Tiga Kali Kalah, PSS Sleman Genjot Latihan di Jeda Internasional

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Jum'at, 25 September 2026 21:17 WIB
Tiga Kali Kalah, PSS Sleman Genjot Latihan di Jeda Internasional

Pemain PSS Sleman berlatih di Lapangan Pakembinangun pada Jumat (25/9/2026)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman tidak mengambil waktu libur panjang di tengah jeda internasional. Setelah mengawali kompetisi dengan tiga kekalahan beruntun, Super Elja langsung menggelar latihan untuk membenahi performa tim.

Skuad PSS Sleman bahkan memilih kembali berlatih lebih awal ketika sejumlah tim lain masih menikmati masa libur. Pelatih Kepala PSS Sleman Pieter Huistra menilai jeda selama tiga pekan menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan berbagai aspek permainan.

Latihan digelar di Lapangan Pakembinangun pada Jumat (25/9/2026). Hampir seluruh pemain PSS mengikuti sesi tersebut, sementara Christophe Nduwarugira tidak terlihat karena tengah bergabung dengan Timnas Burundi.

Huistra Sebut Mental Pemain Tak Terpengaruh

Pieter Huistra memimpin langsung sesi latihan. Para pemain terlihat mengikuti berbagai instruksi yang diberikan pelatih asal Belanda tersebut selama latihan berlangsung.

Seusai memimpin latihan, Huistra mengatakan tiga kekalahan yang dialami PSS pada awal kompetisi tidak memengaruhi mentalitas para pemain.

Menurut dia, PSS justru memilih kembali berlatih lebih cepat. Saat sebagian besar tim mendapatkan waktu libur selama satu pekan, PSS hanya mengambil waktu istirahat selama dua hari.

"Tampaknya itu tidak memengaruhi mereka. Kami sudah mulai berlatih lebih awal. Sebagian besar tim libur satu minggu, tetapi kami hanya memilih libur dua hari. Jadi kemarin dan hari ini, Rabu, kami sudah mulai berlatih lagi," kata Huistra.

Tiga Pekan untuk Tingkatkan Kebugaran

Huistra melihat jeda kompetisi selama tiga pekan sebagai periode penting bagi PSS untuk melakukan pembenahan. Kebugaran pemain sekaligus adaptasi terhadap gaya bermain menjadi fokus utama latihan.

"Bagi kami, ini adalah tiga pekan penting untuk meningkatkan kebugaran, serta memastikan para pemain yang hanya memiliki masa pramusim singkat bisa terbiasa dengan gaya bermain yang kami inginkan," tegasnya.

Menurut Huistra, waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesiapan pemain sekaligus memperkuat pemahaman terhadap permainan yang ingin diterapkan PSS.

Huistra Masih Percaya dengan Kualitas Skuad

Meski hasil awal kompetisi belum sesuai harapan, Huistra mengaku masih memiliki kepercayaan diri terhadap skuad PSS Sleman.

"Ada banyak rasa percaya diri. Kami tahu kami memiliki kualitas di dalam tim," ujarnya.

Huistra juga menilai PSS sudah menghadapi lawan-lawan kuat pada tiga pertandingan awal kompetisi. Dua di antaranya bahkan berlangsung di kandang lawan.

Ia menilai penampilan PSS dalam tiga pertandingan tersebut tidak sepenuhnya buruk. Karena itu, Huistra masih yakin timnya dapat berkembang seiring kompetisi berjalan.

"Kami juga tahu bahwa kami sudah menghadapi tiga tim kuat, dua di antaranya adalah laga tandang. Permainan kami tidak seburuk itu," tuturnya.

"Jadi, kami masih sangat percaya diri bahwa kami akan berkembang seiring berjalannya liga dan musim ini, serta tampil baik dengan tim ini," tegasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online