Belanda Tertinggal 0-2, Reijnders Selamatkan Oranje

Jumali
Jumali Jum'at, 02 Oktober 2026 06:27 WIB
Belanda Tertinggal 0-2, Reijnders Selamatkan Oranje

Tijjani Reijnders/ Instagram: Onsoranje

Harianjogja.com, JOGJA— Timnas Belanda terhindar dari kekalahan setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol dan bermain imbang 2-2 melawan Yunani dalam lanjutan UEFA Nations League 2026-2027, Jumat (2/10/2026) dini hari WIB.

Bermain di Toumba Stadium, Thessaloniki, Belanda yang ditangani Xavi Hernandez justru kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama. Yunani memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak dua gol dan menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-0.

Hasil imbang ini membuat Belanda mempertahankan posisi kedua Grup A2 dengan lima poin dari tiga pertandingan. Yunani masih berada di puncak dengan tujuh poin setelah sebelumnya mengalahkan Serbia dan Jerman.

Yunani Unggul Dua Gol pada Babak Pertama

Yunani langsung memberikan ancaman sejak awal pertandingan. Vangelis Pavlidis sempat mendapatkan peluang setelah menerima umpan silang, tetapi kesempatan tersebut belum menghasilkan gol.

Tuan rumah kemudian mencetak gol pada menit ke-23 melalui Fotis Ioannidis. Gol tersebut membuat Yunani semakin percaya diri menghadapi Belanda yang kesulitan membangun serangan secara efektif.

Belanda berusaha merespons, tetapi Yunani kembali memberikan ancaman. Bart Verbruggen harus melakukan penyelamatan untuk mencegah gawangnya kembali kebobolan pada menit ke-37.

Tekanan Yunani akhirnya kembali membuahkan hasil menjelang turun minum. Georgios Masouras mencetak gol setelah menerima umpan silang dari Ioannidis sehingga Yunani memasuki jeda dengan keunggulan 2-0.

Situasi tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Xavi. Pelatih asal Spanyol itu sebelumnya menjalani awal yang positif bersama Belanda dengan mengalahkan Serbia 2-1, setelah bermain imbang 1-1 melawan Jerman pada pertandingan pembuka.

Van Dijk Buka Jalan Comeback

Belanda memasuki babak kedua dengan pendekatan yang lebih agresif. Perubahan permainan tersebut segera menghasilkan gol ketika Virgil van Dijk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-59.

Kapten Belanda itu mencetak gol melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan silang Joey Veerman. Skor berubah menjadi 2-1 dan memberi Oranje peluang untuk mengejar hasil yang lebih baik.

Enam menit berselang, Denzel Dumfries sempat menggetarkan gawang Yunani. Namun, gol tersebut dianulir karena Dumfries berada dalam posisi offside.

Belanda terus mempertahankan tekanan memasuki 10 menit terakhir pertandingan. Yunani yang sejak babak pertama mampu mengendalikan permainan harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan keunggulan.

Reijnders Selamatkan Belanda

Tekanan Belanda akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan pada penghujung laga. Tijjani Reijnders memanfaatkan peluang dari jarak dekat melalui sebuah tendangan voli untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Gol tersebut sekaligus menyelamatkan Belanda dari kekalahan pertama mereka di bawah Xavi Hernandez. NOS mencatat Reijnders menjadi pemain yang memastikan Oranje pulang dari Thessaloniki dengan satu poin setelah sempat tertinggal dua gol.

Hasil tersebut membuat Belanda tetap tidak terkalahkan setelah tiga pertandingan di Grup A2. Mereka mengoleksi lima poin dari satu kemenangan dan dua hasil imbang.

Sementara itu, Yunani tetap memimpin klasemen dengan tujuh poin. Tim asuhan Ivan Jovanovic sebelumnya meraih kemenangan atas Serbia dan Jerman sebelum ditahan Belanda.

Belanda selanjutnya kembali menghadapi Serbia pada matchday keempat di kandang sendiri, Minggu (4/10/2026). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Xavi untuk mempertahankan posisi Belanda di papan atas Grup A2.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online