Muse Tak Lagi Terbatas di Satu Perangkat, Meta Buka Proyek Open Source
Meta membuka Muse Gadgets agar pengembang bisa membuat perangkat yang menjalankan agen AI Muse, termasuk melalui Muse Home Link.
Italia vs Prancis/Instagram: azzurri
Harianjogja.com, JOGJA — Prancis harus puas bermain imbang 1-1 melawan Italia dalam lanjutan UEFA Nations League di Stade de France, Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut menghentikan catatan sempurna Zinedine Zidane setelah sebelumnya membawa Les Bleus meraih dua kemenangan.
Meski gagal mendapatkan tiga poin di hadapan pendukung sendiri, Zidane mengaku puas dengan penampilan timnya. Pelatih Prancis tersebut menilai para pemain tetap menunjukkan performa yang membanggakan meski sejumlah peluang untuk mencetak gol kedua tidak berhasil dimanfaatkan.
"Saya senang dengan penampilan tim, meskipun tidak dengan hasilnya. Kami memiliki peluang untuk mencetak gol kedua, tetapi gagal memanfaatkannya. Meski demikian, saya sangat bangga kepada para pemain," kata Zidane dikutip dari AFP.
Hasil 1-1 juga membuat Prancis tetap berada di puncak Grup A1 UEFA Nations League dengan tujuh poin. Belgia berada di posisi kedua dengan enam poin setelah meraih kemenangan 3-0 atas Turki, sedangkan Italia mengoleksi empat poin.
Pertandingan melawan Italia memiliki arti tersendiri bagi Zidane. Laga tersebut menjadi penampilan kandangnya sebagai pelatih Prancis sekaligus mempertemukannya kembali dengan Italia, lawan yang juga dihadapinya dalam pertandingan terakhir sebagai pemain tim nasional.
Zidane terakhir kali mengenakan seragam Prancis ketika berhadapan dengan Italia pada final Piala Dunia 2006 di Berlin. Pertandingan itu berakhir dengan kekalahan Prancis melalui adu penalti setelah Zidane menerima kartu merah akibat menanduk bek Italia, Marco Materazzi.
Kembalinya Zidane ke Stade de France juga menjadi momen khusus karena ia baru kembali tampil di stadion tersebut setelah pertandingan persahabatan melawan Meksiko pada Mei 2006. Dalam laga itu, Zidane mencatat penampilan ke-100 bersama tim nasional Prancis.
Karena itu, laga melawan Italia bukan sekadar pertandingan ketiga Prancis di Grup A1. Pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan pertama Zidane memimpin Les Bleus di hadapan publik Prancis setelah ditunjuk sebagai pelatih.
"Sangat luar biasa. Kami tentu ingin meraih kemenangan untuk para pendukung malam ini. Namun, saya sangat tersentuh dan senang bisa kembali ke Stade de France," ujar Zidane.
Di atas lapangan, Prancis lebih dahulu memecahkan kebuntuan pada babak kedua. Michael Olise mencetak gol pada menit ke-55 melalui eksekusi bola mati yang menghasilkan tembakan keras dan mengenai bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang Italia.
Gol tersebut kembali menegaskan kontribusi Olise dalam dua pertandingan terakhir Prancis di bawah Zidane. Empat hari sebelumnya, pemain Bayern Munich itu menjadi penentu kemenangan 1-0 Prancis atas Belgia setelah aksi individunya berujung gol.
Keunggulan Prancis tidak bertahan hingga pertandingan berakhir. Italia menemukan gol penyeimbang pada pertengahan babak kedua melalui Alessandro Bastoni.
Bek Inter Milan tersebut memanfaatkan kesalahan Lucas Da Cunha sebelum menyelesaikan peluang yang didapatnya untuk mengubah skor menjadi 1-1. Hasil itu membuat Prancis kehilangan kesempatan untuk melanjutkan rangkaian kemenangan bersama Zidane.
Setelah kedudukan kembali sama kuat, Prancis masih memiliki kesempatan untuk mencetak gol kedua. Namun, kiper Italia Gianluigi Donnarumma tampil penting dengan menggagalkan sejumlah peluang tuan rumah.
Adrien Rabiot menjadi salah satu pemain Prancis yang peluangnya digagalkan Donnarumma. Kiper Italia itu juga menghentikan dua percobaan Eduardo Camavinga sehingga Prancis gagal kembali memimpin pertandingan.
Laporan pertandingan juga mencatat Donnarumma sebagai salah satu pemain penting dalam keberhasilan Italia mempertahankan skor 1-1 hingga akhir. FIFA mencatat Italia mampu merespons gol Olise melalui Bastoni sebelum Upamecano dikeluarkan pada penghujung laga.
Situasi Prancis semakin sulit ketika Dayot Upamecano menerima kartu kuning kedua pada menit ke-85. Bek tersebut harus meninggalkan lapangan dan membuat Les Bleus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Tambahan satu poin membuat Prancis mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan Grup A1. Les Bleus sebelumnya mengawali kiprah di bawah Zidane dengan dua kemenangan sehingga hasil imbang melawan Italia menjadi pertandingan pertama yang tidak berakhir dengan kemenangan.
Belgia membayangi Prancis dengan enam poin setelah menang 3-0 atas Turki pada pertandingan lainnya. Italia berada di bawah Belgia dengan empat poin setelah mendapatkan hasil imbang di Stade de France.
Persaingan tersebut membuat pertandingan berikutnya menjadi bagian penting dalam perjalanan Prancis di Grup A1. Prancis selanjutnya menghadapi Belgia, sementara hasil laga sebelumnya membuat jarak kedua tim di klasemen hanya satu poin.
Bagi Zidane, pertandingan melawan Italia sekaligus meninggalkan pengalaman berbeda di Stade de France. Ia kembali ke stadion yang pernah menjadi tempat penting dalam perjalanan karier internasionalnya, tetapi kali ini berada di sisi lapangan sebagai pelatih Prancis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meta membuka Muse Gadgets agar pengembang bisa membuat perangkat yang menjalankan agen AI Muse, termasuk melalui Muse Home Link.
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih perak Asian Games 2026 setelah kalah dari Qatar pada final voli pantai putra.
Veda Ega Pratama dipastikan siap balapan Moto3 Jepang setelah crash di Q2. Pembalap Indonesia itu akan start dari posisi ke-18.
Lebih dari 700 atlet mengikuti IRS Series 1 Bupati Bantul Cup IV 2026. Pemkab Bantul membidik bibit atlet sepatu roda potensial.
Apple akan memperketat Full Disk Access di macOS dengan kontrol tambahan karena risiko AI agent yang semakin mampu dan otonom.