Jelang Indonesia vs Malaysia, John Herdman Ungkap Tekanan yang Dirasakan Setiap Hari

Jumali
Jumali Sabtu, 26 September 2026 15:47 WIB
Jelang Indonesia vs Malaysia, John Herdman Ungkap Tekanan yang Dirasakan Setiap Hari

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan arahan kepada anak didiknya saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). Indonesia kalah dengan skor 0-3. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.\r\n

Harianjogja.com, JOGJA— John Herdman sudah merasakan langsung besarnya rivalitas Indonesia dan Malaysia meski baru akan memimpin Timnas Indonesia menghadapi Harimau Malaya pada FIFA ASEAN Cup 2026.

Herdman dan skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A Divisi 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026).

Pertandingan tersebut menjadi duel antara dua tim yang sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan. Indonesia mengalahkan Singapura 2-0, sedangkan Malaysia menundukkan Bangladesh dengan skor 3-0.

Malaysia untuk sementara berada di posisi teratas Grup A, sedangkan Indonesia menempati peringkat kedua karena sama-sama mengoleksi tiga poin setelah pertandingan pertama.

Herdman Terus Diingatkan soal Malaysia

Besarnya perhatian publik terhadap pertandingan tersebut rupanya sudah dirasakan Herdman dalam kesehariannya.

Pelatih asal Inggris itu mengungkapkan orang-orang di tempatnya menginap terus mengingatkan dirinya mengenai pentingnya mengalahkan Malaysia.

"Setiap hari saat sarapan, orang yang sama mengatakan kepada saya, 'Malaysia, Malaysia, kamu harus menang'," kata Herdman dalam konferensi pers setelah Indonesia mengalahkan Singapura, dikutip ANTARA.

Herdman mengaku memahami mengapa pertandingan tersebut memiliki arti khusus bagi masyarakat Indonesia. Pengalaman masa lalunya membuatnya tidak asing dengan pertandingan yang dibumbui rivalitas antardaerah maupun antarnegara.

Pengalaman Derby Newcastle Jadi Gambaran

Herdman berasal dari Newcastle, Inggris. Ia kemudian menggunakan rivalitas Newcastle United dengan Sunderland sebagai gambaran mengenai atmosfer yang mungkin muncul dalam duel Indonesia melawan Malaysia.

"Sebagai orang yang berasal dari Newcastle, kami memiliki derby besar dengan Sunderland. Saya memahami dari banyak orang di hotel tempat saya tinggal betapa pentingnya pertandingan ini," ujar Herdman.

Ia juga pernah merasakan pertandingan dengan tensi tinggi ketika menangani Timnas Kanada.

Menurut Herdman, pertandingan Kanada melawan Amerika Serikat memiliki arti yang mirip karena kedua negara memiliki rivalitas kuat di kawasan Amerika Utara.

"Jadi saya memahami bahwa ini adalah pertandingan besar. Ketika saya masih di Kanada, kami biasa menghadapi Amerika Serikat dan itu merupakan pertandingan besar," katanya.

Herdman Tetap Minta Indonesia Hormati Malaysia

Meski memahami besarnya rivalitas kedua negara, Herdman tidak ingin para pemain Indonesia terbawa suasana hingga mengabaikan kualitas lawan.

Ia menegaskan Malaysia tetap harus dihormati dan kemenangan tidak akan datang dengan mudah. Karena itu, Herdman meminta anak asuhnya memberikan kemampuan terbaik sepanjang pertandingan.

"Apa yang kami berikan di lapangan, para suporter akan mengikutinya bersama kami," ujar Herdman.

"Jika kami ingin memenangkan derby dengan dukungan para suporter di belakang kami, kami harus memberikan segalanya, seperti biasa," lanjutnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Herdman setelah Indonesia mengawali turnamen dengan kemenangan atas Singapura. Dalam pertandingan tersebut, Ragnar Oratmangoen membuka keunggulan Indonesia sebelum Ole Romeny menggandakan skor melalui penalti.

Indonesia dan Malaysia Sama-sama Punya Modal Tiga Poin

Duel di SUGBK nanti menjadi semakin menarik karena kedua tim datang dengan hasil positif.

Malaysia lebih dahulu mengamankan kemenangan setelah mengalahkan Bangladesh 3-0. Beberapa jam kemudian, Indonesia mencatat kemenangan 2-0 atas Singapura.

Pertandingan tersebut juga menjadi pertemuan resmi pertama Indonesia dan Malaysia dalam beberapa tahun terakhir. Keduanya terakhir bertemu pada Piala AFF 2020 yang digelar terpusat di Singapura pada 19 Desember 2021.

Saat itu, Indonesia yang masih ditangani Shin Tae-yong menang 4-1 atas Malaysia.

Kini, kedua tim kembali bertemu dalam kompetisi berbeda. Indonesia akan berusaha mempertahankan momentum kemenangan di laga pembuka, sementara Malaysia datang dengan modal kemenangan tiga gol tanpa balas.

Duel Indonesia vs Malaysia dijadwalkan berlangsung di SUGBK pada Senin (28/9). Pertandingan ini menjadi laga kedua bagi kedua tim di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online