FIFA Siapkan Dana Tambahan untuk 211 Anggota, Berapa Besarnya?

Jumali
Jumali Selasa, 29 September 2026 08:37 WIB
FIFA Siapkan Dana Tambahan untuk 211 Anggota, Berapa Besarnya?

FIFA President Gianni Infantino. (AFP/SIMON MAINA/SIMON MAINA)

Harianjogja.com, JOGJA—FIFA membuka kemungkinan menambah pendanaan untuk 211 asosiasi anggotanya setelah rencana FIFA Forward Enterprise (FFE) dihentikan. Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan dukungannya terhadap pemberian pendanaan tambahan dalam jumlah terbesar yang masih dapat disalurkan secara bertanggung jawab.

Sinyal tersebut disampaikan Infantino melalui surat kepada enam konfederasi benua. Pernyataan itu muncul setelah UEFA dan Concacaf mengusulkan agar FIFA mengalokasikan sedikitnya US$10 juta kepada setiap asosiasi anggota dari cadangan keuangannya untuk periode 2027-2030.

Jika usulan tersebut diterapkan kepada seluruh 211 anggota FIFA, total dana yang dikeluarkan mencapai sekitar US$2,1 miliar. Dana itu diusulkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan pengembangan sepak bola di masing-masing negara, di luar pendanaan yang sudah diberikan melalui program FIFA Forward.

Infantino Belum Menentukan Nominal

Infantino tidak menyebut angka tertentu dalam suratnya. Ia menilai satu nominal saja belum cukup untuk menentukan kebijakan pendanaan global FIFA.

"Saya tidak akan memprediksi jumlahnya terlebih dahulu," tulis Infantino dalam surat tersebut, seperti dilaporkan BBC Sport.

Pembahasan mengenai besaran dana tambahan itu dijadwalkan masuk agenda rapat FIFA Council pada 15 Oktober 2026. Forum tersebut menjadi salah satu tahapan penting untuk membicarakan penggunaan cadangan FIFA dan pendanaan bagi asosiasi anggota.

UEFA dan Concacaf sebelumnya menyebut FIFA diperkirakan menutup siklus keuangan 2023-2026 dengan cadangan sekitar US$6 miliar atau £4,5 miliar. Kedua konfederasi menilai sebagian dana tersebut dapat dialokasikan kepada anggota tanpa mengganggu kebutuhan keuangan FIFA hingga Piala Dunia 2030.

Usulan tersebut juga meminta adanya peninjauan independen terhadap posisi keuangan FIFA. UEFA dan Concacaf menyatakan pemeriksaan diperlukan untuk melihat seberapa besar cadangan yang secara realistis dapat dibagikan kepada asosiasi anggota.

Berkaitan dengan FIFA Forward Enterprise

Wacana pembagian cadangan tersebut muncul setelah FIFA menghentikan rencana FIFA Forward Enterprise atau FFE. Proposal itu sebelumnya diperkenalkan sebagai cara untuk meningkatkan nilai komersial aset dan kompetisi FIFA sehingga pendanaan untuk pengembangan sepak bola di seluruh anggota dapat ditingkatkan.

Dalam rancangan awal FIFA, program Forward untuk periode 2027-2030 direncanakan meningkat dari US$8 juta menjadi US$20 juta per asosiasi anggota. Setiap anggota juga berpotensi memperoleh tambahan US$20 juta melalui FIFA Fast Forward Programme jika memenuhi skema yang ditawarkan.

FIFA menjelaskan bahwa FFE akan menjadi anak perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan FIFA untuk mengonsolidasikan aktivitas komersial dan operasional penyelenggaraan turnamen. Organisasi tersebut tetap mempertahankan kendali atas tata kelola sepak bola, kompetisi, kalender pertandingan, serta keputusan regulasi dan olahraga.

Namun, rencana tersebut memicu penolakan dari sejumlah asosiasi dan konfederasi. FIFA kemudian menarik kembali proposal tersebut setelah gelombang kritik terhadap skema investasi eksternal dan proses konsultasinya.

Dalam penjelasan sebelumnya, FIFA mengatakan FFE dimaksudkan untuk meningkatkan sumber pendanaan bagi pengembangan sepak bola. FIFA juga menegaskan tidak ada rencana untuk menyerahkan kendali atas sepak bola kepada investor eksternal.

UEFA dan Concacaf Dorong Dana dari Cadangan FIFA

Usulan US$10 juta per asosiasi datang dari Presiden UEFA Aleksander Čeferin dan Presiden Concacaf Victor Montagliani. Keduanya merupakan wakil presiden FIFA dan mengirimkan surat kepada Infantino pada September 2026.

Menurut analisis UEFA dan Concacaf yang dikutip Reuters, FIFA dinilai memiliki kapasitas untuk memberikan dana lebih besar kepada asosiasi anggota dari neracanya sendiri tanpa harus menjual kepentingan dalam kompetisi FIFA kepada investor eksternal.

Dana US$10 juta itu diusulkan sebagai pembagian satu kali untuk periode 2027-2030 dan berada di luar pendanaan reguler FIFA Forward. Jika disalurkan kepada 211 anggota, nilainya mencapai sekitar US$2,11 miliar.

UEFA dan Concacaf juga membuka kemungkinan jumlah tersebut diperbesar setelah kondisi keuangan FIFA pada akhir tahun diketahui secara lebih jelas. Karena itu, angka US$10 juta diposisikan sebagai batas minimal dalam proposal tersebut, bukan angka final yang telah disetujui FIFA.

Debbie Hewitt Minta Dokumen FFE Dibuka

Di tengah pembahasan pendanaan, Ketua Football Association (FA) Inggris sekaligus Wakil Presiden FIFA Debbie Hewitt juga meminta seluruh dokumen yang berkaitan dengan FFE dibuka.

Hewitt sebelumnya meminta Infantino dan Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafström memberikan dokumen terkait rencana tersebut kepada FIFA Council. Ia juga mendorong adanya peninjauan independen terhadap proposal FFE.

Tekanan terhadap tata kelola FIFA kemudian berkembang menjadi pembahasan yang lebih luas. Infantino pada September juga menyatakan terbuka terhadap peninjauan independen mengenai sistem tata kelola FIFA setelah kontroversi FFE.

Sejumlah federasi nasional kemudian mempertanyakan apakah langkah reformasi yang ditawarkan Infantino sudah cukup. Reuters melaporkan federasi Jerman, Belanda, Swedia, dan Wales termasuk pihak yang masih menyampaikan kritik terhadap rencana tersebut.

Agenda FIFA Menjelang Pemilihan 2027

Rangkaian pembahasan tersebut berlangsung menjelang pemilihan Presiden FIFA pada Maret 2027. Infantino diperkirakan mencalonkan diri untuk masa jabatan keempat.

Calon alternatif masih memiliki waktu hingga 18 November 2026 untuk mengajukan pencalonan sesuai jadwal yang diberitakan.

Sementara itu, keputusan mengenai penggunaan cadangan FIFA dan kemungkinan pemberian dana tambahan kepada 211 asosiasi anggota akan dibahas dalam agenda FIFA Council pada 15 Oktober. Hasil pembahasan tersebut akan menentukan apakah usulan pembagian dana dari cadangan FIFA berlanjut ke tahap berikutnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online