DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Pebulu tangkis Indonesia Jonatan Christie/Antara
Harianjogja.com, AICHI— Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie harus tersingkir pada babak perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Loh Kean Yew asal Singapura. Minimnya waktu istirahat membuat stamina Jonatan terkuras saat menjalani pertandingan.
Jonatan baru menyelesaikan laga babak 16 besar pada Minggu sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Setelah perjalanan dari venue menuju wisma atlet selama sekitar 50 menit, ia baru bisa tidur sekitar pukul 03.30 dan harus kembali bangun pada pukul 09.00 untuk melanjutkan perjuangan di babak perempat final.
Kondisi tersebut membuat fisik Jonatan menurun ketika pertandingan berlangsung. Ia mengaku tubuhnya masih terasa baik saat tiba di arena, tetapi tenaganya langsung terkuras ketika harus mengeluarkan kecepatan dan power dalam pertandingan.
"Jam dua baru selesai, perjalanan (dari venue ke wisma atlet) 50 menit, baru tidur mungkin 03.30, bangun jam 09.00. Waktu datang ke sini badan terasa oke, tapi pas sudah bertanding powernya, speednya, dipakai sedikit langsung lemas," ungkap Jonatan sesaat setelah pertandingan di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Minggu.
Jonatan akhirnya harus mengakui keunggulan Loh Kean Yew dalam dua gim langsung dengan skor 14-21, 19-21. Raut kekecewaan terlihat jelas dari wajah pebulu tangkis yang kini menempati peringkat satu dunia versi BWF tersebut.
Peluang Jonatan untuk memperpanjang pertandingan sebenarnya terbuka pada gim kedua. Ia sempat memimpin perolehan poin sebelum interval dan memiliki kesempatan memaksakan rubber game.
Namun, setelah interval, posisi Jonatan kembali tertekan. Loh Kean Yew mampu membalikkan keadaan hingga Jonatan kembali tertinggal.
Situasi pertandingan juga dirasakan Jonatan semakin berat karena ia mendapat arahan wasit untuk terus melanjutkan permainan dengan tempo cepat.
"Ditambah lagi wasitnya menyuruh untuk terus main, push terus, 'cepat main cepat main, jangan delay gim'," kata Jonatan menirukan arahan wasit pertandingan.
Jonatan menilai kondisi tersebut membuat situasinya semakin tidak menguntungkan. Ia tetap berusaha memberikan perlawanan dan memaksakan diri untuk bangkit, tetapi kondisi fisiknya tidak mampu mengikuti keinginannya.
"Saya coba buat memaksa fight back, tapi badan langsung lemas lagi. Kaki, tangan, semua power drop habis begitu rasanya. Gak ada tenaga sama sekali. Yah mungkin rezekinya Loh juga," katanya menambahkan.
Dengan tersingkirnya Jonatan Christie dari sektor tunggal putra, Indonesia kini hanya menyisakan Alwi Farhan di nomor tersebut. Alwi masih berjuang untuk merebut tiket ke semifinal dengan menghadapi pebulu tangkis Taiwan, Chou Tien-Chen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.
Power window mobil seret bisa disebabkan debu hingga karet aus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan silicone spray.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.