Indonesia gagal ke perempat final Asian Games 2026 setelah kalah 89-100 dari Arab Saudi dan menutup fase grup tanpa kemenangan. /Instagram.
Harianjogja.com, NAGOYA—Tim nasional bola basket putra Indonesia harus mengakhiri perjuangan di Asian Games 2026 setelah kalah 89-100 dari Arab Saudi pada laga Grup A di Aichi International Arena, Nagoya, Jepang, Minggu.
Kekalahan tersebut membuat Indonesia menutup fase grup tanpa kemenangan. Dikutip dari laman Asian Games 2026, skuad Garuda sebelumnya juga tumbang saat menghadapi Jepang dan Korea Selatan.
Indonesia kalah 53-98 dari Jepang pada pertandingan pertama, kemudian takluk 48-102 dari Korea Selatan. Hasil tiga pertandingan itu membuat Indonesia gagal melanjutkan kiprahnya ke putaran perempat final.
Catatan tersebut sekaligus menyamai pencapaian Indonesia pada Asian Games 2022. Saat itu, timnas basket putra Indonesia juga tidak berhasil meraih satu pun kemenangan.
Pertandingan melawan Arab Saudi sebenarnya dibuka dengan cukup menjanjikan bagi Indonesia. Timnas basket putra Indonesia mampu membangun keunggulan 19-9 pada kuarter pertama.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir kuarter. Arab Saudi mampu mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 21-21 ketika fase pertama pertandingan berakhir.
Memasuki kuarter kedua, Arab Saudi mulai menemukan ritme permainan. Indonesia pun kesulitan mempertahankan keunggulan dan harus menutup paruh pertama dengan tertinggal 41-50.
Situasi tidak banyak berubah setelah jeda. Arab Saudi semakin menjauh pada kuarter ketiga hingga Indonesia tertinggal 55-70.
Pada kuarter terakhir, Indonesia masih berupaya mengejar selisih angka tersebut. Namun, upaya itu belum cukup untuk membalikkan keadaan. Dua angka dari Derrick Michael menjadi penutup perolehan poin Indonesia dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 89-100.
Abraham Damar menjadi pemain dengan perolehan poin tertinggi bagi Indonesia. Ia mencatatkan 22 poin, ditambah tiga rebound dan satu assist.
Di kubu Arab Saudi, Muhammad Abdurrahkman tampil dominan dengan menyumbangkan 41 angka. Ia juga mencatat lima rebound dan lima assist.
Selain perbedaan kontribusi pemain, statistik pertandingan memperlihatkan persoalan Indonesia pada aspek penguasaan bola dan akurasi tembakan.
Indonesia tercatat melakukan 14 turnover sepanjang pertandingan, sedangkan Arab Saudi hanya kehilangan bola sebanyak enam kali. Perbedaan tersebut menjadi salah satu pembeda dalam laga Grup A tersebut.
Efektivitas field goals Indonesia juga berada di bawah Arab Saudi. Indonesia hanya membukukan akurasi 39 persen, sementara Arab Saudi mampu mencapai 50 persen.
Kompetisi bola basket putra Asian Games 2026 diikuti 12 tim yang dibagi ke dalam tiga grup. Dua tim terbaik dari masing-masing grup berhak memperoleh tiket langsung menuju perempat final.
Sementara itu, dua tempat lainnya untuk melengkapi komposisi delapan besar diberikan kepada dua tim yang berstatus peringkat ketiga terbaik.
Dengan hasil tiga kekalahan tersebut, Indonesia tidak mendapatkan kemenangan di Grup A. Kekalahan dari Arab Saudi sekaligus memastikan perjalanan timnas basket putra Indonesia di Asian Games 2026 berakhir pada fase grup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Banyumas mengusulkan Rp7 miliar untuk memperbaiki lintasan Stadion Satria dengan material tartan demi mendukung pembinaan atlet.
Sebanyak 130 penumpang Kapal Virgo Transport 8 masih dicari setelah 113 orang dievakuasi dari total 243 penumpang.
Anak 7 tahun ditemukan meninggal di Sungai Winongo Kecil Bantul. Korban sempat shalat zuhur sebelum bermain seorang diri di sekitar sungai.
Presiden Dewan ICAO Toshiyuki Onuma meninjau fasilitas pelatihan dan navigasi udara Indonesia yang berstandar internasional.
Kereta kelinci membawa 46 warga Desa Beji terguling di Gunung Pegat Klaten. Empat penumpang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
AISITS merekam jejak Virgo Transport 8 hingga pukul 22.33 WIB dengan kecepatan 12,9 knot sebelum sinyal kapal berhenti terdeteksi.