Prediksi Italia vs Belgia: Debut Roberto Mancini dan Mark van Bommel

Jumali
Jumali Jum'at, 25 September 2026 15:37 WIB
Prediksi Italia vs Belgia: Debut Roberto Mancini dan Mark van Bommel

Roberto Mancini. - Harian Jogja/Twitter.com

Harianjogja.com, JOGJA— Timnas Italia dan Belgia akan membuka perjalanan mereka di UEFA Nations League 2026/2027 dengan pelatih baru. Kedua tim bertemu pada matchday pertama Liga A Grup 1 di Stadio Olimpico, Roma.

Pertandingan Italia vs Belgia dijadwalkan berlangsung Jumat (25/9/2026) pukul 20.45 waktu setempat. Jika dikonversikan ke waktu Indonesia, laga tersebut dimainkan pada Sabtu (26/9) pukul 01.45 WIB.

Italia dan Belgia berada di Grup A1 bersama Prancis dan Turki. Keempat tim akan memainkan enam pertandingan pada fase liga hingga November 2026.

Roberto Mancini Kembali Tangani Italia

Laga melawan Belgia menjadi pertandingan pertama Roberto Mancini dalam periode keduanya sebagai pelatih Italia.

Mancini sebelumnya membawa Gli Azzurri menjuarai Euro 2020. Kini, ia kembali ke tim nasional setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Pelatih berusia 61 tahun itu langsung membawa pendekatan regenerasi dengan memanggil 34 pemain untuk rangkaian pertandingan Nations League. Sembilan pemain mendapatkan panggilan pertama ke tim senior Italia.

Mancini mengatakan fokusnya bukan sekadar mengandalkan pengalaman masa lalu, tetapi membangun tim yang dapat kembali bersaing di level tertinggi.

Laga di Roma pun menjadi ujian pertama proyek baru tersebut. UEFA mencatat pertandingan melawan Belgia sebagai laga pembuka periode kedua Mancini bersama Italia.

Belgia Juga Memulai Era Mark van Bommel

Belgia juga datang dengan pelatih baru. Mark van Bommel ditunjuk untuk menggantikan Rudi Garcia dan akan menjalani pertandingan pertamanya sebagai pelatih tim nasional.

Van Bommel sebelumnya menangani sejumlah klub Eropa, termasuk PSV Eindhoven, Wolfsburg, dan Royal Antwerp. Penunjukan sebagai pelatih Belgia menjadi pengalaman pertamanya sebagai pelatih kepala di level tim nasional.

Ia akan berusaha menggabungkan pemain berpengalaman seperti Kevin De Bruyne dengan generasi baru Belgia.

De Bruyne sendiri masih menjadi bagian dari tim nasional. Pemain berusia 35 tahun tersebut menyatakan masih ingin membela Belgia selama dirinya tetap termotivasi dan berada dalam kondisi fisik yang baik.

Dengan demikian, duel di Roma bukan hanya pertandingan pembuka Nations League, tetapi juga menjadi kesempatan pertama bagi Mancini dan Van Bommel menguji proyek baru mereka dalam laga kompetitif.

Kabar Terbaru Skuad Italia

Italia harus melakukan sejumlah perubahan dari daftar pemain awal menjelang pertandingan.

Federico Dimarco dipastikan tidak dapat tampil setelah tidak pulih dari masalah fisik yang dialaminya bersama Inter Milan. Mancini kemudian memanggil Matteo Ruggeri dari Aston Villa sebagai pengganti.

Bryan Cristante juga dicoret dari skuad karena masalah fisik. Posisinya digantikan Samuele Ricci dari Como.

Sementara itu, Gianluigi Donnarumma tetap menjadi salah satu figur utama Italia. Francesco Pio Esposito juga masuk dalam skuad setelah tampil mengesankan bersama Inter Milan.

Pio Esposito merupakan salah satu bagian dari regenerasi yang sedang dibangun Mancini. Ia bahkan berpeluang mencatat debut bersama sang kakak, Sebastiano Esposito, yang juga dipanggil ke tim nasional.

Prediksi Susunan Pemain Italia vs Belgia

Mengingat susunan pemain resmi baru diumumkan menjelang pertandingan, komposisi berikut merupakan prediksi, bukan daftar resmi.

Prediksi Italia:

Donnarumma; Kayode, Mancini, Scalvini, Calafiori; Barella, Tonali, Frattesi; Samuele Inacio, Pio Esposito, Raspadori.

Untuk lini pertahanan, absennya Dimarco membuat Ruggeri menjadi salah satu opsi yang tersedia. Mancini juga memiliki beberapa pemain muda lain untuk membangun formasi baru.

Prediksi Belgia:

Lammens; Castagne, De Winter, Theate, De Cuyper; Tielemans, Lavia; Lukebakio, De Bruyne, Godts; Lukaku.

Belgia masih memiliki kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda. De Bruyne dan Romelu Lukaku menjadi dua nama yang dapat menjadi tumpuan, sementara pemain muda seperti Mika Godts masuk dalam proyek regenerasi Van Bommel.

Head to Head Italia vs Belgia

Italia memiliki memori positif saat menghadapi Belgia dalam beberapa turnamen terakhir. Mancini juga pernah membawa Italia mengalahkan Belgia pada perempat final Euro 2020.

UEFA mencatat pertemuan Italia dan Belgia di Roma sebagai salah satu pertandingan utama pada matchday pertama Nations League 2026/2027.

Namun, kondisi kedua tim kini berbeda. Italia sedang membangun kembali skuad setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026, sedangkan Belgia memasuki era baru bersama Van Bommel.

Karena itu, catatan pertemuan sebelumnya tidak serta-merta menggambarkan kekuatan kedua tim saat ini.

Pertandingan ini berpotensi berjalan hati-hati pada awal laga. Mancini masih mencari komposisi terbaik Italia, sementara Van Bommel juga baru memulai pekerjaannya bersama Belgia.

Italia mendapat keuntungan karena bermain di kandang dan memiliki pengalaman Mancini dalam menangani pertandingan besar. Di sisi lain, Belgia memiliki pemain senior dengan pengalaman internasional tinggi yang dapat menjadi pembeda.

Prediksi skor: Italia 1-1 Belgia.

Hasil imbang menjadi salah satu kemungkinan yang dapat terjadi karena kedua tim masih berada pada tahap awal proyek bersama pelatih masing-masing. Namun, pertandingan di Stadio Olimpico juga akan menjadi kesempatan bagi Mancini dan Van Bommel untuk langsung menunjukkan identitas permainan yang ingin mereka bangun.

Laga Italia vs Belgia menjadi salah satu pertandingan pembuka yang menarik di Nations League 2026/2027, sebelum kedua tim melanjutkan rangkaian pertandingan menghadapi Turki dan Prancis.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online