Prancis Imbang 1-1 Lawan Italia, Zidane Tetap Puas

Jumali
Jumali Sabtu, 03 Oktober 2026 13:27 WIB
Prancis Imbang 1-1 Lawan Italia, Zidane Tetap Puas

Italia vs Prancis/Instagram: azzurri

Harianjogja.com, JOGJA — Prancis harus puas bermain imbang 1-1 melawan Italia dalam lanjutan UEFA Nations League di Stade de France, Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut menghentikan catatan sempurna Zinedine Zidane setelah sebelumnya membawa Les Bleus meraih dua kemenangan.

Meski gagal mendapatkan tiga poin di hadapan pendukung sendiri, Zidane mengaku puas dengan penampilan timnya. Pelatih Prancis tersebut menilai para pemain tetap menunjukkan performa yang membanggakan meski sejumlah peluang untuk mencetak gol kedua tidak berhasil dimanfaatkan.

"Saya senang dengan penampilan tim, meskipun tidak dengan hasilnya. Kami memiliki peluang untuk mencetak gol kedua, tetapi gagal memanfaatkannya. Meski demikian, saya sangat bangga kepada para pemain," kata Zidane dikutip dari AFP.

Hasil 1-1 juga membuat Prancis tetap berada di puncak Grup A1 UEFA Nations League dengan tujuh poin. Belgia berada di posisi kedua dengan enam poin setelah meraih kemenangan 3-0 atas Turki, sedangkan Italia mengoleksi empat poin. 

Debut Kandang Zidane Berakhir Imbang

Pertandingan melawan Italia memiliki arti tersendiri bagi Zidane. Laga tersebut menjadi penampilan kandangnya sebagai pelatih Prancis sekaligus mempertemukannya kembali dengan Italia, lawan yang juga dihadapinya dalam pertandingan terakhir sebagai pemain tim nasional.

Zidane terakhir kali mengenakan seragam Prancis ketika berhadapan dengan Italia pada final Piala Dunia 2006 di Berlin. Pertandingan itu berakhir dengan kekalahan Prancis melalui adu penalti setelah Zidane menerima kartu merah akibat menanduk bek Italia, Marco Materazzi.

Kembalinya Zidane ke Stade de France juga menjadi momen khusus karena ia baru kembali tampil di stadion tersebut setelah pertandingan persahabatan melawan Meksiko pada Mei 2006. Dalam laga itu, Zidane mencatat penampilan ke-100 bersama tim nasional Prancis.

Karena itu, laga melawan Italia bukan sekadar pertandingan ketiga Prancis di Grup A1. Pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan pertama Zidane memimpin Les Bleus di hadapan publik Prancis setelah ditunjuk sebagai pelatih.

"Sangat luar biasa. Kami tentu ingin meraih kemenangan untuk para pendukung malam ini. Namun, saya sangat tersentuh dan senang bisa kembali ke Stade de France," ujar Zidane.

Olise Bawa Prancis Unggul

Di atas lapangan, Prancis lebih dahulu memecahkan kebuntuan pada babak kedua. Michael Olise mencetak gol pada menit ke-55 melalui eksekusi bola mati yang menghasilkan tembakan keras dan mengenai bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang Italia.

Gol tersebut kembali menegaskan kontribusi Olise dalam dua pertandingan terakhir Prancis di bawah Zidane. Empat hari sebelumnya, pemain Bayern Munich itu menjadi penentu kemenangan 1-0 Prancis atas Belgia setelah aksi individunya berujung gol.

Keunggulan Prancis tidak bertahan hingga pertandingan berakhir. Italia menemukan gol penyeimbang pada pertengahan babak kedua melalui Alessandro Bastoni.

Bek Inter Milan tersebut memanfaatkan kesalahan Lucas Da Cunha sebelum menyelesaikan peluang yang didapatnya untuk mengubah skor menjadi 1-1. Hasil itu membuat Prancis kehilangan kesempatan untuk melanjutkan rangkaian kemenangan bersama Zidane.  

Donnarumma Gagalkan Peluang Prancis

Setelah kedudukan kembali sama kuat, Prancis masih memiliki kesempatan untuk mencetak gol kedua. Namun, kiper Italia Gianluigi Donnarumma tampil penting dengan menggagalkan sejumlah peluang tuan rumah.

Adrien Rabiot menjadi salah satu pemain Prancis yang peluangnya digagalkan Donnarumma. Kiper Italia itu juga menghentikan dua percobaan Eduardo Camavinga sehingga Prancis gagal kembali memimpin pertandingan.

Laporan pertandingan juga mencatat Donnarumma sebagai salah satu pemain penting dalam keberhasilan Italia mempertahankan skor 1-1 hingga akhir. FIFA mencatat Italia mampu merespons gol Olise melalui Bastoni sebelum Upamecano dikeluarkan pada penghujung laga.  

Situasi Prancis semakin sulit ketika Dayot Upamecano menerima kartu kuning kedua pada menit ke-85. Bek tersebut harus meninggalkan lapangan dan membuat Les Bleus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Prancis Masih di Puncak Grup A1

Tambahan satu poin membuat Prancis mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan Grup A1. Les Bleus sebelumnya mengawali kiprah di bawah Zidane dengan dua kemenangan sehingga hasil imbang melawan Italia menjadi pertandingan pertama yang tidak berakhir dengan kemenangan.

Belgia membayangi Prancis dengan enam poin setelah menang 3-0 atas Turki pada pertandingan lainnya. Italia berada di bawah Belgia dengan empat poin setelah mendapatkan hasil imbang di Stade de France.

Persaingan tersebut membuat pertandingan berikutnya menjadi bagian penting dalam perjalanan Prancis di Grup A1. Prancis selanjutnya menghadapi Belgia, sementara hasil laga sebelumnya membuat jarak kedua tim di klasemen hanya satu poin.  

Bagi Zidane, pertandingan melawan Italia sekaligus meninggalkan pengalaman berbeda di Stade de France. Ia kembali ke stadion yang pernah menjadi tempat penting dalam perjalanan karier internasionalnya, tetapi kali ini berada di sisi lapangan sebagai pelatih Prancis.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online