Nurisa Dian Raih Emas Kelima Indonesia di Asian Games 2026

Jumali
Jumali Kamis, 01 Oktober 2026 11:17 WIB
Nurisa Dian Raih Emas Kelima Indonesia di Asian Games 2026

Nurisa Dian Ashrifah/ Instagram: asiangames26.id

Harianjogja.com, JOGJA— Nurisa Dian Ashrifah memastikan emas kelima Indonesia di Asian Games 2026 setelah memenangi duel ketat melawan pemanah Filipina, Amaya Amparo, pada nomor compound putri perorangan. Nurisa menang tipis 139-137 dalam pertandingan yang harus ditentukan hingga end kelima.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Pada end pertama, Nurisa dan Amaya sama-sama mengumpulkan 28 poin sehingga belum ada pemanah yang mampu menciptakan keunggulan.

Persaingan semakin sulit pada end kedua ketika embusan angin membuat kedua pemanah tidak mampu menempatkan anak panah di sasaran paling tengah. Nurisa sempat berada dalam posisi tertinggal, tetapi mampu menutup end tersebut dengan keunggulan 28-27.

Memasuki end ketiga, Nurisa kembali menghadapi tekanan. Ia sempat tertinggal pada bidikan awal, tetapi tetap menjaga konsentrasi dan mampu menyamakan perolehan menjadi 29-29.

Hasil tersebut membuat persaingan kedua pemanah tetap ketat hingga memasuki end keempat. Nurisa sebenarnya memiliki peluang untuk menjaga keunggulan, tetapi salah satu bidikannya melenceng dan hanya menghasilkan angka 8.

Amaya kemudian memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mencatat 27 poin berbanding 26 milik Nurisa pada end keempat. Kedua pemanah pun sama-sama mengoleksi 110 poin sehingga pemenang harus ditentukan melalui end terakhir.

Nurisa Tampil Menentukan di End Kelima

Tekanan semakin besar pada end kelima karena setiap anak panah menjadi penentu medali emas. Pada bidikan pertama, Nurisa dan Amaya sama-sama mencatat angka 9.

Nurisa kemudian mampu menghasilkan perbedaan penting pada bidikan kedua. Anak panahnya tepat mengenai bagian tengah sasaran dan menghasilkan angka 10, sedangkan Amaya hanya mendapatkan 9.

Keunggulan tersebut berhasil dipertahankan Nurisa pada bidikan terakhir. Ia kembali mencatat angka 10, sementara Amaya hanya memperoleh 9.

Nurisa akhirnya mencatat 29 poin pada end kelima, sedangkan Amaya mengumpulkan 27 poin. Dengan tambahan tersebut, Nurisa menutup pertandingan dengan kemenangan 139-137.

Medali emas nomor compound putri perorangan pun menjadi milik Indonesia. Kemenangan tersebut sekaligus menambah koleksi emas kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Sebelum mencapai final, Nurisa juga menunjukkan konsistensi dalam nomor tersebut. Ia merupakan unggulan kedelapan pada babak eliminasi dan sebelumnya mengalahkan Viktoriya Lyan dari Kazakhstan 148-145 untuk mencapai perempat final.

Pada babak kualifikasi, Nurisa mencatat 701 poin dan menempati peringkat kedelapan. Ia mengumpulkan 348 poin pada paruh pertama dan meningkatkan perolehan menjadi 353 poin pada paruh kedua, dengan catatan 21 kali X dan 32 kali angka 10.

Bagi Indonesia, emas dari Nurisa menjadi tambahan penting dalam perburuan medali Asian Games 2026. Sebelumnya, Indonesia telah mengoleksi empat emas sehingga kemenangan Nurisa membuat jumlah emas menjadi lima.

Perjalanan Nurisa di nomor compound putri juga menjadi salah satu hasil penting dari cabang panahan Indonesia pada Asian Games kali ini. Data kompetisi resmi mencatat Nurisa sebagai salah satu dari delapan pemanah yang bertanding pada fase final nomor compound putri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online