AI Makin Canggih, Begini Cara Kerjanya di Smartphone dan Laptop
AI kini bekerja di balik berbagai fitur smartphone dan laptop, mulai dari pencarian, terjemahan, edit foto, penulisan hingga memahami konteks layar.
Pebalap Motogp Marc Marquez (kiri). /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA— Marc Márquez tak menutup kemungkinan Pedro Acosta mampu mengalahkannya ketika keduanya menjadi rekan setim di Ducati Lenovo Team mulai MotoGP 2027.
Márquez bahkan secara langsung menyebut Acosta sebagai pembalap yang berpotensi mengalahkannya. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Acosta meraih kemenangan perdana di kelas MotoGP pada Grand Prix Austria 2026.
Ketika ditanya apakah dirinya akan kembali mengalahkan rekan setim seperti yang pernah dilakukan sepanjang kariernya, Márquez memberikan jawaban berbeda.
“Tidak. Menurut saya, dialah pembalap yang bisa mengalahkan saya,” kata Márquez seperti dikutip dari MotoGP.
Acosta memang tengah memasuki fase penting dalam kariernya. Pembalap Spanyol kelahiran 25 Mei 2004 itu akhirnya meraih kemenangan pertamanya di kelas premier pada GP Austria di Red Bull Ring, Minggu (20/9/2026).
Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Acosta setelah 56 kali start di MotoGP. Ia mengalahkan Jorge Martin untuk merebut posisi pertama sekaligus memberikan kemenangan MotoGP kepada KTM di kandang sendiri.
Mulai musim 2027, Acosta akan meninggalkan KTM dan bergabung dengan Ducati Lenovo Team. Ducati telah mengonfirmasi kontrak pembalap bernomor 37 tersebut untuk musim 2027 dan 2028.
Acosta akan mengendarai Desmosedici GP tim pabrikan dan berada satu garasi dengan Márquez. Kepindahan itu sekaligus membuat Francesco Bagnaia keluar dari tim pabrikan Ducati untuk musim 2027.
Márquez tidak menganggap kehadiran Acosta sebagai sesuatu yang mengejutkan. Menurutnya, pembalap berusia 22 tahun tersebut memang memiliki potensi besar dan dapat berkembang lebih jauh ketika mengendarai Ducati.
“Pedro akan menjadi salah satu nama besar tahun depan dan di masa depan. Dia bisa belajar banyak tentang cara mengendarai Ducati,” ujar Márquez.
Márquez juga menyadari bahwa Acosta akan memiliki pendekatan dan gaya balapnya sendiri ketika beradaptasi dengan Desmosedici.
“Dia akan punya gayanya sendiri, tetapi saya tidak akan mengubah gaya saya,” tegasnya.
Kehadiran Acosta membuat Ducati memiliki kombinasi usia yang cukup kontras. Márquez akan berusia 34 tahun pada 2027, sedangkan Acosta akan berusia 22 tahun.
Bagi Márquez, faktor usia bukan alasan untuk mengubah pendekatannya ketika menghadapi rekan setim baru.
“Tahun depan saya akan berusia 34 tahun, saya adalah Marc, saya akan berusaha 100 persen, dan kita lihat saja nanti,” kata Márquez.
Acosta sendiri datang ke Ducati dengan rekam jejak yang cukup kuat. Sebelum meraih kemenangan pertamanya di MotoGP, ia telah memenangkan gelar dunia Moto3 pada 2021 dan Moto2 pada 2023. Ia kemudian meraih penghargaan Rookie of the Year MotoGP 2024 dan finis keempat klasemen akhir 2025.
Kemenangan di Austria menjadi pencapaian penting lainnya sebelum Acosta meninggalkan KTM pada akhir musim 2026. Kini, tantangan berikutnya adalah melihat bagaimana persaingannya dengan Márquez ketika keduanya mengendarai motor yang sama di Ducati mulai musim 2027.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AI kini bekerja di balik berbagai fitur smartphone dan laptop, mulai dari pencarian, terjemahan, edit foto, penulisan hingga memahami konteks layar.
Berikut proyeksi ranking FIFA Indonesia jika menang, imbang, atau kalah dari Singapura pada FIFA ASEAN Cup 2026
Mercedes-Benz memperingatkan dua pabrik di Jerman bisa ditutup jika biaya produksi tak ditekan. Perusahaan belum menyebut lokasi yang terancam.
Agnez Mo ketahuan rehearsal di SUGBK dan disebut membawakan Indonesia Pusaka. Benarkah ia akan tampil di pembukaan FIFA ASEAN Cup 2026?
QJMotor X-Adventure 900 dikabarkan membawa mesin 904 cc bertenaga sekitar 95 HP. DCT, Brembo, Marzocchi, dan debut EICMA masih belum resmi
Pesan WhatsApp yang terhapus mungkin masih terlihat lewat Riwayat Notifikasi Android. Simak cara mengaktifkan fitur di Google Pixel dan Samsung.