Survei Segara Research: 73,8% Ojol Gabung karena Tak Dapat Kerja Formal
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Logo Asian Games
Harianjogja.com, NAGOYA—Tim panjat tebing Indonesia belum mampu menambah koleksi medali Kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Empat climber Indonesia yang tampil di final nomor lead putra dan putri harus puas menyelesaikan perlombaan di luar posisi tiga besar di Kinjofuto, Nagoya, Sabtu.
Pada nomor lead putri, Sukma Lintang Cahyani dan Alma Ariella Tsany menjadi wakil Indonesia yang berlaga di partai puncak. Keduanya memberikan penampilan terbaik, tetapi belum mampu menembus podium.
Sukma menjadi climber pertama Indonesia yang tampil pada nomor tersebut. Ia menyelesaikan perlombaan dengan capaian 28+ poin dan menempati peringkat kedelapan atau posisi terbawah klasemen.
Sementara itu, Alma mencatatkan hasil lebih baik dengan menempati peringkat kelima. Atlet Indonesia tersebut mengakhiri perlombaan dengan perolehan 35+ poin.
Korea Selatan Raih Emas Lead Putri
Medali emas nomor lead putri menjadi milik atlet Korea Selatan Seo Chaehyun. Ia mencatatkan Top, yang berarti mampu menuntaskan seluruh hambatan hingga mencapai puncak.
Atlet tuan rumah Mori Ai berada di posisi kedua dengan 47+ poin. Sementara itu, Zhang Yueong dari China menempati peringkat ketiga dengan raihan 39+ poin.
Hasil tersebut membuat dua wakil Indonesia belum berhasil membawa pulang medali dari nomor lead putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Putra Juga Belum Tembus Podium
Hasil serupa terjadi pada nomor lead putra. Indonesia menurunkan Raviandi Ramadhan dan Putra Tri Ramadani pada partai puncak yang berlangsung di Kinjofuto, Nagoya.
Raviandi mengakhiri perlombaan di peringkat kedelapan setelah membukukan 23+ poin. Adapun Putra menempati peringkat kelima dengan capaian 32+ poin.
Dua posisi teratas nomor lead putra menjadi milik atlet tuan rumah. Suzuki Neo merebut medali emas setelah mencatatkan 40+ poin, sedangkan Yoshida Satone meraih medali perak dengan 38+ poin.
Medali perunggu diamankan climber Korea Selatan Lee Dohyun yang juga mencatatkan 38 poin.
Indonesia Kantongi Satu Medali Emas
Dengan hasil dari nomor lead putra dan putri tersebut, tim panjat tebing Indonesia secara keseluruhan memboyong satu medali emas dari Asian Games edisi ke-20.
Medali emas semata wayang tersebut disumbangkan Desak Made Rita Kusuma Dewi. Ia meraih emas dari nomor speed putri.
Dengan demikian, empat climber Indonesia yang tampil pada nomor lead putra dan putri belum mampu menambah perolehan medali panjat tebing bagi Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Kapolri Suyudi Ario Seto melantik dan memimpin sertijab 27 perwira tinggi Polri untuk jabatan utama Mabes Polri dan Kapolda.
DPRD Gunungkidul segera membahas tiga Raperda baru tentang rokok, pariwisata, dan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menhub Dudy Purwagandhi menyiapkan aturan keselamatan transportasi, termasuk asesmen direksi dan komisaris operator transportasi publik.
Pasangan muda di Mlati makin mempertimbangkan pendidikan, karier dan ekonomi sebelum menikah. Usia pendaftar terbanyak sekitar 25 tahun.
Sebanyak 25 daerah di Jatim mengajukan bantuan air bersih akibat kekeringan. Khofifah menyiapkan OMC, pipanisasi dan sumur bor.