AFC Nations League Disiapkan, Timnas Indonesia Masuk Divisi Mana?

Jumali
Jumali Sabtu, 26 September 2026 20:17 WIB
AFC Nations League Disiapkan, Timnas Indonesia Masuk Divisi Mana?

Pesepak bola Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen (tengah) berselebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Timnas Singapura dalam pertandingan penyisihan Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2026). /Antara-Rivan Awal Lingga

Harianjogja.com, JOGJA— Rencana AFC Nations League membuat posisi Timnas Indonesia dalam kompetisi baru antartim nasional Asia ikut menjadi perhatian. AFC memang telah menyatakan rencana memperkenalkan turnamen tersebut, tetapi sampai saat ini belum menetapkan secara resmi format, jumlah divisi, pembagian peserta, maupun mekanisme promosi dan degradasi.

Kompetisi baru itu disiapkan AFC sebagai bagian dari upaya membangun agenda pertandingan internasional yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Rencana tersebut semakin menarik perhatian setelah muncul pembahasan mengenai perubahan kalender Piala Asia yang berpotensi membuat turnamen tersebut digelar pada tahun genap mulai 2032.

Jika perubahan kalender itu berjalan sesuai rencana, Piala Asia akan memiliki jarak sekitar dua tahun dengan Piala Dunia. AFC Nations League kemudian dapat mengisi bagian lain dalam kalender pertandingan tim nasional Asia di antara agenda besar tersebut.

AFC sendiri telah mengumumkan rencana memperkenalkan Nations League pada Desember 2025. Dalam pengumumannya, AFC menyebut kompetisi itu diarahkan untuk meningkatkan kesempatan bertanding bagi negara-negara anggotanya sekaligus menciptakan kerangka pertandingan internasional yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Format AFC Nations League Belum Diputuskan

Gambaran awal AFC Nations League mengarah pada sistem yang menyerupai Nations League di Eropa. Tim nasional Asia berpotensi dikelompokkan berdasarkan kekuatan atau peringkat sehingga negara dengan level yang relatif berdekatan dapat lebih sering menjalani pertandingan kompetitif.

Meski demikian, AFC belum menetapkan jumlah divisi maupun jumlah tim yang akan berada di setiap tingkatan. Sistem promosi dan degradasi serta mekanisme penentuan peserta juga belum menjadi format resmi.

AFC saat ini memiliki 47 anggota. Karena itu, salah satu simulasi yang beredar membagi peserta ke dalam tiga divisi, masing-masing berisi 16, 16, dan 15 negara. Skema tersebut merupakan perhitungan berdasarkan jumlah anggota AFC, bukan pembagian resmi yang telah ditetapkan AFC. Proyeksi serupa pernah dibahas dalam pemberitaan mengenai rencana kompetisi ini pada Desember 2025.

Kondisi tersebut membuat posisi setiap negara, termasuk Indonesia, belum dapat dipastikan. Penentuan level nantinya akan bergantung pada metode yang dipilih AFC dan peringkat yang digunakan ketika komposisi peserta ditetapkan.

Posisi Timnas Indonesia Masih Berupa Proyeksi

Timnas Indonesia menjadi salah satu negara yang posisinya menarik untuk dihitung apabila pembagian peserta nantinya menggunakan ranking FIFA. Namun, proyeksi tersebut belum dapat dianggap sebagai penetapan resmi.

Berdasarkan ranking FIFA resmi yang terakhir tersedia pada 20 Juli 2026, Indonesia menempati peringkat ke-118 dunia. FIFA mencatat pembaruan berikutnya dijadwalkan pada 7 Oktober 2026.

Dengan posisi tersebut, Indonesia belum dapat langsung ditempatkan ke divisi tertentu dalam AFC Nations League. Pasalnya, AFC belum mengumumkan apakah ranking FIFA akan menjadi dasar pembagian peserta atau akan menggunakan metode lain.

