Bahaya Terlalu Sering Minum Manis, dari Berat Badan Naik hingga Risiko Diabetes
Terlalu sering minum manis dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, berat badan naik, gigi berlubang, dan masalah kesehatan lainnya. Simak penjelasannya.
Instagram: Perbasi
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Basket Putra Indonesia harus menerima kekalahan telak 48-102 dari Korea Selatan dalam laga penyisihan Pool A Asian Games 2026, Jumat (11/9/2026) malam WIB. Pertandingan tersebut berlangsung di Aichi International Arena, Jepang.
Kekalahan dengan selisih 54 poin itu terjadi setelah Timnas Basket Indonesia kesulitan mempertahankan permainan sepanjang empat kuarter. Korea Selatan terus memperlebar keunggulan hingga akhirnya menutup pertandingan dengan skor 102-48.
Pada kuarter pertama, Timnas Basket Putra Indonesia sebenarnya berusaha memberikan perlawanan sejak awal pertandingan. Namun, Korea Selatan mampu bermain percaya diri dan membuat Skuad Merah-Putih harus mengejar ketertinggalan.
Dalam fase awal pertandingan, Timnas Basket Putra Indonesia sempat tertinggal 7-12. Upaya untuk memperkecil jarak terus dilakukan agar permainan tidak semakin dikuasai oleh Korea Selatan.
Akan tetapi, hingga kuarter pertama berakhir, Indonesia belum mampu membalikkan keadaan. Korea Selatan menutup kuarter pembuka dengan keunggulan 18-10.
Memasuki kuarter kedua, Timnas Basket Putra Indonesia tampil lebih agresif. Skuad Merah-Putih berusaha mengejar selisih poin yang tercipta pada kuarter pertama sekaligus mencari momentum untuk kembali ke dalam pertandingan.
Korea Selatan tetap berupaya menjaga kendali permainan. Dalam satu fase kuarter kedua, Korea Selatan sempat unggul 7-2 atas Timnas Basket Putra Indonesia.
Meski Indonesia mencoba memberikan tekanan, Korea Selatan mampu mempertahankan keunggulannya hingga kuarter kedua selesai. Pada periode ini, Indonesia mencetak 20 poin, sedangkan Korea Selatan mengemas 21 poin.
Dengan hasil tersebut, Korea Selatan tetap unggul setelah dua kuarter. Timnas Basket Putra Indonesia pun memasuki paruh berikutnya pertandingan dalam posisi tertinggal.
Kesulitan Timnas Basket Putra Indonesia semakin terlihat pada kuarter ketiga. Permainan Korea Selatan membuat Skuad Merah-Putih kewalahan sehingga Indonesia kesulitan mempertahankan perolehan poin.
Kondisi tersebut membuat jarak kedua tim melebar. Korea Selatan mampu mencatatkan 31 poin pada kuarter ketiga, sedangkan Timnas Basket Putra Indonesia hanya menghasilkan 11 poin.
Korea Selatan akhirnya memenangi kuarter ketiga dengan skor 31-11. Perbedaan 20 poin pada periode tersebut membuat posisi Indonesia semakin sulit untuk mengejar sebelum memasuki kuarter terakhir.
Memasuki kuarter keempat, Timnas Basket Putra Indonesia belum mampu mengimbangi ritme permainan Korea Selatan. Situasi tersebut kembali dimanfaatkan lawan untuk memperbesar keunggulan.
Korea Selatan mencatatkan 32 poin pada kuarter terakhir. Sebaliknya, Timnas Basket Putra Indonesia hanya mampu menambah tujuh poin.
Kuarter keempat pun kembali menjadi milik Korea Selatan dengan skor 32-7. Hasil itu sekaligus memastikan kemenangan telak Korea Selatan atas Indonesia pada pertandingan penyisihan Pool A Asian Games 2026.
Jika dirinci berdasarkan empat kuarter, Indonesia mencetak 10 poin pada kuarter pertama, 20 poin pada kuarter kedua, 11 poin pada kuarter ketiga, dan tujuh poin pada kuarter keempat. Total perolehan tersebut membawa Indonesia mengakhiri pertandingan dengan 48 poin.
Korea Selatan mencatatkan 18 poin pada kuarter pertama, 21 poin pada kuarter kedua, 31 poin pada kuarter ketiga, dan 32 poin pada kuarter keempat. Akumulasi empat kuarter tersebut menghasilkan 102 poin untuk Korea Selatan.
Dengan demikian, pertandingan di Aichi International Arena berakhir dengan skor 48-102 untuk kemenangan Korea Selatan. Timnas Basket Putra Indonesia harus mengakui keunggulan lawannya setelah kesulitan mempertahankan selisih poin, terutama pada dua kuarter terakhir.
Hasil pertandingan tersebut membuat Korea Selatan mampu mempertahankan dominasi permainan setelah Indonesia sempat memberikan perlawanan pada dua kuarter awal. Sementara itu, Indonesia harus menerima kekalahan dalam laga penyisihan Pool A Asian Games 2026 setelah tertinggal semakin jauh hingga pertandingan berakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Terlalu sering minum manis dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, berat badan naik, gigi berlubang, dan masalah kesehatan lainnya. Simak penjelasannya.
DLH Bantul menyebut limbah PT IBD di Pantai Cangkring belum memenuhi baku mutu dan IPAL perusahaan belum berfungsi optimal
Produksi padi Kulonprogo belum terdampak signifikan akibat kemarau panjang. Petani diminta mempercepat tanam dan menghemat air irigasi.
SMK-SMTI Yogyakarta menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri melalui kolaborasi 12 perusahaan dan sistem pembelajaran ganda untuk mencapai keterserapan
WhatsApp menguji fitur jadwal pesan di Android beta. Pengguna bisa mengatur pengiriman otomatis 10 menit hingga dua minggu ke depan.
Benarkah baterai mobil listrik hanya bertahan 10 tahun? Simak hasil riset, faktor yang memengaruhi daya tahan, cara merawat, dan hal penting soal garansi.