John Herdman Ingin Putus Rekor Buruk Timnas Indonesia vs Thailand

Newswire
Newswire Minggu, 04 Oktober 2026 22:57 WIB
John Herdman Ingin Putus Rekor Buruk Timnas Indonesia vs Thailand

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman. /Instagram-pssi.

Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman menjadikan final FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai kesempatan untuk memutus rekor buruk Indonesia saat menghadapi Thailand. Kedua tim akan bertemu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.

Herdman menyadari Thailand memiliki catatan pertemuan yang lebih baik atas Indonesia. Karena itu, pelatih asal Inggris tersebut ingin kemenangan di partai puncak bukan hanya mengantarkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi sekaligus mengubah tren pertemuan kedua tim.

"Ya, saya melihat sejarah pertandingan kedua tim. Saya pikir Thailand telah memenangkan cukup banyak pertandingan melawan Indonesia," kata Herdman pada sesi jumpa pers pra-pertandingan di SUGBK, Minggu.

Menurut Herdman, catatan tersebut dapat membuat Thailand tampil lebih percaya diri. Ia menilai para pemain Indonesia memiliki tugas penting untuk membalikkan tren tersebut ketika kedua tim bertemu di final.

"Jadi, saya yakin mereka akan percaya diri. Mereka memiliki sejarah kemenangan atas Indonesia. Bagi kami, itu merupakan langkah penting yang harus diambil para pemain ini untuk membalikkan tren tersebut," tambah dia,

Thailand Unggul dalam Rekor Pertemuan

Sejarah pertemuan Indonesia dan Thailand menunjukkan dominasi tim Gajah Perang. Kedua negara sudah berhadapan sebanyak 78 kali sejak 1957.

Dari jumlah tersebut, Thailand meraih 37 kemenangan. Indonesia tercatat mengoleksi 25 kemenangan, sedangkan pertandingan lainnya berakhir seri.

Dalam 10 pertemuan terakhir, keunggulan Thailand juga masih terlihat. Indonesia hanya mampu meraih dua kemenangan, sementara Thailand mencatat lima kemenangan.

Kemenangan terakhir Indonesia atas Thailand terjadi 10 tahun lalu, tepatnya pada leg pertama final Piala AFF 2016.

Ketika itu, Timnas Indonesia menang 2-1. Gol Hansamu Yama dan Rizky Pora membalikkan keadaan setelah tim Garuda lebih dulu kebobolan melalui gol Teerasil Dangda.

Catatan tersebut menjadi salah satu latar yang membuat Herdman termotivasi membawa Indonesia meraih kemenangan pada final FIFA ASEAN Cup 2026.

Herdman Waspadai Permainan Adaptif Thailand

Selain melihat catatan pertemuan kedua tim, Herdman juga mempelajari gaya permainan Thailand. Menurut dia, tim asuhan Anthony Hudson dikenal memiliki kemampuan beradaptasi selama pertandingan.

Herdman juga memiliki pengalaman mengenal Hudson. Kedua pria asal Inggris tersebut sebelumnya bersaing di sepak bola Amerika Utara ketika Hudson menjadi asisten pelatih Amerika Serikat, sedangkan Herdman menjabat pelatih kepala Kanada.

"Jadi, sebanyak apa pun yang saya ketahui tentang Thailand, termasuk apakah mereka bermain dengan formasi diamond dan mengubahnya menjadi lima bek, atau berpindah dari lima bek ke formasi 4-2-1-3 atau 4-3-3, yang pernah kami lihat dilakukan Anthony Hudson, dia sangat fleksibel dan adaptif. Dia pelatih top. Saya mengenalnya dari Amerika Utara. Dia sangat bagus dalam pekerjaannya," ucap Herdman.

Fleksibilitas Thailand tersebut menjadi salah satu hal yang diperhatikan Herdman menjelang pertandingan. Ia menyebut perubahan formasi dapat dilakukan dari diamond menjadi lima bek, kemudian bergeser ke 4-2-1-3 atau 4-3-3.

Mentalitas Jadi Kunci Indonesia

Menghadapi lawan yang memiliki catatan sejarah lebih baik, Herdman menekankan pentingnya mentalitas Timnas Indonesia ketika memasuki pertandingan.

Ia menilai Indonesia harus fokus pada kemampuan sendiri sekaligus memanfaatkan setiap peluang atau momen yang muncul selama final.

"Pada akhirnya, yang terpenting adalah semangat yang kami tunjukkan ketika memasuki pertandingan dan mentalitas kami, seperti yang Kevin sampaikan. Jika kami membawa mentalitas yang tepat, fokus pada diri sendiri, dan mampu memanfaatkan momen-momen yang kami dapatkan, kami akan memiliki peluang yang bagus," tutup dia.

Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (5/10) pukul 20.00 WIB pun menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menghadapi Thailand dalam pertandingan penentu. Bagi Herdman, laga tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membalikkan tren pertemuan kedua tim dan mengejar trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online