Artinya, posisi Indonesia baru dapat dihitung secara lebih pasti setelah AFC mengumumkan kriteria akses dan format kompetisi. Jika ranking FIFA benar-benar digunakan sebagai dasar utama, posisi Indonesia akan mengikuti peringkat yang berlaku pada saat pembagian peserta dilakukan.

Hal tersebut juga membuat berbagai daftar divisi yang beredar saat ini perlu dipahami sebagai simulasi. Daftar tersebut bukan pengumuman peserta resmi AFC Nations League.

Jepang hingga Palestina Masuk Proyeksi Level Atas

Dalam simulasi yang menggunakan kekuatan dan peringkat negara-negara Asia, sejumlah tim yang selama ini berada di papan atas berpotensi mengisi level tertinggi.

Nama Jepang, Iran, Korea Selatan, Australia, Arab Saudi, Qatar, Uzbekistan, Irak, Uni Emirat Arab, Yordania, Oman, Tiongkok, Bahrain, Thailand, dan Palestina termasuk dalam daftar kandidat yang muncul dalam perhitungan tersebut.

Namun, daftar itu belum dapat disebut sebagai komposisi resmi divisi teratas AFC Nations League. Selain belum ada format final, dasar penentuan peserta juga belum diumumkan secara definitif oleh AFC.

Karena itu, posisi Indonesia terhadap negara-negara tersebut juga masih bergantung pada sistem yang nantinya dipilih AFC. Perubahan ranking sebelum kompetisi dimulai dapat ikut memengaruhi susunan peserta apabila peringkat FIFA digunakan.

Timnas Indonesia Sedang Jalani FIFA ASEAN Cup

Sambil menunggu perkembangan AFC Nations League, agenda Timnas Indonesia yang sedang berlangsung adalah FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia telah memainkan pertandingan pertama Grup A Division 1 dengan menghadapi Singapura pada 25 September 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia menang 2-0 atas Singapura melalui gol Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny.

Setelah pertandingan melawan Singapura, Indonesia dijadwalkan menghadapi Malaysia pada 28 September 2026. Skuad Garuda kemudian bertemu Bangladesh pada 1 Oktober 2026. Kedua pertandingan tersebut juga menjadi bagian dari fase grup Division 1 FIFA ASEAN Cup 2026.

Jika Indonesia finis sebagai juara Grup A, pertandingan final dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB. FIFA menjelaskan edisi perdana turnamen ini berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026 dengan 14 negara yang terbagi dalam dua divisi.

Indonesia berada di Grup A Division 1 bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Division 1 juga memiliki Grup B yang dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

AFC Nations League Masih Menunggu Kepastian

Rencana AFC Nations League belum sampai pada tahap penetapan komposisi peserta. Sejumlah bagian penting masih harus menunggu keputusan AFC, mulai dari waktu pelaksanaan hingga jumlah divisi dan mekanisme pembagian negara.

Sistem promosi dan degradasi juga belum ditetapkan. Begitu pula hubungan AFC Nations League dengan agenda kualifikasi turnamen lain yang menjadi bagian dari kalender sepak bola internasional Asia.

AFC menyatakan rencana Nations League merupakan bagian dari upaya meningkatkan peluang pengembangan bagi asosiasi anggotanya serta membangun kerangka pertandingan internasional yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Dengan kondisi tersebut, posisi Timnas Indonesia dalam AFC Nations League untuk saat ini masih berupa proyeksi. Peringkat ke-118 FIFA per 20 Juli 2026 dapat digunakan sebagai acuan perhitungan sementara, tetapi belum dapat menjadi dasar untuk menyatakan Indonesia pasti berada di divisi tertentu.

Kepastian level yang ditempati Timnas Indonesia baru dapat diketahui setelah AFC mengumumkan format final, kriteria pembagian peserta, waktu pelaksanaan, dan mekanisme kompetisi secara resmi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online