Kevin Diks Minta Timnas Indonesia Tak Terbawa Emosi Lawan Thailand

Newswire
Newswire Minggu, 04 Oktober 2026 22:27 WIB
Kevin Diks Minta Timnas Indonesia Tak Terbawa Emosi Lawan Thailand

Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. /Instagram.

Harianjogja.com, JAKARTA—Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks meminta rekan-rekannya menjaga fokus dan tidak terbawa emosi saat menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.

Menurut Diks, pertandingan final memiliki karakter berbeda dibandingkan laga sebelumnya. Setiap momen dalam pertandingan disebutnya bisa menjadi penentu hasil akhir, sehingga para pemain harus mampu menjaga konsentrasi hingga laga berakhir.

"Jangan terbawa emosi atau apa pun, karena Anda harus tetap fokus selama 100 menit, bahkan mungkin lebih. Satu momen bisa menjadi penentu dalam final. Jika ada dua tim bagus yang saling berhadapan, satu momen saja sudah cukup dan satu momen bisa menentukan pertandingan," kata Diks pada sesi jumpa pers pra-pertandingan di SUGBK, Minggu.

Perjalanan Timnas Indonesia Menuju Final

Diks juga mengungkapkan kebanggaannya karena Timnas Indonesia mampu mencapai final FIFA ASEAN Cup 2026. Perjalanan Garuda menuju partai puncak tidak dilalui dengan mudah.

Indonesia membuka turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Setelah itu, Indonesia yang bermain dengan 10 pemain ditahan imbang 0-0 oleh Malaysia.

Pada laga terakhir, Indonesia kemudian memenangi pertempuran merebutkan juara grup dengan Malaysia setelah mengalahkan Bangladesh 9-2 secara dramatis.

Kini, Thailand menjadi lawan yang harus dihadapi Indonesia dalam pertandingan penentuan gelar. Diks menyadari final akan menjadi laga sulit, tetapi menurutnya pertandingan hanya berlangsung dalam satu laga sehingga berbagai kemungkinan masih dapat terjadi.

"Sekarang, kami menghadapi tujuan sulit berikutnya, yaitu mengalahkan Thailand di final. Final akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi ini hanya satu pertandingan dan apa pun bisa terjadi," kata Diks, bek yang sudah mengoleksi 15 penampilan untuk tim Garuda itu.

Jay Idzes Tetap Beri Dukungan

Selain berbicara mengenai persiapan menghadapi Thailand, pemain Borussia Moenchengladbach tersebut juga menyinggung absennya Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup.

Bek Indonesia sekaligus kapten utama tim tersebut tidak dapat memperkuat Indonesia karena cedera. Meski demikian, Idzes tetap memberikan dukungan kepada rekan-rekannya selama turnamen.

Diks menyampaikan hal tersebut setelah Idzes tertangkap kamera melakukan panggilan video setelah keberhasilan Indonesia melaju ke final.

"Jay terus mengikuti momen-momen yang kami jalani. Dia sering menelepon saya, sering mengirim pesan kepada saya. Tentu saja, dia sangat sedih tidak bisa berada di sini," kata Diks.

Menurut Diks, absennya Idzes memang disayangkan. Namun, sang kapten utama tetap mengikuti perjalanan Timnas Indonesia dan memberikan dukungan meski tidak dapat hadir langsung di SUGBK.

"Namun, dia tetap memberikan dukungan sebisa mungkin dan menyaksikan semuanya. Dan ya, sekali lagi, sangat disayangkan dia tidak berada di sini, tetapi dia tetap menjadi bagian dari kami," tambah dia.

Fokus Jadi Pesan Utama Kevin Diks

Menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026, pesan Diks kepada rekan-rekannya berpusat pada kemampuan menjaga emosi dan konsentrasi. Ia menilai satu momen dalam pertandingan dapat menentukan hasil ketika dua tim bagus saling berhadapan.

Dengan perjalanan menuju final yang diawali kemenangan atas Singapura, hasil imbang melawan Malaysia saat bermain dengan 10 pemain, serta kemenangan 9-2 atas Bangladesh, Timnas Indonesia kini menghadapi Thailand pada partai puncak di SUGBK, Jakarta.

Pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online