Indonesia vs Singapura, Herdman Ingatkan Garuda Tak Boleh Meremehkan Lawan

Jumali
Jumali Kamis, 24 September 2026 19:37 WIB
Indonesia vs Singapura, Herdman Ingatkan Garuda Tak Boleh Meremehkan Lawan

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan arahan kepada anak didiknya saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). Indonesia kalah dengan skor 0-3. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.\r\n

Harianjogja.com, JOGJA— Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai permainan kolektif Singapura menjelang pertemuan kedua tim di FIFA ASEAN Cup 2026. Menurut dia, lawan memiliki disiplin taktik dan pertahanan yang bisa menyulitkan skuad Garuda.

Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga pertama Grup A Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB.

Herdman mengatakan sudah mengenal karakter permainan Singapura. Karena itu, Indonesia harus mempersiapkan diri dan berusaha menampilkan performa terbaik untuk meraih hasil maksimal.

“Singapura memiliki daya juang. Mereka sangat disiplin secara taktik,” kata Herdman dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Indonesia Pernah Ditahan Singapura

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Singapura, Agustus lalu. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia bermain imbang 1-1. Hasil itu membuat skuad Garuda gagal melaju ke semifinal, sedangkan Singapura berhasil melewati fase grup.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bekal bagi Herdman untuk mengenali kekuatan lawan. Meski demikian, ia menilai Indonesia tetap perlu menunjukkan kualitas permainan secara menyeluruh.

Pertahanan Singapura Jadi Perhatian

Herdman juga menyoroti kekuatan Singapura dalam bertahan. Menurut pelatih asal Inggris tersebut, Indonesia harus sabar dan memiliki daya juang tinggi untuk mencari celah di pertahanan lawan.

“Kami mungkin memiliki keunggulan secara kualitatif dalam hal nilai tim, tetapi nilai tim hanya sebaik pengalaman, kualitas, dan kemampuan untuk menyatukannya,” ujar Herdman.

Ia mengingatkan bahwa kekuatan individu saja tidak cukup untuk menjamin hasil pertandingan. Kekompakan dan kemampuan menggabungkan kualitas para pemain menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

“Mereka bisa menyulitkan Anda. Mereka bisa sangat sulit untuk dibongkar, dan itulah yang kami pelajari saat menghadapi Singapura,” tandasnya.

Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Setelah menghadapi Singapura, Indonesia dijadwalkan melawan Malaysia pada 28 September dan Bangladesh pada 1 Oktober 2026.

Karena menjadi laga pembuka, pertandingan melawan Singapura akan menjadi awal perjalanan Indonesia dalam turnamen yang berlangsung 25 September hingga 5 Oktober 2026.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online