PP Tunas: Telegram hingga Discord Masuk Platform Risiko Tinggi
PP Tunas menetapkan 22 PLF berisiko tinggi, termasuk Telegram dan Discord. Simak daftar platform dan dampaknya bagi akun anak.
Veda Ega Pratama /Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Veda Ega Pratama hanya membutuhkan tambahan 13 poin untuk melewati catatan 109 poin milik Ai Ogura pada musim penuh pertamanya di Moto3. Pembalap Honda Team Asia asal Indonesia itu kini mengoleksi 97 poin dari 13 balapan Moto3 2026.
Perburuan tersebut membuat sisa musim menjadi penting bagi Veda. Pembalap berusia 17 tahun itu saat ini berada di peringkat ketujuh klasemen Moto3 dan memiliki kesempatan mencatatkan perolehan poin yang lebih tinggi daripada Ogura ketika pembalap Jepang tersebut menjalani musim penuh pertamanya di kelas tersebut.
Ogura dan Veda sama-sama memiliki jalur pembinaan pembalap Asia bersama program Honda. Perbedaannya, Ogura lebih dulu mencicipi Moto3 pada 2018 melalui Asia Talent Team, sedangkan Veda menjalani musim penuh Moto3 2026 bersama Honda Team Asia.
Debut Ogura di Moto3 pada 2018 juga belum berlangsung sepanjang musim. Saat itu ia berstatus wildcard dan hanya turun dalam empat balapan dengan menghasilkan satu poin.
Musim berikutnya menjadi titik pembanding yang lebih relevan. Honda menempatkan Ogura di Honda Team Asia untuk Moto3 2019. Dalam musim penuh tersebut, Ogura mengakhiri kejuaraan di posisi ke-10 dengan 109 poin.
Catatan Ogura pada 2019 mencakup satu podium dan satu lap tercepat dari 18 balapan. Hasil terbaiknya datang ketika ia finis kedua pada Moto3 Argentina 2019. Data klasemen Moto3 2019 juga mencatat Ogura mengoleksi 109 poin di posisi ke-10.
Bagi Veda, angka 109 kini menjadi sasaran yang terukur. Dengan 97 poin di tangan, ia perlu mengumpulkan 12 poin untuk menyamai capaian Ogura dan 13 poin untuk melewatinya.
Dua Balapan Tanpa Poin Jadi Tantangan
Jalan menuju angka tersebut tidak sepenuhnya mudah. Veda baru saja melewati periode sulit setelah gagal mendapatkan poin dalam dua balapan secara beruntun. Situasi itu membuat momentum kebangkitan menjadi penting ketika persaingan Moto3 memasuki seri-seri berikutnya.
Veda tidak harus langsung mengejar hasil spektakuler untuk mendekati rekor tersebut. Setiap tambahan poin akan memperkecil jarak dengan catatan Ogura, sehingga hasil balapan secara konsisten menjadi bagian penting dari perburuan 109 poin.
Kesempatan berikutnya hadir pada Moto3 Austria 2026 di Red Bull Ring. Seri Austria dijadwalkan berlangsung pada 18–20 September 2026 dalam kalender resmi MotoGP.
Red Bull Ring menjadi salah satu lintasan yang akan memberikan kesempatan berikutnya bagi Veda untuk kembali masuk ke perolehan poin. Hasil di Austria sekaligus dapat menentukan seberapa cepat jarak 12–13 poin tersebut bisa ditutup.
Mandalika Menjadi Seri yang Dinanti
Setelah melewati sejumlah balapan Eropa, perhatian penggemar Indonesia nantinya akan mengarah ke Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Seri Mandalika dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 dan juga menghadirkan balapan Moto3.
Bagi Veda, balapan di Mandalika memiliki arti khusus karena berlangsung di Indonesia. Kehadiran pendukung tuan rumah akan membuat penampilannya di salah satu seri yang paling dekat dengan publik Tanah Air menjadi sorotan.
Namun, sebelum sampai ke Mandalika, Veda masih harus melewati rangkaian balapan yang tersedia dalam kalender musim 2026. Karena itu, tambahan poin dari setiap seri menjadi kesempatan untuk memperkecil jarak dengan catatan 109 poin Ogura.
Jika mampu melewati angka tersebut, Veda akan menempatkan namanya di atas capaian Ogura dalam daftar perolehan poin rookie Honda Team Asia pada musim penuh pertamanya di Moto3. Capaian itu akan menjadi bagian penting dari musim debut penuh pembalap asal Indonesia tersebut di kejuaraan dunia.
Perburuan Veda tidak berhenti pada target 109 poin. Dengan posisinya yang masih berada di peringkat ketujuh klasemen Moto3 2026, setiap poin yang dikumpulkan pada seri tersisa juga akan berpengaruh terhadap posisi akhirnya pada klasemen musim ini.
Sisa kalender Moto3 2026 pun masih menyediakan ruang bagi Veda untuk menambah koleksi poin, termasuk seri Austria dan Indonesia yang sudah berada di depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PP Tunas menetapkan 22 PLF berisiko tinggi, termasuk Telegram dan Discord. Simak daftar platform dan dampaknya bagi akun anak.
Kia PV7 resmi debut di IAA Transportation 2026. Van listrik ini punya kargo hingga 8 m³, muatan 1.200 kg dan pengisian 800 volt.
VAR gol Haaland di derby Manchester bermasalah. Pro Ref memarkir Matt Donohue dan Blake Antrobus setelah kesalahan pemeriksaan.
Jay Idzes cedera saat Sassuolo vs Juventus. Kondisinya belum pasti jelang Timnas Indonesia tampil di FIFA ASEAN Cup 2026.
Purbaya Yudhi Sadewa bikin netizen penasaran lewat caption “Udah siap belum?” setelah tak lagi menjabat Menteri Keuangan.
Harga emas Pegadaian hari ini 15 September 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual serta buyback.